- Kinerja Solid dan Sehat, BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Kuartal III Tertinggi dalam Sejarah Sebesar Rp27,5 Triliun
- Rp 13 Miliar Digelontorkan, Majalengka Bidik Panen 3 Kali Setahun
- Kementerian ATR/BPN Finalisasi Penjenjangan Kinerja untuk Perkuat Manajemen Kinerja Organisasi.
- Wamen ATR/Waka BPN Bahas Pentingnya UU Pengaturan Reforma Agraria dalam Diskusi Publik Ombudsman RI.
- PWI Jaya Gelar OKK Angkatan 25, 29 Wartawan Ikuti Pembekalan Organisasi dan Jurnalistik
- Jambore Kumitra 2026, Kementerian UMKM Perluas Akses Modal dan Pasar di Kalimantan Selatan
- Kapolda Metro Komjen Dadang Hartanto Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Jaya 2026
- Andi Lala Kembali Nahkodai Forwat, Tekankan Indipenden dan Solidaritas Wartawan.
- Jalan Sehat HPN 2026 Wujudkan Kebulatan Tekad Bina Jasmani dan Rokhani .
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan

Keterangan Gambar : Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
MEGAPOLITANPOS.COM, BONE, Sulawesi Selatan – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin (Unhas) mengikuti kegiatan bakti sosial yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone di Alun-alun Kota Watampone, Jumat (24/7/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., sebagai bagian dari gerakan gotong royong yang dilaksanakan secara serentak di sejumlah wilayah di Kabupaten Bone.
Keikutsertaan mahasiswa dalam kegiatan itu menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Selain terlibat dalam aksi bersih-bersih lingkungan, tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk membahas keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten Bone.
Setelah bakti sosial berakhir, Ketua Umum UKM KPI Unhas Aydil Fitra Mulya bersama Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026 Fadel Muhammad S. memimpin audiensi dengan Bupati Bone. Pertemuan tersebut membahas perkembangan pelaksanaan program "Mannennungeng: Smart Hydro Loop" yang saat ini diimplementasikan di Desa Kajaolaliddong, sekaligus membicarakan dukungan pemerintah daerah terhadap keberlanjutan program tersebut.
Baca Lainnya :
- Patrolinya Babinsa Dan Komduk Wujudkan Wilayah Aman Dan Kondusif.
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
Dalam audiensi, Bupati Bone menyampaikan apresiasi atas peran aktif mahasiswa Universitas Hasanuddin dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, kehadiran mahasiswa tidak hanya memberikan kontribusi melalui inovasi di bidang pertanian, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dengan berpartisipasi dalam kegiatan bakti sosial.
"Pemerintah Kabupaten Bone akan terus mendukung berbagai program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami berharap kolaborasi dengan perguruan tinggi dapat terus berkembang sehingga inovasi yang dihasilkan mampu memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Andi Asman Sulaiman.
Ketua Umum UKM KPI Unhas Aydil Fitra Mulya menyampaikan bahwa sinergi yang terjalin dengan Pemerintah Kabupaten Bone menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan program pengabdian. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan agar inovasi yang dikembangkan mahasiswa dapat memberikan dampak yang lebih luas.
Sementara itu, Ketua Tim PPK Ormawa UKM KPI Unhas 2026 Fadel Muhammad S. mengatakan pelaksanaan program Mannennungeng hingga saat ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah desa, pemerintah kecamatan, hingga organisasi perangkat daerah. Ia berharap dukungan tersebut dapat terus diperkuat melalui kebijakan dan pendampingan sehingga program mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Rangkaian bakti sosial dan audiensi tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan berbasis kolaborasi. Melalui sinergi tersebut, program pemberdayaan masyarakat diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.(**)















