- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
- Pemkab Tangerang Raih Penghargaan TP2DD Terbaik Se-Jawa Bali .
- Dukungan Konvergensi Stunting, Desa Sodong Masuk 30 Besar Desa Berkinerja Terbaik Tingkat Nasional.
- Lapas Kelas IIA Cibinong Diduga Kelola Fasilitas Mewah Villa untuk Napi
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin secara resmi mendeklarasikan Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak (GERNAS RANA) tingkat Kabupaten Barito Utara di Arena Tiara Batara Muara Teweh, Kamis (23/07/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Baca Lainnya :
- KNPI Majalengka Buka 2.789 Lowongan, 2.500 Pencari Kerja Bergerak
- Ketua Komisi I Tekankan Kesiapan Program dalam KUA-PPAS APBD 2027
- Jaga Situasi Tetap Kondusif Babinsa Bersama Komduk Gelar Patroli Malam.
- PT Kedap Sayaaq Persoalkan Proses Kepailitan, Kuasa Hukum Soroti Penjualan Aset
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa anak merupakan amanah sekaligus aset bangsa yang harus dijamin hak-haknya untuk hidup, tumbuh, berkembang, memperoleh pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan, serta kesempatan berpartisipasi sesuai usia dan tahap perkembangannya.
Ia menjelaskan, GERNAS RANA mengajak seluruh elemen masyarakat menciptakan lingkungan yang bebas dari kekerasan, perundungan, diskriminasi, eksploitasi, serta berbagai ancaman lain, termasuk di ruang digital.
Menurutnya, ruang aman bagi anak tidak hanya berupa fasilitas fisik, tetapi juga keluarga yang penuh kasih sayang, sekolah ramah anak, lingkungan sosial yang mendukung, dan penggunaan teknologi yang bijaksana.
Bupati juga mengajak orang tua untuk lebih aktif mendampingi anak, sementara para guru diminta menjadikan sekolah sebagai tempat yang aman dan nyaman tanpa toleransi terhadap segala bentuk kekerasan maupun perundungan.
"Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen terus memperkuat perlindungan anak melalui peningkatan layanan, penguatan kelembagaan, edukasi masyarakat, serta sinergi lintas sektor dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak," tegasnya.
Ia berharap GERNAS RANA menjadi gerakan bersama yang mampu menekan angka kekerasan terhadap anak, meningkatkan kualitas pengasuhan keluarga, memperluas ruang publik ramah anak, serta mendorong partisipasi anak dalam pembangunan daerah.
(A)



.jpg)




.jpg)







