- 30 Tahun ke Depan, Sachrudin Siapkan Arah Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan.
- Menjaga Keamanan, Babinsa Dan Komduk Senergi Patroli Malam.
- Polisi Hentikan Penyelidikan Dugaan Pelanggaran Perjanjian Pengalihan Merek, SIAL Food & Drinks Indonesia Sambut Baik
- Dewan Hasrat Minta Program Antinarkoba Berbasis Pemetaan, Anggaran Harus Terukur hingga Hasilnya
- Hasrat PAN Usulkan Lomba Cerita Pendek Bahaya Narkoba, Edukasi Generasi Muda Lewat Media Sosial
- Hasrat Minta SOP Perlindungan Relawan Antinarkoba, Masyarakat Pelapor Jangan Dibiarkan Takut
- Hasrat PAN Dukung Perda P4GN dan Anggaran Antinarkoba, Selamatkan Generasi Muda Barito Utara
- Peredaran Narkoba Jadi Keprihatinan, Ardianto Soroti Dugaan Jaringan Narkoba hingga Wilayah Desa
- Ardianto Minta Bupati Perkuat Peran Kades dalam Pencegahan Narkoba
- Perkuat Sinergi Pertahanan Serumpun, Pangkogabwilhan II Sambut Kunjungan PP Tentara Malaysia di Mako Kogabwilhan II
Polda Metro dan Bea Cukai Bandara Soetta Berhasil Gagalkan Penyelundupan 1,2 Kg Kokain dari WNA Asal Peru

Keterangan Gambar : Ditresnarkoba Polda Metro Jaya ungkap kasus 1,2 Kg Kokain dan Ekstasi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Metro Jaya bersama Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis kokain seberat 1,2 kg dalam bentuk kapsul. Barang terlarang itu didapat dari seorang wanita Warga Negara Asing asal Peru, yang diselundupkan dalam perut.
"Pengungkapan narkotika jenis kokain ini dari hasil kerjasama antara Ditresnarkoba Polda Metro dan Bea Cukai Bandara Soetta, yang dilakukan pada Selasa (11/10/2022) pekan lalu di Terminal Kedatangan Bandara Soetta, Tangerang, Banten," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan dalam konferensi pers, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (19/10/2022).
Dari pengungkapan itu, lanjut Zulpan, WNA asal Peru berinisial EAM (39) diamankan beserta barang bukti tersebut.
Baca Lainnya :
- Kapolri Nonaktifkan Kapolres Sukoharjo dan Tiga Anggota, Ini Penyebabnya
- Bela Kehormatan Santri, Pemuda Formula dan PBM Minta Polri Usut Dugaan Pelanggaran SOP
- MUI Sesalkan Konser Andrea Bocelli di Indonesia Tetap Digelar
- HUT Humas Polri ke-75, Kapolres Majalengka Tegaskan Wartawan Saudara
- Hari Sumpah Pemuda ke-98, Pramono Anung: Generasi Muda Harus Berani Memimpin
“Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan EAM dan barang bukti sebanyak 1,2 kg kokain yang mana diubah bentuknya dalam 116 kapsul," terangnya.
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Mukti Juharsa menjelaskan, penyelundupan kokain terbongkar dari hasil kerjasama dan informasi Bea Cukai Bandara Soetta. Kata Mukti, kokain dalam bentuk tablet dan dikemas aluminium foil oleh pelaku untuk dimasukkan kedalam perut.
"Wanita WNA inisial EAM, warga negara Peru ini diduga membawa narkotika jenis kokain di dalam perutnya," ujar Mukti.
"Modusnya modus swallow, diminum, ditelan, sehingga tes urine positif, dia mengandung kokain dan hasil rontgen juga terdapat bola bola (kapsul), itu ada dalam perut tersangka," ungkapnya.
"Kapsul berisi kokain tersebut kemudian keluar setelah EAM buang air besar (BAB)," tambah Mukti.
Mukti mengatakan bahwa motif EAM membawa 1,2 kg kokain ini adalah untuk mendistribusikan atau menyebarkan barang haram itu dari Brazil dan Peru ke Indonesia.
Atas perbuatannya, EAM dijerat Pasal 114 Ayat 2 subsider Pasal 115 Ayat 1 subsider Pasal 112 Ayat 2 Undang Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Ancaman minimal 6 tahun penjara dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati,” ucap Mukti.








.jpg)







