- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
Potensi Kopi Robusta Sidomulyo Menggeliat, LPDB Perkuat Peran Koperasi Desa Merah Putih

Keterangan Gambar : Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo.
MEGAPOLITANPOS.COM, Sidomulyo,- Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) sebagai satuan kerja Kementerian Koperasi kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung tumbuh dan berkembangnya koperasi desa di seluruh Indonesia. Kali ini, LPDB menyalurkan pembiayaan dana bergulir kepada Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Sidomulyo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Penyaluran dana bergulir ini menjadi angin segar bagi pengurus dan anggota KDKMP Sidomulyo untuk semakin optimis dalam mengembangkan usaha, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mendorong kesejahteraan warga desa.
Sejak awal pembentukan, peresmian, hingga pengajuan proposal pembiayaan, LPDB hadir mendampingi KDKMP Sidomulyo. Hal ini sejalan dengan peran LPDB sebagai mitra strategis koperasi dalam menyediakan akses pembiayaan yang mudah, murah, dan berkelanjutan.
Baca Lainnya :
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
Potensi Kopi Robusta Jember Jadi Andalan KDKMP Sidomulyo
KDKMP Sidomulyo memiliki potensi besar di sektor perkebunan, khususnya kopi robusta. Setiap tahun, Desa Sidomulyo menghasilkan sekitar 5.000 ton kopi robusta dari petani lokal. Bahkan, hasil panen kopi tersebut sudah menembus pasar ekspor ke Brunei, Singapura, dan Dubai.
“Dana bergulir dari LPDB ini kami alokasikan untuk investasi pembangunan gudang kopi dan untuk modal kerja pembelian kopi. Dengan ini kami optimis bisa memaksimalkan potensi kopi Sidomulyo dan memberi manfaat lebih besar kepada masyarakat desa,” ungkap Muhammad Lutfi, Sekretaris KDKMP Sidomulyo.
Selain fokus pada sektor kopi, KDKMP Sidomulyo juga mengembangkan beragam unit usaha lain, mulai dari gerai sembako, logistik, klinik pratama, apotek, ketahanan pangan jagung, hingga cafe. Diversifikasi usaha ini diharapkan mampu memperkuat peran koperasi sebagai motor penggerak ekonomi desa.
Pendampingan LPDB dari Awal Pembentukan
Muhammad Lutfi menjelaskan, sejak awal pembentukan KDKMP, LPDB bersama Kementerian Koperasi telah memberikan pendampingan intensif. Mulai dari observasi awal, pemenuhan persyaratan, hingga penyusunan proposal pembiayaan, seluruh proses selalu mendapat bimbingan dari tim LPDB.
“Sejak awal kami sudah dikenalkan dengan LPDB dan didampingi dalam setiap tahapan. Proses pengajuan hingga pencairan pembiayaan ini benar-benar sangat membantu kami. Kehadiran LPDB membuat kami lebih percaya diri untuk mengembangkan koperasi desa sebagai solusi ekonomi masyarakat,” tambahnya.
Harapan bagi Masyarakat Desa
Lutfi menegaskan bahwa kehadiran KDKMP Sidomulyo bukan hanya untuk pengurus, tetapi untuk seluruh masyarakat desa. Ia berharap masyarakat dapat berpartisipasi aktif menjadi anggota koperasi agar hasil usaha dapat kembali memberikan manfaat bagi warga desa.
“Seperti arahan Bapak Presiden Prabowo dan Menteri Koperasi, koperasi desa harus menjadi rumah ekonomi bagi masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat Sidomulyo untuk bergabung dan berpartisipasi di KDKMP. Koperasi ini milik kita semua, dan manfaatnya akan kembali ke masyarakat desa,” tutup Lutfi.
Plt. Direktur Utama LPDB, Krisdianto, menyampaikan bahwa dukungan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah melalui LPDB dalam memperkuat koperasi desa berbasis potensi lokal.
“Sidomulyo memiliki potensi kopi robusta, bahkan sudah menembus pasar ekspor. Melalui pembiayaan ini, LPDB ingin memastikan potensi tersebut dapat dikelola koperasi desa secara lebih modern, profesional, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Krisdianto menambahkan, pihaknya percaya, bahwa koperasi desa seperti KDKMP Sidomulyo tidak hanya berperan sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai rumah ekonomi yang mampu menyejahterakan masyarakat. "Harapan kami, KDKMP Sidomulyo bisa menjadi contoh bagaimana koperasi desa dapat mengoptimalkan potensi lokal, sekaligus menguatkan ketahanan ekonomi di tingkat desa,” tegas Krisdianto.
Dengan adanya pendampingan berkelanjutan dari LPDB, KDKMP Sidomulyo optimis dapat menjadi model koperasi desa yang tidak hanya mengelola usaha dengan baik, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi seluruh masyarakat desa.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).





.jpg)











