- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Turunkan Stunting, Rumah Asuh Jadi Jawaban Hafizha Untuk Emak-Emak Teluk Sasah

Keterangan Gambar : Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmdhani yang belakangan ini sangat serius mengantisipasi isu stunting
MEGAPOLITANPOS.COM Bintan - Ketua TP PKK Bintan Hafizha Rahmdhani yang belakangan ini sangat serius mengantisipasi isu stunting kembali memperlihatkan gerak cepatnya. Data resiko stunting di Desa Teluk Sasah yang cukup tinggi menjadikan Hafizha langsung menyambangi lebih dari 40 orang tua di Aula Kaca Kantor Camat Seri Kuala Lobam, Kamis (12/01/2023).

Batita (bawah tiga tahun) yang dibawa oleh orang tau disaksikan langsung oleh Hafziha. Dirinya kemudian cukup bersyukur melihat batita yang tumbuh dengan sehat walau masih terdapat indikasi stunting yang harus segera ditindaklanjuti.
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
"Rata-rata indikasinya kan di berat badan, belum ke stunting tapi resiko ke sana. Makanya kita mau gerak cepat" katanya.
Hafizha yang didampingi Ketua DWP Bintan, Perwakilan Satgas Stunting Bintan, Pengurus PKK Bintan kemudian menyampaikan canangannya untuk membuat Rumah Asuh. Gagasan yang disampaikan ini kemudian mendapat respon positif dari para orang tua.
Rumah Asuh yang akan dihadirkan ditujukan pada peningkatan pola asuh, pola makan dan sebagainya bagi anak yang dalam kesehariannya harus dititipkan saat kedua orang tua bekerja.

"Ternyata banyak yang Ibu nya kerja. Jadi anaknya harus dititipkan. Rumah Asuh lah yang saat ini sangat dibutuhkan, dengan fasilitas cukup dan tenaga pengasuh yang terampil" tambah Hafizha.
Dalam kesempatan ini pula Hafizha menyerahkan bingkisan Makanan Tambahan Balita. Pemerintah Kabupaten Bintan melalui beberapa OPD terkait memang tengah berkonsentrasi mewujudkan Bintan yang zero stunting. ** (Budi)

















