- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Purbaya Dorong Peran Swasta, Target Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Melaju Lebih Tinggi
- Pupuk Subsidi Aman, Majalengka Tancap Gas Hadapi Kemarau Panjang MT II 2026
- Ketua DPRD Supriadi Menerima Audiensi PSHT Desak Forkopimda Bertindak Tegas
- Digitalisasi ASN Dipercepat, Majalengka Terapkan E-Kinerja BKN untuk Perkuat Transparansi
- Ungkap Industri Vape Etomidate di Tangerang, Ribuan Cartridge Disita Resnarkoba PMJ
Politisi PKB Barito Utara, Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan Nyata
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara, H Nurul Anwar menilai Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali jati diri Bangsa Indonesia.
Ia menekankan bahwa makna peringatan tersebut adalah mengingatkan rakyat akan peran Pancasila sebagai perekat dalam menghadapi tantangan zaman.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila katanya, bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila terus hidup dalam tindakan nyata.
Baca Lainnya :
- Menkop Siapkan Kopdes Merah Putih Jadi Garda Terdepan Kedaulatan Pangan
- Bank Jakarta Boyong Dua Penghargaan CEO & COO Terbaik 2026
- Polri Tangkap 2 Tersangka Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools
- Dari Afrika hingga Amerika Latin, Perebutan Kursi Tertinggi PBB Resmi Dimulai
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
"Inilah makna yang harus kita pegang, yakni menjaga persatuan, keadilan, dan kebersamaan,” ungkap H Nurul Politisi Partai PKB tersebut, Rabu (01/10/2025)
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan sebenarnya dari peringatan ini adalah membangkitkan kesadaran generasi penerus agar tidak tergerus arus globalisasi yang dapat melemahkan identitas Bangsa.
“Pancasila adalah Ideologi Final bangsa Indonesia. Mari kita wujudkan pengamalannya dalam sikap gotong royong, saling menghargai, dan menolak segala bentuk Radikalisme yang bisa merusak Bangsa,” ujarnya.
Dia berharap momentum peringatan tahun ini semakin memperkuat tekad seluruh rakyat, khususnya di Barito Utara, untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan makmur dapat terwujud.
(A)

















