- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
- Pangdam Jaya Sambangi Polda Metro dan Beri Ucapan HUT Bhayangkara ke-80
- Bupati Shalahuddin Tandai Dimulainya Penataan Kawasan Kumuh Lanjas dan Pembangunan Water Front City
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
- Bhayangkara ke-80, Kasus Kekerasan Anak Terungkap di Majalengka
- Polres Majalengka Sikat Jambret, Tangkap Pelaku Hitungan Jam
- PNM Perkuat Pemulihan Pascabencana di Aceh, Fokus Dukung Masyarakat Prasejahtera dan UMKM
- Menkop Ferry Juliantono: Saatnya Anak Muda Jadikan Koperasi sebagai Jalan Sukses Bisnis
- Waspada Penipuan! LPDB Koperasi Pastikan Tak Ada Biaya Pengajuan Pembiayaan
Tenaga Ahli Menteri Keuangan RI Beri Motivasi Pekerja Migran Indonesia: Kalian Pahlawan Ekonomi Negara

Keterangan Gambar : Tampak Kepala BP2MI Benny Rhamdani bersama Tenaga Ahli Menteri Keuangan RI dan jajaran pejabat di lingkungan BP2MI saat acara pelepasan 375 PMI Program G to G Korea Selatan.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Staf Tenaga Ahli Menteri Keuangan Bidang Kualitas Belanja dan Penurunan Kemiskinan, Elan Satriawan menghadiri acara pelepasan 375 pekerja migran Indonesia (PMI) program Government to Government (G to G) penempatan Korea Selatan. Pelepasan ratusan pahlawan devisa negara itu diselenggarakan oleh Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), di Hotel Peninsula, Slipi, Jakarta Barat, Senin sore (21/8/2023).
Mewakili Menteri Keuangan RI (Sri Mulyani), Elan Satriawan memberikan motivasi kepada para PMI sebagai duta negara dan penyumbang devisa negara terbesar kedua setelah sektor migas.
"Kepada PMI dimanapun berada di seluruh dunia bahwa kalian ini Pahlawan Devisa dan Pahlawan Ekonomi yang menjadi satu penghasil perekonomian di Indonesia jadi kalian bangga, kalian ini orang-orang yang beruntung, di banding teman-teman yang lain yang ingin seperti kalian," ujar Elan saat membakar semangat pekerja migran Indonesia.
Baca Lainnya :
- Ketua Bidang Perempuan PKS Dorong Kampus Bahas Isu Homoseksualitas Secara Objektif dan Menyeluruh
- Pangdam Jaya Sambangi Polda Metro dan Beri Ucapan HUT Bhayangkara ke-80
- Bupati Shalahuddin Tandai Dimulainya Penataan Kawasan Kumuh Lanjas dan Pembangunan Water Front City
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Banjir Produk Gratis, dari Makanan hingga Perawatan Tubuh
Elan menuturkan, Indonesia setelah dilanda Covid-19 menjadi salah satu negara yang pemulihan ekonominya termasuk cepat. Menurut dia, hal ini tentunya tak lepas peran PMI yang menjadi pahlawan devisa. Mereka tidak hanya membantu keluarganya juga membantu negara.
"Mungkin anda nantinya disana harus bisa menyesuaikan diri untuk bisa beradaptasi dalam kebiasaan di Indonesia, mengikuti aturan di negara yang kalian tuju, beruntung kalian ini mendapatkan kesempatan untuk berjuang mendapatkan penghasilan yang besar,” imbuhnya.
"Karena apabila perekonomian keluarga (PMI) kalian meningkat, maka tingkat kesejahteraan secara otomatis Indonesia juga ikut maju," tambah Elan.
Lanjut Elan menilai, pekerja migran berjasa dalam mengurangi kemiskinan di negara sehingga sudah seyogyanya dijuluki pahlawan ekonomi dan sebagai duta negara.
"Ini adalah salah satu yang mendorong maju perekonomian di Indonesia jadi pantes kalian jadi pahlawan devisa dan pahlawan ekonomi," cetusnya.
"Bekerja dengan sekuat tenaga sebaik mungkin dan pengalaman bekerja, setiap tantangan akan sangat bermanfaat bagi anda, hingga nanti kembali di Indonesia lebih mandiri,” harap Elan.
Kepala BP2MI Benny Rhamdani mengatakan, dalam pelepasan PMI pihaknya juga mengundang siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Adapun yang diundang yakni beberapa siswa-siswi perwakilan dari SMK Jakarta, SMK Bogor, SMK Depok, dan SMK Tangerang.
”Untuk hari ini kita melepas 375 PMI dan kita mengundang 200 siswa SMK sekitar Jakarta, sekaligus sosialisasi. Serta kita juga undang tenaga ahli dari menteri keuangan, untuk menggambarkan kolaborasi bagaimana BP2MI dengan kementerian lembaga agar semakin di perkuat agar tata pengelola perlindungan semakin progresif,” kata Benny Rhamdani usai memimpin pelepasan 375 PMI Korea Selatan, Senin (21/8/2023).(*)





.jpg)











