- Ratusan Mahasiswa LSPR Tampilkan Ekosistem Project-Base Learning melalui COMMFEST 2026 di SMESCO
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Diskon Besar di Jakarta Fair 2026, Smart Lock hingga Perabot Rumah Dijual Mulai Rp10 Ribuan
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
- Demi Keselamatan dan Daya Saing, Iperindo Usulkan Transisi B50 Dilakukan Bertahap
- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
Tuti Komariyati Caleg PPP Dapil I Prakarsai Jumat Bersih, Ini Pesannya

Keterangan Gambar : Dra. Tuti Komaryati (Bacaleg PPP) di Kab. Blitar, Jawa Timur
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan serta untuk mendapatkan oksigen yang sehat di Kabupaten Blitar. Dra. Tuti Komaryati salah satu Bakal Calon Legeslatif dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Blitar menggandeng elemen masyarakat peduli lingkungan dan Dinas Lingkungan Hdup Kabupaten Blitar menggelar kegiatan bertajuk bersih bersih lingkungan. Seperti yang dilakukan pada Jum’at (21/07/23) Tuti Komaryati yang antan birokrat ini melakukan Jum’at bersih di bantaran sungai Brantas masuk wilayah Kecamatan Kademangan.
Tuti Komaryati merupakan salah satu perempuan yang baru pertama kali terjun ke dunia politik, setelah menjalani masa pensiun sebagai ASN, begitu purna tugas Dia yang juga aktif diberbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, Tuti hendak memilih terjun ke partai politik PPP sebagai Bacaleg dari Dapil I meliputi Kecamatan Kademangan,Bakung, Wonotirto dan Kanigoro.
Tuti menyebutkan tumpukan sampah dibantaran sungai Brantas di Kademangan sangat membahayakan, seperti yang dilaporkan oleh pegiat lingkungan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar. “ dan alhamdulilah hari ini kita adakan bersih – bersih sampah bersama pegiat lingkungan dari Sahabat Alam, KJA,masyarakat sekitar dan Dinas Lingkungan Hidup,”ungkap Tuti Caleg PPP dari apil I.
Baca Lainnya :
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Kunjungan Menteri PKP Berkah untuk Warga Blitar, Tambah Kuota 444 Unit RTLH
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
- Aspirasi Warga Tak Lagi Mandek, DPRD Majalengka Kebut Proyek Miliaran
- Aspirasi Warga Terealisasi 2026, Jembatan Cijurey Siliwangi Dibangun Rp 19 Miliar
Tumpukan sampah yang menumpuk ini, Tuti lebih lanjut juga meyampaikan letaknya berada disebelah barat jembatan Kademangan, tempat pembuangan terseut juga merupakan pembuangan sampah dari pasar dan sebagian ari warga masyarakat sekitar dan sudah bertahun tahun. “ Lha ini sangat membahayakan bagi masyarakat ligkungan sekitar, serta kualitas air disepanjang sungai Brantas,” tuturnya.

Dengan terselenggarakannya bersih lingkungan ini, Tuti Komariati juga mengaharpkan kepada masyarakat agar tidak menggunakan bantaran sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Karena selain dapat menimbulkan pencemaran, merusak lingkungan, akibayt membuang sampah sembarangan juga akan berdampak terhadap kesehatan manusia itu sendir. “ untuk lokasi mpebuangan ini bersebelahan antara tanah pengaiuran dengan tanah lahan milik Pemkab Blitar, maka oleh Pak Kholik Kepala Dinas Lingkungan Hidup, maka kedepanya akan dibuatkan tempat pembuangan sampah sementara untuk masyarakat sekitar saja,”jlentrehnya.
Dengan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat sekitar,mantri pasar,perwakilan Kecamatan dan Kurah Kademangan, dengan keterwakilan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi melalui Calon wakil rakyat Dra. Tuti Komariyati dari PPP yang diberangkatkan dari Dapil I meliputi Kecamatan Kanigoro, Kademangan, Bakung, Wonotirto . “ Dengan pembuatan tempat sampah sementara, sedikit demi sedikit masalah sampah akan terurai, masyarakat akan sadar bahwa masalah sampah tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah saja, tetapi juga perlu dukungan semua masyarakat.Untuk mewujudkan semua harapan masyarakat Kabupaten Blitar, Saya mohon dukungandan doa restunya untuk membawa perubahan kesejahteraan masyarakat yang Baldatun Thoyyibatun wa Robbun Ghofur,” pungkasnya. ** ( za/mp )















