- Syukuran dan Ruwahan Digelar di Masjid Hasan Ganie, RT 004 Tirtajaya Rayakan Prestasi Siskamling
- Menkop Apresiasi Penguatan Ekonomi Kerakyatan Melalui Festival Kopdes Merah Putih 2026 di Purworejo
- Percepat Penyelesaian Kasus Tanah Transmigrasi di Kalsel, Kementerian ATR/BPN Pimpin Mediasi Bahas Nilai Ganti Rugi
- Bukti Pelayanan Publik yang Bersih dan Akuntabel, Kantah Kota Denpasar Raih Predikat WBBM
- Menteri Nusron Tawarkan Skema HGB di Atas HPL Pemprov DKI Jakarta untuk Amakan Aset Pemerintah dan Lindungi Masyarakat
- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
Sosialisasi Program Kampung Iklim, Arief Ajak Masyarakat Pilah Sampah dan Masifkan Penghijauan

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, saat memberikan arahan dalam acara yang dihadiri oleh para pengurus RT-RW se-Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - "Kenapa Program Kampung Iklim (Proklim) ini penting? Satu yang menjadi perhatian dan juga kewaspadaaan adalah perubahan cuaca yang ekstrem, sebentar panas sebentar hujan besar. Dan itu tentunya berpengaruh terhadap lingkungan seperti timbulnya genangan misalnya, dan genangan bisa menjadi banjir. Karena itulah Proklim ini menjadi suatu keniscayaan karena Kota Tangerang ini adalah Kota Metropolitan."
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, saat memberikan arahan dalam acara yang dihadiri oleh para pengurus RT-RW se-Kota Tangerang dalam sosialisasi Program Proklim Tingkat Kota Tangerang Tahun 2023, yang diselenggarakan di Gedung MU Kota Tangerang, Selasa, (04/06).
Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
- TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Majalengka, Sinergi TNI dan Pemda Bangun Infrastruktur Desa
Lebih lanjut, Sachrudin, juga menekankan pentingnya Proklim sebagai sarana membangun kesadaran untuk merawat dan menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan pemahaman terkait perubahan iklim serta dampaknya terhadap lingkungan.
"Apalagi lahan di kota semakin sempit, karena banyak pembangunan. Kalau tidak dibarengi dengan kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar, maka tentunya akan berdampak pada kerusakan lingkungan. Apalagi dengan pola konsumtif masyarakat yang sangat tinggi, yang turut menyumbang sampah bagi lingkungan," jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjut Arief, dapat menyebabkan penumpukan sampah jika terus-menerus tak terkelola dengan terkendali.
"Saat ini sampah di kota kita sehari mencapai 1600 ton. Bayangkan segede apa itu. Sapi 1 ton aja gede jasa. Karena itu melalui sosialisasi Proklim ini saya mengajak masyarakat agar memilah sampah, karena kepentingannya buat kita semua, harus dimulai dari kita, kalau bukan kita ya siapa lagi," imbau Arief.
/
Untuk itu, Arief, meminta kepada para pengurus RT-RW yang hadir dalam sosialisasi tersebut agar dapat menyosialisasikan kembali kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola lingkungan hidup.
"Bapak-ibu yang hadir di sini adalah orang-orang terpilih, makanya saya mohon bantuannya agar informasi-informasi serta wawasan yang diperoleh dari sosialisasi ini, dari para narasumber ini agar dapat diteruskan ke warga lainnya. Ajak masyarakat untuk memilah sampah, ajak untuk masifkan penghijauan agar lingkungan di Kota Tangerang yang kita cintai ini dapat semakin nyaman untuk ditinggali," pungkas wali kota. ** (Jhn)

















