- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Anggaran BPJS Kota Bogor Tak Ditambah, Dedi Khawatir Banyak BPJS Warga ang Nonaktif
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Film \'People Pleaser\' Si Paling Gak Enakan, Siap Tayang 19 November
- Hadir di Tengah Warga, Babinsa Koramil Perkuat Keamanan, Kebersamaan Lewat Patroli Malam.
- Mendagri dan Mentan Teken SEB, Guna Sukseskan Swasembada Pangan
- Brigjen Aries Syahbudin Resmi Menjabat Kepala Korlantas Polri
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Koramil Pondok Aren Salurkan 50 Paket Sembako untuk Warga.
- Dandim 0506/Tgr Hadiri Pelantikan Ketua DPRD Kota Tangerang.
Polda Metro Sita Ekstasi Jenis Baru dari Hasil Ungkap Peredaran Narkotika Januari-Februari 2022

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya merilis hasil pengungkapan kasus tindak pidana peredaran gelap narkoba periode Januari hingga Februari 2022.
"Dalam waktu 2 bulan, Januari-Februari 2022, kasus tindak pidana peredaran narkotika, sebanyak 18 LP (laporan) dengan 31 orang tersangka," kata Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa, di Mapolda Metro Jaya, Jum'at (25/03/2022).
Mukti mengungkapkan, selain menetapkan 31 tersangka, pihaknya juga menyita sejumlah barang bukti dari hasil pengungkapan sepanjang periode tersebut.
Baca Lainnya :
- Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045
- Pengeroyokan Brutal di Majalengka, 4 Orang Diamankan, 3 Diburu
- Harga Cabai Bikin Dapur Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Warga Menanam
- Baznas Majalengka Siapkan 10 Masjid Jadi Motor Penggerak Ekonomi Umat
- Yonif TP 338 Majalengka Bergerak, dari Pangan hingga Kesehatan
"Total barang bukti yang disita terdiri dari sabu 26,4 kg, ganja 8 kg, ekstasi 1.979 butir, delta 9 THC 2.832 gram dan happy five 399 butir," rincinya.
"Barang bukti khususnya sabu sebagian besar dikamuflasekan dalam bungkus Teh China Guan Yingyang, dengan modus penyeludupan salah satunya disembunyikan di dalam speaker aktif sound system," sambung Mukti.
Dia juga mengatakan, dari data pengungkapan tersebut terdapat ekstasi jenis baru yang mengandung 1 (Fluorofenil) Piperazin, dimana kandungan tersebut merupakan narkotika golongan satu.
"Ada 1.000 butir ekstasi jenis baru yang diungkap dan akan diedarkan di Kampung Bahari," ungkap Mukti.
Dari hasil pengungkapan narkoba tersebut, Mukti menyebut sebanyak 145.465 orang atau jiwa anak bangsa selamat dari penyalahgunaan narkoba.
“Ganja 8.050 gram merusak 8.050 orang dengan asumsi 1 orang mengonsumsi 1 gram ganja. Bubuk Delta 9 THC 2.832 gram merusak 2.832 orang dengan asumsi 1 orang mengonsumsi 1 gram Delta 9 THC. Happy Five 399 butir merusak 399 orang dengan asumsi 1 orang mengonsumsi 1 butir H.5,” paparnya.
Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) Sub Pasal 112 ayat (2) Junto Pasal 132 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009, tentang Narkotika, dengan ancaman pidana minimal penjara 5 tahun dan maksimal hukuman mati.





.jpg)









