- Peternak Rakyat Desak Evaluasi Impor Satu Pintu SBM, Harga Pakan Melonjak Rp2.000 per Kg
- 150 Massa di Majalengka Long March, Polisi Siaga Kawal Aksi Damai MBG
- Bupati Barito Utara Bacakan Amanat Presiden pada HUT ke-80 Bhayangkara
- Camat Palasah Bawa Kue ke Polsek, Momen Hangat Bhayangkara ke-80
- Rian Bakal Calon Ketum TheJak: Saatnya Manajemen Lebih Terbuka, TheJak Milik Kita Bersama Bukan Segelintir Orang
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang melaksanakan kegiatan Pembayaran Uang Ganti Rugi Pengadaan Tanah untuk pembangunan Jalan Tol Serpong–Balaraja Seksi 2A
- RDP dengan Komisi II DPR RI, Sekjen ATR/BPN Laporkan Capaian Pelaksanaan Tujuh Layanan Prioritas
- Sekjen ATR/BPN: Layanan Pertanahan Capai 8,4 Juta Berkas Setiap Tahunnya
- Jadi Pembicara di Diklat Pratama DPP GMPK, Menteri Nusron: Nasionalisme Menjadikan Bangsa yang Kuat
- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
Terkait Pemulihan Sistem Layanan Saat Libur Lebaran, Berikut Klarifikasi Bank DKI

Keterangan Gambar : Manajemen Bank DKI memberikan klarifikasi resmi terkait gangguan sistem layanan yang terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 lalu
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-- Manajemen Bank DKI memberikan klarifikasi resmi terkait gangguan sistem layanan yang terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025 lalu, bertepatan dengan masa libur Lebaran. Direktur Utama Bank DKI, Agus Haryoto Widodo, menjelaskan bahwa gangguan tersebut disebabkan oleh aktivasi otomatis fitur pemulihan sistem keamanan sebagai bagian dari langkah proteksi internal bank.
“Pada tanggal tersebut, sistem pengamanan internal Bank DKI secara otomatis mengaktifkan fitur pemulihan sistem keamanan, sebagai upaya menjaga stabilitas layanan dan keamanan transaksi seluruh nasabah,” ujar Agus pada konferensi pers di Jakarta, Senin (8/4/2025), yang turut dihadiri oleh jajaran Direksi Bank DKI.
Agus menambahkan, aktivasi sistem pengamanan berdampak pada pembatasan sementara sebagian layanan transaksi lintas jaringan (off-us), termasuk penggunaan ATM melalui jaringan bank lain.
Baca Lainnya :
- BRI Life Tebar Kebaikan Ramadan Lewat Program Takjil on The Road
- Kolaborasi Lintas Komunitas, KRESHNA Foundation Dorong Strokers Sehat, Produktif, dan Sejahtera
- Nama Bank Jakarta Jadi Merek Dagang Baru Bank DKI, Berikut Filosofinya
- Gubernur Pramono: Bank Jakarta Harus Profesional dan Siap IPO
- Gubernur DKI Jakarta Resmi Umumkan Call Name Baru Bank DKI Menjadi Bank Jakarta
Menanggapi situasi tersebut, Bank DKI langsung mengerahkan tim teknis dan layanan nasabah untuk melakukan evaluasi sistem serta pemulihan berjenjang secara intensif selama 24 jam.
Sebagai bagian dari langkah pemulihan, Bank DKI juga menjalin koordinasi aktif dengan mitra dan regulator untuk memastikan seluruh prosedur sesuai prinsip kehati-hatian dan keamanan perbankan.
Setelah dilakukan evaluasi menyeluruh, Bank DKI mulai memulihkan layanan secara bertahap. Layanan ATM off-us menjadi yang pertama kembali beroperasi secara normal pada Senin, 7 April 2025.
“Layanan ATM Bank DKI kini telah pulih sepenuhnya dan dapat digunakan untuk transfer antar bank serta pembayaran berbagai tagihan,” kata Agus.
Ia memastikan bahwa selama proses pembatasan layanan berlangsung, data dan dana nasabah tetap aman dan tidak mengalami gangguan.
Bank DKI juga membuka kanal komunikasi 24 jam melalui call center dan media sosial resmi untuk menampung aspirasi, pengaduan, maupun pertanyaan dari masyarakat.
Agus menegaskan bahwa penyelesaian setiap permasalahan nasabah akan dilakukan dengan mengedepankan prinsip perlindungan konsumen, perbankan yang pruden, dan tata kelola perusahaan yang baik (GCG).
“Atas nama manajemen dan seluruh karyawan, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya serta terima kasih atas pengertian dan kepercayaan yang terus diberikan,” tutup Agus.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














