- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
Terkait Dana Bencana, 11 Orang Termasuk Kades Slorok Doko Dimintai Keterangan

Keterangan Gambar : Ketua LP-KPK Hariono, S.H, MH, memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas kinerja Polres Kabupaten Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Ketua Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan Cabang Blitar (LP-KPK) Hariono, S.H, MH, memberikan dukungan penuh dan apresiasi atas kinerja Polres Kabupaten Blitar, yang telah menindaklanjuti pelaporan atas dugaan penyalahgunaan jabatan dan kewenangan atas dana bantuan bencana alam bagi warga terdampak gempa di desa Slorok Kecamatan Doko Kabupaten Blitar. Hal ini diungkapkan Hariono kepada wartawan pada Jum'at siang (26/08/22) di kantor LP-KPK Cabang Blitar.
"Saya sangat mengapresiasi tugas Polres Kabupaten Blitar dalam hal ini menindaklanjuti laporan hasil temuan di lapangan. Saya berharap kasus ini berlanjut ke tingkat penyidikan dan berahir di sidang pengadilan," ungkap Hariono.
Hariono juga membeberkan tentang adanya surat pemberitahuan yang disampaikan kepada lembaganya. Dalam surat itu tercatat sedikitnya ada sebelas orang termasuk Kepala Desa Slorok Kecamatan Doko Muya Saroh bersama suaminya Gapur alias Purwanto, melalui surat dari Kapolres Blitar yang ditanda Tangani Kasat Reskrim tertanggal 23 Agustus 2022 Nomor B/ 96 MIRES V2022/Setreskrim tentang pemberitahuan perkembangan penanganan yang diadukan Haryono, S.H, M.H selaku ketua LP -KPK Cabang Blitar.
Baca Lainnya :
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Papan Proyek Jalan Sumberjaya Disorot, PUTR : Bukan Proyek Kami
Dalam surat yang terkirim kepada LP - KPK.Cabang Blitar adalah surat pengaduan Nomor BMS/KOMNAS LP KPK BLTM/2022 tanpa tanggal Juli 2022. perihal laporan pengaduan tentang dugaan pungutan liar Dana Siap Pakai (DSP) rumah terdampak gemps tahun 2021 dan dugaan penggelapan buku tabungan milik para penerima bantuan yang dilakukan oleh kepala desa Siorok kec Doko Kab Bitar.
Selanjutnya dalam surat yang terkirim juga menyebut dalam Surat Perintah Tugas Nomor Sp Gas/388/VII/ RES3/2022/Satreskram tanggal 26 Juli 2022.
Pada point b yaitu Sehubungan dengan hal tersebut di atas dapat diinformasikan bahwa pengaduan LP- KPK telah dilakukan langkah-langkah klarifikasi pengumpulan bahan keterangan dan dokumen.
Antara lain : Kiarifikasi kepada : US, Kom, NS, MYS, Spr, Ryt, Mjt, Wgm, Sam, Dar als Ethek, dan Gapur als Purwanto.
"Petugas telah mendapatkan dokumen berupa - copy nota belanja material, copy slip setoran ke rekening para penerima bantuan Cc. Mengirim surat permohonan bantuan audit investigasi ke Inspektorat Kabupaten Blitar pada tanggal 12 Agustus 2022," ujar Kasat Reskrim Polres Blitar.
Atas surat tersebut Hariono minta aparat penegak hukum bertindak tegas sesuai peraturan dan perundang - undangan yang berlaku.(za/mp)







.jpg)








