- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- DI Pasar, Babinsa Cek Stabilitas Harga Sembako Jelang Lebaran
- Sambut Tahun Baru Saka 1948, Umat Hindu Tempek Kelapadua Depok Gelar Persembahyangan
Resmikan KPDK Mart, Menkop Sebut Bisa Belanja Murah dan Pinjam Uang Kalau Ada Keperluan Mendesak

Keterangan Gambar : Peresmian KPDK Mart oleh MenKop UKM Teten Masduki, Rabu(12/7/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) resmi membuka (Koperasi Pegawai Departemen Koperasi) KPDK Mart, toko ritel berkonsep mini market yang berlokasi di Lt dasar KemenkopUKM ini, berfungsi sekaligus sebagai koperasi karyawan. Toko ini menjual berbagai produk mulai dari produk keluaran industri hingga UMKM.
Dalam momentum peresmian tersebut, Menkop Teten mengatakakan, KPDK Maret akan menjadi pilot project yang diharapkan dapat dikembangkan di kantor-kantor pemerintahan lainnya.
"Hari ini kita resmikan di Kantor Kemenkop UKM sebagai piloting di kantor jajaran pemerintah. Nanti saya dengan Pak Sesmen, dengan Korpri, ajak mereka buka jaringan retail modern milik koperasi karyawan," kata Menkop Teten, Rabu(12/7).
Baca Lainnya :
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Menkop: Kopdes Merah Putih Jadi Ujung Tombak Keadilan Ekonomi dan Solusi Kesejahteraan Desa
- Menkop Dorong Optimalisasi Pengelolaan Dana Umat Dan Sinkronisasi Dengan Program Kopdes Merah Putih
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM
Ditambahkan Teten, toko ini akan memiliki berbagai manfaat bagi para karyawan, salah satunya akan berfungsi juga sebagai koperasi. Selain itu, ia juga menjamin harga-harga produknya lebih murah dibanding toko-toko ritel di luaran.
"Keuntungan usaha ini selain bisa berbelanja lebih murah, tapi bisa pinjam uang juga atau kalau ada keperluan mendadak. Tapi bisa juga punya benefit dalam kebutuhan usaha ini, dalam SHU (Sisa Hasil Usaha)," terangnya.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada produk UMKM yang dijajakan di dalam KPDK Mart. Saat ini, di dalamnya baru tersedia produk-produk industri. Teten mengatakan, pihaknya masih terus mengkaji sistem dan produk terbaik yang dapat masuk ke dalam sistem inventarisir mini market.
Ini nanti akan kita masukan produk UMKM mulai dari kita punya jaringan koperasi beras, ikan, dari wilayah. Terus kopi, dan banyak makanan-makanan yang masuk fast moving produk juga bisa kita masukin," ujarnya.
Salah satu tantangannya, lanjut Teten, kebanyakan produk-produk UMKM di Indonesia belum didukung dengan kemampuan produksi masal yang dapat memenuhi kebutuhan toko ritel. Sehingga, masih minim produk-produk yang bisa masuk ke sistem inventori toko ritel.
"Kita nanti exercise-nya kita inventarisasi kapasitas cukup besar, produk kurasi, packaging yang bagus, sehingga bisa mensuplai untuk skala besar," ucapnya.
Kedepan, harapannya mini market koperasi ini bisa menjajakan produk-produk UMKM seperti konsep yang ditawarkan di Mbloc Space. Di mana di dalamya, dijajakan produk-produk UMKM yang telah terkurasi
Harapan saya nanti ini piloting kalau beberapa kantor kementerian semua bikin seperti ini, ini koperasi bisa menjadi jaringan retail modern yang kompetitif," tutupnya.
Reporter: Achmad Sholeh

















