Soft Launching JARI MANIES, Mencari Figur Cawapres Pendamping Anis Baswedan

By Achmad Sholeh(Alek) 13 Okt 2022, 21:38:32 WIB Nasional
Soft Launching JARI MANIES, Mencari Figur Cawapres Pendamping Anis Baswedan

Megapolitanpos.com, Jakarta- Jaringan Rakyat Indonesia Bersama Anies Baswedan (Jari Manies) menggelar Soft Launching Relawan Mencari Figur Cawapres Anis Baswedan, di Jakarta, Kamis (13/10/2022).

Diskusi yang diinisiasi Relawan JARI MANIES ini menghadirkan Nara sumber: Willy Aditya (Ketua Teritorial Pemenangan Pemilu DPP Partai NASDEM), Kamhar Lakumani (Deputi Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat), Pipin Sopian (Juru Bicara DPP PKS), Azhari Ardinal (Direktur Eksekutif TRUST Indonesia), Setiyono (Juru Bicara Nasional JARI MANIES) dan Rahman Toha (Inisiator JARI MANIES).

Rahman Toha selaku inisiator Jari Manies dalam sambutannya mengatakan, dalam 5 tahun memimpin, Anis Baswedan banyak melakukan perubahan, seperti yang kita rasakan sekarang ini seperti sistim transportasi publik sehingga orang mudah mengakses dan mempersempit transportasi pribadi. " Itu sebenarnya konsep lama cuma baru di laksanakan di masa Anis Baswedan," kata Rahman.

Baca Lainnya :

Menurutnya Anis dalam membangun kota Jakarta lebih humanis dan dapat dinikmati oleh semua kalangan, satu contoh adalah Citayam Fasyen week itu adalah satu interkoneksi yang hanya bisa dilakukan di Jakarta yang tidak bisa dilakukan di luar Jakarta.

" Ada satu konsep pembangunan kota yang humanis, konsep membangun kota yang dapat dinikmati seluruh masyarakat. Anis adalah pemimpin yang tidak hanya sederhana dan jujur tapi juga mampu mentransformasikan antara pembangunan dan jalan pemikiran," katanya.

Untuk itu lanjut Rahman, JARI MANIES yang dari sekumpulan orang berkomunikasi dan siap memenangkan Anis Baswedan menjadi Presiden di 2024 menuju Indonesia lebih baik 

Kamhar Lakumani (Deputi Badan Pemenangan Pemilu DPP Partai Demokrat) menambahkan,  Anis dapat mengatasi problem kemacetan di ibukota dengan Transportasi publik, karena mobilitas warga DKI yang tinggi, itu adalah salah satu janji kampanye yang sudah di jawab dan dituntaskan.

" Kalau kita lihat Janji Jokowi yang ketika disampaikan sewaktu menjabat gubernur tidak ada yang dituntaskan. Malah Istana kena banjir, yang lebih parah lagi harga BBM yang mengalami kenaikan," kata Kamhar.

Menurutnya, kini para pejalan kaki diberikan akses dengan trotoar yang lebar, dan Ruang Terbuka Hijau (RTH)semakin banyak. Tidak hanya itu Anis Menjadikan  kota Jakarta maju berkelas dunia dengan digelarnya event bergengsi formula E.

" Bagi kami ada beberapa alasan mengapa mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi figur wapres mendampingi Anis Baswedan, pertama Kebutuhan koalisi mencukupkan, AHY pegang separuh tiket dan punya 54 kursi di DPR RI," katanya.

Berikutnya platfon perjuangan yang sama antara Anis dan  AHY, pada gagasan Perubahan dan Perbaikan.

" Anis dan AHY bisa saling mengisi, elektabilitas AHY di Jawa Timur dan Anis di DKI mempunyai basis dukungan hingga bisa saling menguatkan," pungkas Kamhar.

Pipin Sopian (Juru Bicara DPP PKS) di acara yang sama mengatakan, bagaimana di 2024 PKS menatap,  bahwa PKS memiliki kepentingan di 2004. di 2019 Kemenangan PKS adalah kemenangan berkah dan bermartabat dari itu langkah yang dilakukan kedepannya melakukan pengkajian.

" PKS bersungguh - sungguh melahirkan poros lebih dari dua "poros perubahan" jika ingin lebih baik kita butuhkan pemimpin yang baik. Dan Kunci utama itu ada di leadership. Menjadi lebih baik adalah bukan hal yang mudah, " tuturnya.

Sehingga kata dia apa yang terjadi di 2019 tidak terjadi di 2024. Untuk itu ketika ada yang mencoba melakukan dua poros, PKS berusaha melawan karena PKS menginginkan tiga poros.

" Kita belajar bagaimana memberikan keseimbangan dalam pemerintahan.Kita ingin memiliki pemimpin yang berjiwa religius , nasionalis dapat mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompoknya," ujarnya.

Pipin menambahkan PKS ingin pemimpin masa depan yang independen, bisa berdiri sendiri dalam mengambil setiap tindakan bukan pemimpin yang banyak melakukan pencitraan.

" PKS memang belum memutuskan, namun majelis syuro sudah memberikan kriteria terkait siapa cawapres yang bakal mendampingi Anis Baswedan," pungkas Pipin.

Sementara itu, Setiyono (Juru Bicara Nasional JARI MANIES) berharap adanya diskusi yang di inisiasi relawan akan menjebatani koalisi parpol, kita undang ketiga partai agar bisa menjadi Poros yang kuat yang akan kita dukung menjadi Presiden dan Wakil Presiden di 2024." Untuk Anis kita sudah tuntas, tinggal kita mencari figur untuk Cawapres, relawan Jari Manis siap menjadi garda terdepan untuk memenangkan Anis Baswedan," kata Setiyono.

Menurutnya Anis sangat amanah, janji Anis selama kampanye gubernur DKI nyaris tertuntaskan semuanya selama lima tahun.

" Mengapa Anis ? karena kita butuh pemimpin yang punya otak besar karena bangsa kita besar perlu pemimpin yang memiliki otak besar bukan otak yang kecil," imbuhnya.

Pada 2019 Anis pernah di pinang prabowo menjadi cawapres namun ditolak dengan alasan ingin menuntaskan janji selama kampanye menjadi gubernur DKI." Indonesia kini semakin semrawut ,dolar yang meningkat dan masalah lainnya, dan untuk mengembalikan keadaan ini kita butuh pemimpin yang punya pemikiran bukan pencitraan," tutup Setiyono.(ASl/Red/MP).




  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026
  • TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia

    🕔16:33:10, 14 Mar 2026
  • Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas

    🕔03:39:35, 11 Mar 2026
  • Panic Buying BBM Jadi Alarm Nasional, Ateng Sutisna Soroti Lemahnya Logistik Energi

    🕔09:49:10, 11 Mar 2026
  • DPR Soroti Risiko Fiskal 2026, Program Makan Bergizi Gratis Bisa Disesuaikan

    🕔13:35:15, 09 Mar 2026