- Ramah Tamah Bersama Kasrem 102 Panju Panjung, Bupati Harapkan Kolaborasi Pemda dan TNI Semakin Solid
- Papipar Jadi Momentum Promosi Daerah, Anggota DPRD, H Tajeri Beri Pesan Ini
- Patih Herman, Papipar Bukan Sekedar Ajang,Tapi Kunci Promosi Pariwisata Barito Utara
- Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya
- Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik
- Dari Majalengka ke Dunia : BAZNAS Buka Jalan Kolaborasi Internasional, Nasib Pendidikan Anak Dipertaruhkan
- Aliansi Nasabah Asuransi Indonesia menggelar aksi demonstrasi di belakang gedung Mahkamah Konstitusi
- Gebyar Masagi 2026 di Majalengka : Literasi, Kepedulian Sosial, dan Semangat Generasi Muda Menggema
- Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE
- Pelayanan Kantor Desa Kandawati Menuai Sorotan Terkait Dugaan Pungli
Tokoh Koperasi dan Jurnalis Senior Irsyad Muchtar Wafat, Dunia Perkoperasian Berduka
.jpg)
Keterangan Gambar : Almarhum Irsyad bin Muchtar Hani
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta,– Dunia koperasi dan pers nasional berduka. Tokoh koperasi legendaris sekaligus jurnalis senior, Irsyad Muchtar, wafat pada Sabtu (21/2/2026) di RS Dharmais, Jakarta Selatan, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Kabar duka ini menyisakan kehilangan mendalam bagi keluarga, sahabat, dan insan perkoperasian di Tanah Air.
Almarhum dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan gerakan koperasi dan ekonomi kerakyatan melalui karya jurnalistik dan kiprahnya di berbagai organisasi.
Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kemenkop Teken MoU Bersama BPJS Kesehatan untuk Akselerasi Layanan Kesehatan di Desa
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
Jenazah disemayamkan di Rumah Duka ELIM Harapan Kita, Jalan Letjen S. Parman Kav. 87, Slipi, Jakarta Barat, sebelum dimakamkan di TPU Karet Bivak.
.jpg)
Ratusan pelayat memadati rumah duka untuk memberikan penghormatan terakhir.
Kiprah Panjang di Dunia Jurnalistik dan Koperasi.
Lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 1 September 1958, Irsyad telah menunjukkan minat dan bakatnya di bidang kepenulisan sejak duduk di bangku kuliah.
Karier profesionalnya semakin terasah saat bergabung dengan Harian Umum Media Indonesia, tempat ia berkembang menjadi jurnalis tangguh dan berintegritas.
Tak hanya berkiprah di dunia pers, Irsyad juga aktif dalam gerakan koperasi. Pada periode 1992–1996, ia menjabat sebagai Ketua Koperasi Karyawan Harian Umum Media Indonesia. Dedikasinya berlanjut ketika ia dipercaya menjadi anggota Pimpinan Paripurna Dewan Koperasi Indonesia pada 1999.
.jpg)
Sebagai Pemimpin Umum Majalah Peluang dan Peluang Media Group, almarhum konsisten mengangkat isu-isu strategis koperasi dan UMKM sebagai pilar utama perekonomian nasional.
Di bawah kepemimpinannya, media yang dipimpinnya menjadi referensi penting bagi gerakan koperasi di Indonesia.

Sejumlah Tokoh Nasional Melayat
Sejumlah tokoh nasional turut hadir memberikan penghormatan terakhir, di antaranya Edi Swasono, Meutia Hatta, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, I Gusti Ayu Bintang Darmawati, Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi, Direktur Utama LPDB Krisdianto, serta Ketua KADIN DKI Jakarta Diana Dewi.
Karangan bunga ucapan belasungkawa memenuhi area rumah duka, menandakan luasnya jejaring dan persahabatan yang dibangun almarhum semasa hidup.
Selain aktif di koperasi dan jurnalistik, Irsyad juga dikenal sebagai pribadi yang mencintai kegiatan alam bebas dan tergabung dalam komunitas pecinta alam.
Warisan Dedikasi untuk Ekonomi Kerakyatan
Kepergian Irsyad Muchtar menjadi kehilangan besar bagi dunia koperasi dan pers nasional. Dedikasi dan komitmennya dalam memperjuangkan ekonomi berbasis kebersamaan telah menginspirasi banyak kalangan.
“Teriring doa dan duka cita kami yang sangat mendalam atas kepergian orangtua, bapak, keluarga, dan sahabat kami, Bapak Irsyad Muchtar,” demikian salah satu pernyataan belasungkawa yang disampaikan rekan-rekannya.
Semangat dan perjuangan almarhum dalam membangun koperasi sebagai sokoguru perekonomian nasional akan terus dikenang dan dilanjutkan oleh generasi penerus. (Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














