- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Politisi PKB Barito Utara, Pancasila Harus Hidup dalam Tindakan Nyata
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Anggota DPRD Barito Utara, H Nurul Anwar menilai Hari Kesaktian Pancasila merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali jati diri Bangsa Indonesia.
Ia menekankan bahwa makna peringatan tersebut adalah mengingatkan rakyat akan peran Pancasila sebagai perekat dalam menghadapi tantangan zaman.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila katanya, bukan hanya untuk mengenang sejarah, tetapi juga memastikan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila terus hidup dalam tindakan nyata.
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
"Inilah makna yang harus kita pegang, yakni menjaga persatuan, keadilan, dan kebersamaan,” ungkap H Nurul Politisi Partai PKB tersebut, Rabu (01/10/2025)
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tujuan sebenarnya dari peringatan ini adalah membangkitkan kesadaran generasi penerus agar tidak tergerus arus globalisasi yang dapat melemahkan identitas Bangsa.
“Pancasila adalah Ideologi Final bangsa Indonesia. Mari kita wujudkan pengamalannya dalam sikap gotong royong, saling menghargai, dan menolak segala bentuk Radikalisme yang bisa merusak Bangsa,” ujarnya.
Dia berharap momentum peringatan tahun ini semakin memperkuat tekad seluruh rakyat, khususnya di Barito Utara, untuk mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga cita-cita bangsa Indonesia yang adil dan makmur dapat terwujud.
(A)
















