- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Terkait Pembebasan Lahan Warga, DPRD Dan Pemkab Barut, Ajak PT NPR Rapat Dengar Pendapat

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dan pemkab Barito Utara kembali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pihak PT Nusa Persada Resort (NPR) terkait pembebasan lahan dan pemberian tali asih kepada masyarakat terdampak yang berada di wilayah hukum desa Karendan Kecamatan Muara Lahei.
Rapat berlangsung di ruang rapat DPRD setempat, Selasa (22/10/2025) dipimpin oleh Wakil Ketua II DPRD Barito Utara Hj Henny Rosgiaty Rusli, S.P., M.M., dihadiri pemkab Barito Utara melalui staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekda Barut, Drs H Ardian, M. Pd. sejumlah anggota dewan, Kapolres Barut, perwakilan Perangkat Daerah, perwakilan kecamatan Lahei, kades Muara Pari, perwakilan dari PT NPR dan sejumlah warga pemilik tanah / lahan yang bersengketa.
Sebelumnya RDP dilaksanakan pada Senin (06/10/2025), namun ditunda karena pihak PT NPR berhalangan hadir.
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
Pada kesempatan tersebut perwakilan dari masyarakat desa Karendan, Blori menyampaikan agar dewan, pemkab dan juga pihak terkait dapat membantu dalam menyelesaikan masalah antara warga dan pihak PT NPR.
Pada intinya tuntutan mereka agar tanah (lahan ) yang mereka miliki yang sudah digarap dapat segera mendapatkan tali asih dari pihak perusahaan dan jika permasalahannya belum selesai, mereka meminta agar pihak perusahaan menghentikan operasional nya.
Sementara itu perwakilan PT NPR yang hadir menyatakan kalau pihak perusahaan telah menyelesaikan kewajibannya dalam pembebasan lahan warga dengan memberikan tali asih melewati kepala desa masing - masing yaitu kepala desa Karendan dan Muara Pari.
Ditempat yang sama kepala desa Muara Pari, Mukti Ali menyatakan kalau dana tali asih yang diserahkan kepadanya sudah 100 % tersampaikan kepada warga nya.
Sedangkan kepala desa Karendan, Ricky tidak hadir pada RDP tersebut dan belum bisa untuk diminta keterangan.
Henny Rosgiaty selaku pimpinan rapat mengharapkan agar RDP ini dapat menghasilkan kesepakatan bersama dan dapat menemukan sulosi yang terbaik.
Harapan tersebut senada dengan apa yang disampaikan oleh pihak Pemkab, Kapolres juga anggota dewan lainnya.
Setelah melewati diskusi yang cukup panjang dan alot RDP ini menghasilkan keputusan bersama yaitu Kedua belah pihak sepakat menyelesaikan masalah ini dengan musyawarah, mupakat dan pihak perusahaan akan memberika Data Surat Pernyataan ( SP) selama 7 hari pada tanggal 28 Oktober 2025 kepada pimpinan DPRD Barito Utara.
(A)
















