Usai Hasyim Asyari dipecat, Iffa Rosita Berpeluang Menjadi Ketua Umum KPU

By Achmad Sholeh(Alek) 04 Jul 2024, 18:50:36 WIB Nasional
Usai Hasyim Asyari dipecat, Iffa Rosita Berpeluang Menjadi Ketua Umum KPU

Keterangan Gambar : Iffa Rosita yang paling berpeluang gantikan Hasyim Asy’ari


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Usai Hasyim Asy’ari diberhentikan oleh Dewan Kehormatan Penyelenggaraan Pemilu (DKPP) sebagai ketua sekaligus anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) akibat tindak asusila, maka KPU harus mencari penggantinya. Siapa dia?


Dia adalah Iffa Rosita yang paling berpeluang gantikan Hasyim Asy’ari. Wanita kelahiran 1979 ini merupakan cadangan kedua saat mengikuti fit and proper test komisioner KPU pada tahun 2022. Sementara cadangan pertama adalah Viryan yang diketahui kini sudah meninggal dunia.

Baca Lainnya :


Dalam aturan KPU, apabila ada posisi komisioner aktif yang kosong, secara otomatis, cadangan akan masuk menjadi komisioner. Itu artinya Iffa otomatis bakal menggantikan Hasyim Asy’ari sebagai ketua umum KPU.


Sementara, pemberhentian tetap Hasyim menunggu surat keputusan Presiden Jokowi paling lambat 7 hari setelah putusan dibacakan pada Rabu (3/7/2024). Hal ini diatur dalam UU No. 2 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu. Pada Pasal 29 ayat 4 huruf a, tertulis sebagai berikut:


(4) Penggantian anggota KPU, KPU Provinsi, atau KPU Kabupaten/Kota yang berhenti sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan ketentuan:


1. anggota KPU digantikan oleh calon anggota KPU urutan peringkat berikutnya dari hasil pemilihan yang dilakukan oleh Dewan Perwakilan Rakyat;


Ini bukan pertama kali terjadi. Pada 2016, Ketua KPU Husni Kamil Manik meninggal dunia. Setelah itu, Hasyim Asy’ari langsung masuk menggantikan Husni sebagai komisioner KPU.


Begitu juga dengan Wahyu Setiawan yang ditangkap KPK pada 2020 langsung diganti Dewa Raka Sandi.


Profil Iffa Rosita


Iffa Rosita lahir di Samarinda, 30 April 1979. Iffa dikenal aktif di Muhammadiyah. Iffa pernah menjabat sebagai Ketua bidang Immawati IMM Samarinda, Pengurus Daerah Aisyiyah Kota Bontang, dan menjadi dosen di STIR Muhammadiyah Samarinda.


Iffa juga pernah menjabat sebagai anggota KPU Kota Bontang dan Anggota KPU Provinsi Kalimantan Timur.


Sosok Iffa sempat disinggung anggota Komisi II dari PAN Guspardi. Dia menyoroti tidak adanya keterwakilan dari Muhammadiyah dalam susunan komisioner KPU-Bawaslu 2022-2027. Iffa adalah sosok yang sempat didorong untuk masuk dalam susunan komisioner KPU.*( Dari berbagai sumber).





  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026
  • Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

    🕔03:39:35, 11 Mar 2026
  • Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

    🕔09:49:10, 11 Mar 2026
  • DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan

    🕔13:35:15, 09 Mar 2026