- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
Taupik Nugraha Pertanyakan Target Pengentasan Kawasan Kumuh di Barito Utara

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Taupik Nugraha, menyoroti pentingnya kejelasan target dan proyeksi hasil pembangunan dalam pembahasan Raperda Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh yang digelar bersama Pemerintah Daerah di ruang rapat DPRD, Senin (08/06/2026).
Dalam rapat tersebut, politisi PDI-P ini mengapresiasi upaya Pemerintah Daerah dan Dinas terkait yang dinilainya telah melakukan berbagai perbaikan terhadap program-program yang sebelumnya menjadi bahan Evaluasi DPRD.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
Meski demikian, ia meminta Pemerintah Daerah menyampaikan gambaran yang jelas mengenai capaian yang ingin diraih melalui Implementasi Raperda tersebut, khususnya terkait penanganan kawasan kumuh di Kabupaten Barito Utara.
"Kami melihat ada beberapa perbaikan yang sudah dilakukan oleh dinas terkait. Namun yang menjadi pertanyaan, bagaimana proyeksi hasil pembangunan ke depan. Apakah persoalan kawasan kumuh ini bisa dituntaskan dalam lima tahun masa kepemimpinan saat ini atau masih akan menyisakan pekerjaan rumah yang harus dilanjutkan," kata Taupik.
Menurutnya, pembangunan Infrastruktur yang saat ini berlangsung cukup masif harus mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas permukiman masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk.
Ia mencontohkan sejumlah kawasan yang masih memerlukan perhatian serius, seperti Gang Kuala Lumpur di belakang Shopping Mania yang memiliki akses jalan sangat sempit dan berpotensi menimbulkan risiko besar apabila terjadi kebakaran.
"Kawasan-kawasan seperti ini perlu menjadi Prioritas penataan. Jangan sampai pembangunan besar berjalan, tetapi lingkungan permukiman padat yang memiliki risiko tinggi justru terabaikan," tegasnya.
Taupik berharap keberadaan raperda tersebut nantinya mampu menjadi dasar hukum yang kuat dalam mempercepat penataan kawasan kumuh dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Barito Utara.
(A)





.jpg)










