- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2025 Wali Kota Blitar Berpesan ini

Keterangan Gambar : walikota Blitar pimpin Hari Santri Nasional 2025
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tanggal 22 Oktober 2025, Kota Blitar menggelar upacara HSN dengan Inspektur Upacara Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin, acara ini dihadiri oleh alim ulama, kiyai, bu nyai, ustad, ustadzah, serta para pengasuh pondok pesantren se-Kota Blitar.
Turut hadir pula jajaran Forkopimda, Kantor Kementerian Agama Kota Blitar, Majelis Ulama, Rois Suriah NU Kota Blitar, pengurus Muhammadiyah Kota Blitar, serta para santri. Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Walikota ini berlangsung penuh khidmat dengan sekitar 500 peserta pada Rabu (22/10/25).
Dalam sambutannya, Walikota Blitar, Syauqul Muhibbin menegaskan pentingnya momentum Hari Santri Nasional sebagai bentuk penghormatan kepada para santri yang telah berjuang dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar

Lebih lanjut, Walikota Blitar juga mengajak seluruh santri untuk berperan aktif dalam menghadapi tantangan era modern, berjuang melawan kebodohan dan kemudaratan dengan pena mengisi kemerdekaan dengan semangat membangun bumi Bung Karno.
"Jika dulu santri berjuang melawan penjajah, kini mereka berjuang melawan kebodohan dan kemudaratan dengan pena. Santri masa kini bertanggung jawab untuk berkontribusi membangun masa depan masyarakat yang lebih baik," kata Walikota Blitar.
Wali Kota Blitar Syaiqul Muhibbin mengajak seluruh santri dan masyarakat kota Blitar untuk meneguhkan kembali semangat jihad kebangsaan sebagaimana diwariskan para ulama dan pendiri bangsa, kelahiran Hari Santri berakar pada peristiwa heroik Oktober 1945, ketika para kiai dan santri bangkit melawan kembalinya penjajahan.
“Lahirnya Hari Santri diawali bermula dari gerakan pesantren melawan penjajahan. Saat Sekutu datang kembali ke Indonesia melalui Surabaya pada Oktober 1945, para ulama Nahdlatul Ulama menginstruksikan jihad fi sabilillah kepada umat Islam dalam radius 80 kilometer untuk melawan penjajah,” kata Wali Kota.
Orang nomor Satu di Pemkot Blitar lanjut menegaskan, keyakinan spiritual semacam itu menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia. “Amunisi spiritual seperti ini tidak tergantikan hingga hari ini. Inilah yang membentuk pertahanan bangsa yang sesungguhnya,” tandasnya.
Pesantren memiliki kontribusi besar dalam menjaga eksistensi Republik Indonesia. Sungguh sangat di sayangkan jika ada sebagian masyarakat yang meremehkan peran pesantren dan ulama dalam sejarah bangsa.
“Kita sangat menyayangkan jika ada orang yang lupa jasa para ulama dan santri. Mereka yang hari ini menghina pesantren atau kiai seolah tak memahami bahwa kemerdekaan negeri ini juga ditebus dengan darah dan nyawa para santri,” katanya dengan nada tegas. (adv za/mp)















