Polda Metro Jaya Tangkap 124 Tersangka Kasus Judi Online danSabung Ayam

By Achmad Sholeh(Alek) 31 Jul 2024, 19:03:57 WIB Nasional
Polda Metro Jaya Tangkap 124 Tersangka Kasus Judi Online danSabung Ayam

Keterangan Gambar : Ratusan orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait tindak pidana perjudian online dan judi sabung ayam.


MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta-– Ratusan orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka oleh tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya terkait tindak pidana perjudian online dan judi sabung ayam.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra mengatakan bahwa total tersangka dalam kasus perjudian online di beberapa lokasi dan juga judi sabung ayam di Bekasi yakni sebanyak 124 orang.

“Telah melakukan penangkapan dan penahanan terhadap 66 orang tersangka judi online. Sedangkan untuk judi sabung ayam, kami melakukan penahanan terhadap 20 orang yang berperan sebagai penyelenggara,” ujar Wira dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (31/7/2024).

Baca Lainnya :




Sementara itu, kata Wira, 38 orang tersangka lainnya dalam kasus judi sabung ayam yang merupakan berperan sebagai pemain sabung ayam tidak dilakukan penahanan.

“Sementara profil daripada pemain perjudian sabung ayam ini rata-rata adalah laki-laki dan bapak-bapak semua. Alhamdulilah kita belum menemukan anak di bawah umur ikut permainan perjudian ini. Rata-rata audah orang dewasa,” ungkap Wira. 

“Kami berkomitmen bahwa terhadap 38 orang pemain tersebut tetap akan kita proses sampai tuntas, sehingga diharapkan mendapatkan hukuman dari pengadilan nantinya,” tambahnya.

Wira menuturkan, seluruh tersangka dalam kasus perjudian itu dilakukan penindakan berdasarkan 14 laporan polisi dalam kurun waktu 3 bulan di berbagai tempat di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dalam kasus perjudian online, para tersangka yang ditangkap yakni berperan sebagai sebagai penyelenggara diantaranya sebagai pemilik website, pembuat website, admin, customer service, hingga sebagai pengelola rekening.

“Adapun bentuk permainan yang ditawarkan di website perjudian antara lain, slot, live casino, domino, bakarat, tembak ikan, blackjack, Poker Roulette, judi olahraga maupun ragam perjudian lainnya,” papar Wira.

Barang bukti yang disita dari pengungkapan kasus perjudian online yakni diantaranya handphone, komputer, laptop, modem, buku tabungan, ATM maupun e-bank, serta uang tunai.

Sementara untuk barang bukti yang disita dari kasus perjudian sabung ayam yakni diantaranya menyegel arena sabung ayam si Bekasi, 4 ekor ayam, papan tulis jadwal pertandingan, buku rekap, tas ayam, spanduk lokasi adu ayam di Legok Stadium, dan 1 jam pengukur waktu.

Terhadap para tersangka perjudian online, polisi menjeratnya dengan sangkaan Pasal 303 KUHP dan atau Pasal 27 ayat 2 Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dan atau Pasal 3, Pasal 4, Pasal 5 Undang-undang Nomor 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dengan ancaman hukum penjara selama-lamanya 20 tahun.

Sementara untuk Tersangka penyelenggara judi sabung ayam dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara.

Sedangkan untuk para pemain judi sabung ayam sebanyak 38 orang yang tidak dilakukan penahanan dijerat dengan Pasal 303 BIS KUHP yang tetap diproses hukum dan diharapkan mendapatkan hukuman dari pengadilan.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




  • Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit

    🕔02:33:03, 21 Mar 2026
  • Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa

    🕔15:31:39, 19 Mar 2026
  • Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret

    🕔20:33:04, 19 Mar 2026
  • Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret

    🕔22:29:30, 19 Mar 2026
  • DPR Sentil Program Konversi 120 Juta Motor Listrik: Ambisi Besar Harus Dibayar Kesiapan Nyata

    🕔18:51:10, 15 Mar 2026