- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
- Segenap Jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan Dirgahayu Kemerdekaan Indonesia ke -81
- Teken Kesepakatan KUA-PPAS 2027 Legislatif dan Eksekutif Dorong Percepatan pembangunan Kabupaten Blitar
Pasar Murah Kemendag: Sinergi Koperasi Pegawai dan UMKM Sediakan Bapok Terjangkau

Keterangan Gambar : Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi membuka kegiatan pasar murah
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta, – Menteri Perdagangan Budi Santoso resmi membuka kegiatan pasar murah di lapangan parkir Kementerian Perdagangan (Kemendag), Jakarta, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini digelar untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pasar murah tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 Februari 2026, dan diinisiasi oleh koperasi pegawai Kemendag, yakni Koperasi Pemasaran Niaga Sejahtera.
“Hingga tiga hari ke depan, Kemendag menggelar pasar murah menyambut Ramadan dan Idulfitri. Selain membantu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga lebih terjangkau, pasar murah juga menjadi ajang promosi produk-produk UMKM,” ujar Mendag yang akrab disapa Busan.
Baca Lainnya :
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kementerian UMKM Koordinasi Lintas Sektor Perkuat Integrasi Layanan Terpadu SAPA UMKM
- PTPN I Raih Anugerah Mahayuga, Tegaskan Peran Perkebunan bagi Ketahanan Pangan Nasional
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
Dorong Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat
Mendag Busan berharap pasar murah ini dapat menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat menjelang bulan puasa.
“Semoga selama Ramadan pasokan tetap terjaga dan harga stabil sehingga masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” tambahnya.
Pasar murah ini diselenggarakan secara mandiri tanpa menggunakan anggaran APBN, melainkan hasil kolaborasi internal koperasi. Berbagai kebutuhan pokok serta barang konsumsi harian dijual dengan harga lebih terjangkau bagi pegawai Kemendag maupun masyarakat sekitar. Sebanyak 75 pelaku UMKM turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Mendag Tekankan Pengelolaan Koperasi Profesional
Dalam kesempatan tersebut, Mendag Busan menekankan pentingnya pengelolaan koperasi pegawai secara profesional agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh anggota.
“Koperasi harus dikelola secara profesional, baik, dan transparan,” tegasnya.
Sekretaris Jenderal Kemendag sekaligus Ketua Koperasi Pemasaran Niaga Sejahtera, Isy Karim, menyampaikan bahwa pasar murah tahun ini sepenuhnya merupakan hasil inisiatif koperasi.
“Mudah-mudahan bisa kami lanjutkan di tahun berikutnya, dan saya kira bisa lebih besar lagi,” tutur Isy.
Koperasi Pemasaran Niaga Sejahtera sendiri berdiri sejak 1978 dan kini memiliki 1.210 anggota, atau sekitar 42 persen dari total pegawai Kemendag.
Pengunjung Apresiasi Pasar Murah
Salah satu pengunjung, Endang dari Pejambon, mengaku terbantu dengan adanya pasar murah ini karena menyediakan berbagai komoditas menarik seperti minyak goreng dan pakaian.
Ia berharap kegiatan serupa dapat memperbanyak jenis sembako dengan harga yang lebih terjangkau.
Sementara itu, pegawai Kemendag bernama Tasya juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan pasar murah.
“Sebagai anak rantau, saya sangat terbantu dengan adanya pasar murah ini. Saya tidak perlu berbelanja jauh ataupun daring karena lokasinya dekat dan pilihannya cukup lengkap,” ujarnya.
Harga Bapok Relatif Terkendali Jelang Ramadan
Mendag Busan menjelaskan bahwa pemerintah terus memantau harga dan pasokan bahan pokok melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kemendag.
Berdasarkan data SP2KP per 13 Februari 2026, secara rata-rata nasional sejumlah komoditas masih relatif terkendali, di antaranya:
Daging sapi: Rp133.618/kg
Bawang putih: Rp36.875/kg
MINYAKITA: Rp16.020/liter
Harga MINYAKITA tercatat mengalami penurunan dibanding sebelumnya yang berada di kisaran Rp16.800/liter, meskipun masih sedikit di atas HET Rp15.700/liter.
“Sekarang sudah mengalami penurunan. Ini sinyal positif pascaterbitnya Permendag Nomor 43 Tahun 2025,” ujar Mendag Busan.
Pemerintah Waspadai Komoditas yang Masih Tinggi
Di sisi lain, beberapa komoditas masih berada di atas harga acuan, seperti:
Daging ayam ras: Rp40.259/kg
Telur ayam ras: Rp30.570/kg
Mendag memastikan pemerintah terus berkoordinasi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta Satgas Pangan untuk menjaga kelancaran distribusi.
Terkait kenaikan harga cabai rawit, Mendag Busan menyebut curah hujan tinggi menjadi salah satu penyebab terganggunya distribusi meskipun produksi sebenarnya mencukupi. “Kami terus berkoordinasi untuk memastikan pasokan kembali lancar,” pungkasnya.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).










.jpg)






