- Bioskop Mini Jak Cinema Hadir di Rusun Pasar Rumput, Warga Bisa Nonton Film Indonesia Mulai Rp15 Ribu
- Kepala Desa Sumberjo Ajarkan Generasi Muda Produktif Kreatif Apa Kiatnya
- PSHT Cabang Kota Blitar Pusat Madiun Boyong 19 Medali di Kejurnas SH Terate UIN Satu Cup IV
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
Sekda: Data, Kunci Peningkatan dan Keberhasilan Pembangunan

Keterangan Gambar : Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Data kependudukan merupakan kekayaan berharga dan memiliki peranan penting untuk pembangunan, karena perencanaan pembangunan perlu ditunjang dengan informasi terkait besaran dan komposisi kependudukan yang lengkap.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Tangerang, H. Herman Suwarman, saat membuka Kegiatan Sosialisasi Proyeksi Penduduk Kota Tangerang 2020-2035 sekaligus Pencanangan Kelurahan Kedaung Wetan sebagai Desa Cinta Stastistik (Cantik) Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Stastistik (BPS) Kota Tangerang, bertempat di Ballroom Grand Soll Marina, Jatiuwung, Kota Tangerang, Rabu (9/8).
Baca Lainnya :
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Kapolres Majalengka Gerakkan Jajaran Bagikan 20 Ribu Bendera Merah Putih
- DPR RI, Ateng-Ledia Sosialisasikan Perlindungan Anak di Era Digital
- 26.547 Obat Terlarang Disita, Kapolres Majalengka Perketat Perburuan
Lebih lanjut, Herman, mengungkapkan, hasil sensus penduduk yang telah dilakukan oleh BPS berupa proyeksi penduduk Kota Tangerang Tahun 2020-2035, dapat membantu pembuat kebijakan untuk memonitor, mengevaluasi program, dan mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi serta merancang kebijakan selanjutnya.
"Sosialisasi hari ini, diharapkan kita semua dapat lebih memahami data proyeksi penduduk Kota Tangerang untuk pengambilan kebijakan-kebijakan strategis selanjutnya," ungkap Herman.
Herman, juga menjelaskan, Kelurahan Kedaung Wetan di Kecamatan Neglasari telah terpilih sebagai binaan BPS dalam Program Desa Cantik Kota Tangerang Tahun 2023. Untuk itu, dengan adanya program ini diharapkan tata kelola data di tingkat kelurahan semakin baik, literasi aparat kelurahan terhadap data semakin meningkat dan terwujud Satu Data Indonesia di Kota Tangerang,
"Karena sejatinya kelurahan bukan lagi menjadi objek dalam pembangunan melainkan sebagai subjek dan ujung tombak pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat," tukas Herman.
Sementara itu, Kepala BPS Kota Tangerang, Muladi Widastomo, menuturkan, Pencanangan Program Desa Cantik merupakan program percepatan dari BPS untuk meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam mengelola dan memanfaatkan data desa sehingga perencanaan pembangunan desa menjadi lebih tepat sasaran.
"Selain itu, dapat melahirkan komunitas cinta statistik di desa sehingga desa dapat bertransformasi menjadi subjek pembangunan," tutur Muladi.
Sebagai informasi, peserta dalam kegiatan ini merupakan perwakilan dari 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Tangerang serta menghadirkan narasumber dari BPS Provinsi Banten. ** (Jhn)

















