- PERINTIS 10 Hari Mulai Diterapkan, Kantah Kabupaten Tangerang Hadirkan Layanan Peralihan Hak yang Lebih Cepat dan Mudah.
- 14 Samsat Polda Metro Kunjungi Taman Kanak-kanak, Hadirkan Sosok Polisi yang Bersahabat
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
Menambah PAD, Pemkot Blitar Kirim 10 Ton Telur Ke Kota Depok

Keterangan Gambar : Pemkot Blitar Kirim 10 Ton Telur Ke Kota Depok
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sebuah gebrakan pemerintah kota Blitar dalam masa jabatan Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, menembus pasar Depok Jawa Barat dengan pengiriman 10 ton telur ke Kota Depok, ini menambah pendapatan kota Blitar selain Jakarta, untuk memperluas pasar produk lokal dan mendorong ekonomi daerah. Langkah ini merupakan bagian dari kerja sama ekonomi antardaerah dan tindak lanjut dari program Blitar Trade Center (BTC) pada Rabu lalu.
Dikatakan oleh orang nomor satu Pemkot Blitar, bahwa pengiriman telur ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pasar produk lokal Kota Blitar,
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Blitar Trade Center (BTC) dan kelanjutan kerja sama dengan daerah lain, termasuk dengan Pemerintah Kota Depok. Kota Blitar kembali mencatat langkah maju dalam memperluas jangkauan komoditas unggulannya. Kali ini, produk telur ayam ras hasil peternakan lokal resmi dikirim ke Kota Depok, menandai babak baru kerja sama ekonomi antar daerah yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional.
Baca Lainnya :
- Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Hadiri Talk show Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam

Wali Kota Blitar sebelumnya telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Wali Kota Depok.
Peran Wali Kota: Syauqul Muhibbin menyebutkan perannya sebagai "sales" yang bertugas untuk melayani masyarakat dan memperluas pemasaran produk lokal.
Launching perdana produk tersebut digelar di halaman Kantor Wali Kota Blitar. Acara berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran pejabat Pemerintah Kota Blitar, perwakilan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Blitar, serta tamu kehormatan dari Kota Depok, Aditya Eko Saputra, yang hadir sebagai buyer utama sekaligus pengurus HIPMI Depok.
Wali Kota Blitar yang akrab disapa Mas Ibin ini menekankan kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi antar daerah dalam memperkuat rantai pasok pangan dan membuka jalur perdagangan yang lebih produktif.
“Kota Blitar sebagai salah satu sentra telur terbesar di Jawa Timur memiliki potensi besar untuk mendukung kebutuhan pangan daerah lain. Kami berterima kasih kepada Pemkot Depok dan HIPMI Depok atas kepercayaannya terhadap produk unggulan Blitar,” ujar Mas Ibin. Pada Rabu.
Dilain sisi Aditya Eko Saputra mengapresiasi kemitraan ini sebagai langkah yang sangat strategis guna memperkuat jejaring usaha dan membuka peluang bagi para pengusaha muda di kedua kota.
“Kami dari HIPMI Depok berkomitmen menjadi jembatan pelaku usaha antar daerah agar bisa tumbuh bersama. Blitar memiliki kualitas produk telur ayam yang luar biasa dan diharapkan akan menjadi mitra kerja dalam jangka panjang,” tuturnya.
Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kota Blitar dan Pemerintah Kota Depok yang telah ditandatangani sebelumnya. Inisiatif tersebut berawal dari kunjungan Wali Kota Depok, Supian Suri, ke Blitar beberapa waktu lalu yang menandai hubungan ekonomi yang semakin erat antar kedua daerah.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan perdagangan antarwilayah semakin tumbuh dan menjadi contoh sukses sinergi daerah dalam membangun kemandirian ekonomi nasional.
Untuk diketahui bahwa Produksi telur ayam biras di Kota Blitar terpantau produksinya mencapai 10,4 ton per hari. Dengan jumlah produksi tersebut, kebutuhan telur untuk konsumsi masyarakat di Kota Blitar dipastikan terpenuhi tanpa harus bergantung pada pasokan dari luar daerah.
Juga disampaikan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Blitar, Dewi Masitoh, dengan jumlah populasi ayam petelur sekitar 463 ribu ekor, ketersediaan telur di pasaran tetap stabil. Meskipun ada sejumlah peternakan berada di luar wilayah kota, gudang penyimpanan dan distribusi telur berpusat di Kota Blitar. Sehingga aktivitas jual beli dan suplai tetap terjaga.
Kondisi ini membuat Kota Blitar tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan konsumsi warga lokal, tetapi juga menjadi pusat distribusi untuk wilayah sekitar. Menurut Dewi, pasokan telur yang melimpah turut mendukung kestabilan harga di tingkat pasar tradisional maupun ritel.(Adv/Za/mp)

.jpg)


.jpg)





.jpg)





