- Pempek King Al-Bar99 Sensasi Khas Palembang Hadir di Pasar Kemis.
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
Sosialisasi Program Kampung Iklim, Arief Ajak Masyarakat Pilah Sampah dan Masifkan Penghijauan

Keterangan Gambar : Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, saat memberikan arahan dalam acara yang dihadiri oleh para pengurus RT-RW se-Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - "Kenapa Program Kampung Iklim (Proklim) ini penting? Satu yang menjadi perhatian dan juga kewaspadaaan adalah perubahan cuaca yang ekstrem, sebentar panas sebentar hujan besar. Dan itu tentunya berpengaruh terhadap lingkungan seperti timbulnya genangan misalnya, dan genangan bisa menjadi banjir. Karena itulah Proklim ini menjadi suatu keniscayaan karena Kota Tangerang ini adalah Kota Metropolitan."
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Arief R. Wismansyah, saat memberikan arahan dalam acara yang dihadiri oleh para pengurus RT-RW se-Kota Tangerang dalam sosialisasi Program Proklim Tingkat Kota Tangerang Tahun 2023, yang diselenggarakan di Gedung MU Kota Tangerang, Selasa, (04/06).
Baca Lainnya :
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
- Bupati Eman Hadir, Makom Albab Majalengka Siap Tancap Gas 2026-2031
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
Lebih lanjut, Sachrudin, juga menekankan pentingnya Proklim sebagai sarana membangun kesadaran untuk merawat dan menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan pemahaman terkait perubahan iklim serta dampaknya terhadap lingkungan.
"Apalagi lahan di kota semakin sempit, karena banyak pembangunan. Kalau tidak dibarengi dengan kesadaran untuk menjaga dan merawat lingkungan sekitar, maka tentunya akan berdampak pada kerusakan lingkungan. Apalagi dengan pola konsumtif masyarakat yang sangat tinggi, yang turut menyumbang sampah bagi lingkungan," jelasnya.
Kondisi tersebut, lanjut Arief, dapat menyebabkan penumpukan sampah jika terus-menerus tak terkelola dengan terkendali.
"Saat ini sampah di kota kita sehari mencapai 1600 ton. Bayangkan segede apa itu. Sapi 1 ton aja gede jasa. Karena itu melalui sosialisasi Proklim ini saya mengajak masyarakat agar memilah sampah, karena kepentingannya buat kita semua, harus dimulai dari kita, kalau bukan kita ya siapa lagi," imbau Arief.
/
Untuk itu, Arief, meminta kepada para pengurus RT-RW yang hadir dalam sosialisasi tersebut agar dapat menyosialisasikan kembali kepada masyarakat tentang pentingnya mengelola lingkungan hidup.
"Bapak-ibu yang hadir di sini adalah orang-orang terpilih, makanya saya mohon bantuannya agar informasi-informasi serta wawasan yang diperoleh dari sosialisasi ini, dari para narasumber ini agar dapat diteruskan ke warga lainnya. Ajak masyarakat untuk memilah sampah, ajak untuk masifkan penghijauan agar lingkungan di Kota Tangerang yang kita cintai ini dapat semakin nyaman untuk ditinggali," pungkas wali kota. ** (Jhn)







.jpg)


.jpg)
.jpg)




