- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
- Hasil Sinergi, Maryono: Wujudkan Pemerataan & Infrastruktur Kian Dekat Warga .
- Bupati Eman Gebrak Ronda Majalengka, Desa Aktif Bakal Diganjar Hadiah
- Sidak Proyek Joko Pangon Ini Catatan Komisi III DPRD Kota Blitar.
- Mengenal Nomor Sertipikat dan Makna yang Terkandung di Dalamnya.
- KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel
Sekda Barito Utara Buka Pelatihan Pencegahan Stunting 2025

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Drs. H. Ardian, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara secara resmi membuka Pelatihan Aksi Cegah Stunting yang diikuti para tenaga kesehatan dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, dr. Arief Budiarto, Sp.A(K) dan dr. Artawan, Sp.A., M.Biomed, yang berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang upaya menekan angka stunting sejak dini.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga cermin masa depan bangsa. Kondisi gizi kronis ini, kata beliau, bisa menghambat tumbuh kembang anak serta memengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Baca Lainnya :
- Wahana Edukasi Wisata Eco Park Joko Pangon 3,8 M Agkat Ekonomi Pelaku UMKM Kota Blitar.
- Kemenkop dan KSP Bahas Penguatan KDKMP Sebagai Simpul Distribusi Barang Bersubsidi
- Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas
- Sachrudin: Perkuat Pelayanan agar Pelaku Usaha Makin Betah.
- Tak Cuma Warisan, Sachrudin: Seni Budaya Keagamaan Harus Berjaya Lintas Generasi.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari keluarga, desa, hingga kecamatan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian serius pada seribu hari pertama kehidupan anak, karena masa itulah pondasi tumbuh kembang yang menentukan generasi selanjutnya.
“Saya berharap seluruh peserta pelatihan menjadi agen perubahan, yang mampu mengedukasi masyarakat dan mengawal kebijakan agar setiap anak tumbuh sehat dan cerdas,” lanjutnya.
Sebelum menutup sambutan, Sekda memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia berharap hasil dari pelatihan ini tidak berhenti di ruangan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama menuju Barito Utara bebas stunting.
(A)



.jpg)



.jpg)
.jpg)







