- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Sekda Barito Utara Buka Pelatihan Pencegahan Stunting 2025

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Melalui Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Drs. H. Ardian, Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Utara secara resmi membuka Pelatihan Aksi Cegah Stunting yang diikuti para tenaga kesehatan dari berbagai wilayah.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional, dr. Arief Budiarto, Sp.A(K) dan dr. Artawan, Sp.A., M.Biomed, yang berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang upaya menekan angka stunting sejak dini.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan bahwa stunting bukan sekadar isu kesehatan, tetapi juga cermin masa depan bangsa. Kondisi gizi kronis ini, kata beliau, bisa menghambat tumbuh kembang anak serta memengaruhi kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
“Melalui pelatihan ini, kami ingin menegaskan bahwa pencegahan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi tanggung jawab kita bersama. Mulai dari keluarga, desa, hingga kecamatan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya perhatian serius pada seribu hari pertama kehidupan anak, karena masa itulah pondasi tumbuh kembang yang menentukan generasi selanjutnya.
“Saya berharap seluruh peserta pelatihan menjadi agen perubahan, yang mampu mengedukasi masyarakat dan mengawal kebijakan agar setiap anak tumbuh sehat dan cerdas,” lanjutnya.
Sebelum menutup sambutan, Sekda memberikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Barito Utara yang telah mempersiapkan kegiatan dengan baik. Ia berharap hasil dari pelatihan ini tidak berhenti di ruangan, tetapi benar-benar menjadi gerakan bersama menuju Barito Utara bebas stunting.
(A)
















