- Kemenkes Ungkap 1.527 Kasus Influenza, H1N1pdm09 Paling Banyak Ditemukan
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- Kemenag Kab Tangerang Terus Perkuat Pembinaan Madrasah.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Muhammad Nazaruddin Pimpin Jalan Sehat PRI, Bahas Program Pemerintah dan Agenda Partai
- Sambut HUT Ke-7 Kogabwilhan I, IKKT PWA CBS II Kogabwilhan II Pererat Silaturahmi Dan Kepedulian.
- Peran Aktif Babinsa Patroli Malam, Jadi Tauladan Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Kirab Budaya dan Ruwat Bumi, Pentingnya Menjaga Kerukunan .
Polisi di Blitar Olah TKP Bayi Meninggal di Kamar Kos Sananwetan Kota Blitar

Keterangan Gambar : Polres Blitar Kota mendatangi TKP penemuan bayi perempuan yang meninggal di dalam kos di Jalan Batam
MEGAPOLITANPOS.COM Blitar - Polres Blitar Kota mendatangi TKP penemuan bayi perempuan yang meninggal di dalam kos di Jalan Batam Kelurahan Karang tengah Kecamatan Sananwetan Kota Blitar, Selasa 2/05/2023.
Saat melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, Sat Reskrim mengamankan terduga pelaku yang diketahui seorang perempuan berinisial R (22), warga Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar.
"Terduga pelaku sudah kami amankan. Sekarang masih menjalani pemeriksaan. Terduga pelaku diduga ibu dari bayi," kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan, Kamis 4/05/2023
Baca Lainnya :
- Nurhadi Anggota Komisi IX DPR RI Kawal Percepatan Penurunan Stunting di Desa Slorok, Garum.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- IPSI Kota Blitar Rampung Inisiasi Pasar Apung Karplos Dongkrak Ekonomi UMKM.
- Program Revitalisasi di Blitar Disinyalir Banyak Campur Tangan Siapa Mereka ? .
- Pasangan Suami Istri Resmi Maju Pilkades Kedungbanteng 2026-2031 \"Dua Hati Satu Tujuan\".
AKP Rochan menambahkan penyelidikan dugaan kasus meninggalnya bayi dan dugaan kekerasan terhadap anak itu berawal dari laporan penemuan bayi perempuan yang baru dilahirkan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Jl Batam Kelurahan Karangtengah.
Kronologi awal kejadian, pada Senin (1/5/2023) malam. Penghuni kos, Anita mendengar ada suara tangisan bayi di sekitar tempat kos. Anita kemudian memberikan informasi suara tangisan bayi itu di grup Whatsapp tempat kosnya.
Setelah memberikan informasi grup Whatsapp, Anita mendapat pesan balasan dari terduga pelaku, R secara japri.
Melalui pesan Whatsapp R mengatakan ke Anita kalau suara bayi menangis itu merupakan anak temannya yang dititipkan di kamar kosnya.
Namun, pada Selasa (2/5/2023) pukul 12.00 WIB, Anita melihat R sedang bersih-bersih di kamar kos.
Tanpa sengaja Anita melihat ke arah pintu kamar kos R yang kondisi terbuka dan melihat ada bercak darah di kamar kos.
Karena curiga, Anita kemudian melaporkan hal itu ke pemilik kos. Selanjutnya, sekitar pukul 13.30 WIB, pemilik kos bersama Anita mengecek ke kamar kos R.
Saat dicek, pemilik kos dan Anita menemukan sesosok bayi di atas tempat tidur di kamar kos R yang diduga dalam kondisi meninggal dunia.
Posisi R, saat itu, sudah tidak ada di kamar kos. Setelah bersih-bersih kamar kos, R pulang ke rumah orang tuanya di Panggungrejo Kabupaten Blitar.
"Pemilik kos langsung menelepon R. Ternyata R, pulang ke rumah orang tuanya di Panggungrejo. Pemilik kos minta R segera kembali ke tempat kos," ujar Rochan.
Selanjutnya, pemilik kos melaporkan kasus itu ke Polsek Sananwetan dan diteruskan ke Polres Blitar Kota.
Sat Reskrim Polres Blitar Kota kemudian melakukan olah TKP di lokasi dan mengevakuasi jasad bayi untuk dibawa ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar.
"Saat ditemukan, kondisi bayi sudah meninggal dunia. Posisi bayi dibungkus perlak dan jaket dengan wajah kelihatan. Bayi diletakkan di atas tempat tidur. Saat ini, kami masih menyelidiki soal dugaan penyebab bayi meninggal dunia dan kemungkinan ada kekerasan terhadap bayi," pungkasnya. (za/mp)


1.jpg)
.jpg)









