- Jelang Gelombang Aksi, YPPM Minta Mahasiswa Tertib dan Siap Dialog Terbuka
- PRSI dan Kementerian ESDM Bahas Strategi Pengembangan Generasi Energi Masa Depan
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Ketua DPRD Hadiri Pelantikan Pejabat Barito Utara, Dukung Penguatan Kinerja Birokrasi
- Kapolsek dan Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan ke Bareskrim Polri
- Pemkot Jaktim Perkuat Sinergi Wajib Belajar 13 Tahun dan Penanganan Anak Tidak Sekolah
- Bupati Barito Utara Lantik Pejabat,Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
- RPTRA Jadi Garda Terdepan, Pramono Anung Tegaskan Pentingnya Ketahanan Keluarga
- Kesbangpol Barut Ajak ASN Tingkatkan Kinerja, Masyarakat Diminta Jaga Kondusivitas
- Sjafrie Sjamsoeddin dan Koizumi Shinjiro Sepakat Perkuat Stabilitas Kawasan Indo-Pasifik
Resmikan KPDK Mart, Menkop Sebut Bisa Belanja Murah dan Pinjam Uang Kalau Ada Keperluan Mendesak

Keterangan Gambar : Peresmian KPDK Mart oleh MenKop UKM Teten Masduki, Rabu(12/7/2023).
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) resmi membuka (Koperasi Pegawai Departemen Koperasi) KPDK Mart, toko ritel berkonsep mini market yang berlokasi di Lt dasar KemenkopUKM ini, berfungsi sekaligus sebagai koperasi karyawan. Toko ini menjual berbagai produk mulai dari produk keluaran industri hingga UMKM.
Dalam momentum peresmian tersebut, Menkop Teten mengatakakan, KPDK Maret akan menjadi pilot project yang diharapkan dapat dikembangkan di kantor-kantor pemerintahan lainnya.
"Hari ini kita resmikan di Kantor Kemenkop UKM sebagai piloting di kantor jajaran pemerintah. Nanti saya dengan Pak Sesmen, dengan Korpri, ajak mereka buka jaringan retail modern milik koperasi karyawan," kata Menkop Teten, Rabu(12/7).
Baca Lainnya :
- KUR Rp70 Triliun untuk Sektor Mikro, Pemerintah Gaspol Tekan Kemiskinan Ekstrem
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Ditambahkan Teten, toko ini akan memiliki berbagai manfaat bagi para karyawan, salah satunya akan berfungsi juga sebagai koperasi. Selain itu, ia juga menjamin harga-harga produknya lebih murah dibanding toko-toko ritel di luaran.
"Keuntungan usaha ini selain bisa berbelanja lebih murah, tapi bisa pinjam uang juga atau kalau ada keperluan mendadak. Tapi bisa juga punya benefit dalam kebutuhan usaha ini, dalam SHU (Sisa Hasil Usaha)," terangnya.
Meski begitu, hingga saat ini belum ada produk UMKM yang dijajakan di dalam KPDK Mart. Saat ini, di dalamnya baru tersedia produk-produk industri. Teten mengatakan, pihaknya masih terus mengkaji sistem dan produk terbaik yang dapat masuk ke dalam sistem inventarisir mini market.
Ini nanti akan kita masukan produk UMKM mulai dari kita punya jaringan koperasi beras, ikan, dari wilayah. Terus kopi, dan banyak makanan-makanan yang masuk fast moving produk juga bisa kita masukin," ujarnya.
Salah satu tantangannya, lanjut Teten, kebanyakan produk-produk UMKM di Indonesia belum didukung dengan kemampuan produksi masal yang dapat memenuhi kebutuhan toko ritel. Sehingga, masih minim produk-produk yang bisa masuk ke sistem inventori toko ritel.
"Kita nanti exercise-nya kita inventarisasi kapasitas cukup besar, produk kurasi, packaging yang bagus, sehingga bisa mensuplai untuk skala besar," ucapnya.
Kedepan, harapannya mini market koperasi ini bisa menjajakan produk-produk UMKM seperti konsep yang ditawarkan di Mbloc Space. Di mana di dalamya, dijajakan produk-produk UMKM yang telah terkurasi
Harapan saya nanti ini piloting kalau beberapa kantor kementerian semua bikin seperti ini, ini koperasi bisa menjadi jaringan retail modern yang kompetitif," tutupnya.
Reporter: Achmad Sholeh


.jpg)














