- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
- Ketum PRI Lantik Pengurus Samudra, Perkuat Peran Santri dalam Pembangunan Bangsa
- Pasangan Muda Indonesia Bersinar di Macau Open 2026, BNI dan PBSI Petik Hasil Pembinaan Jangka Panjang
- KUR Rp40 Miliar Digelontorkan ke NTB, Dorong UMKM dan PMI Naik Kelas
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
- PENAS XVII Jadi Pintu Kolaborasi dan Inovasi bagi Pertanian Barito Utara
- Pemkab Tegaskan Komitmen Barito Utara Dukung Kemandirian Pangan Nasional di PENAS XVII Gorontalo
- Clarks Flagship Store Blibli : Menjamin Keaslian Produk Dan Koleksi Lengkap
- KAI Gandeng Komunitas Kampanyekan Keselamatan serta Ajak Masyarakat Disiplin di Perlintasan
- Target Pertahankan Gelar Juara Umum Pepaperda, Sachrudin Siap Berikan Bonus
Perumda Pasar NKR Tetap Akan Lakukan Revitalisasi Pasar Kuta Bumi

Keterangan Gambar : Revitalisasi pembangunan pasar tradisional Kuta Bumi.
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang - Kendati adanya penolakan tentang pembangunan pasar Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Perumda pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) tetap akan melanjutkan Revitalisasi pembangunan pasar tradisional Kuta Bumi.
Tony Wismantoro Sub Kontraktor Perumda Pasar (NKR) saat di temui di Kantor Pasar Kuta Bumi, Selasa (23/5/2023) menegaskan, Perumda pasar Kabupaten Tangerang akan melanjutkan pembangunan pasar Kuta Bumi, saat ini Perumda Pasar (NKR) sedang menyiapkan Tempat Pasar Sementara (TPS) yang nantinya akan di tempati para pedagang pasar Kuta Bumi selama pembangunan berjalan.
"Terkait adanya penolakan pembangunan ya itu silahkan aja, berarti yang menolak tersebut tidak lagi mau berjualan di pasar Kuta Bumi ini, namun kami Perumda Pasar NKR tetap menyiapkan sesuai dengan jumlah pedagang di pasar Kuta Bumi," ujarnya.
Baca Lainnya :
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- BAZNAS Majalengka Salurkan Bantuan untuk 1.672 Warga Sepanjang Mei 2026
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Menurut Tony untuk jumlah pedagang di pasar tradisional Kuta Bumi sekitar 500 dan sudah mendaftar sekitar 300 pedagang dan yang belum mendaftar saat ini sekitar 200 pedagang.
"Bagi pedagang lama yang tidak mendaftar samapi akhir pembangunan nanti ya terpaksa kita tinggalkan dan akan di ganti dengan pedagang-pedagang yang baru," tegasnya.
Untuk diketahui, polemik revitalisasi gedung Pasar Kutabumi bermula ketika muncul desakan dari sejumlah pedagang terkait kondisi pasar yang sudah tak layak pakai.
Namun desakan tersebut kemudian ditolak para pedagang lain yang tergabung dalam Koperasi Pasar Taman (Kopastam) Kutabumi.
Mereka menilai bahwa revitalisasi pasar merupakan upaya penyerobotan tata kelola pasar yang telah mereka kelola sejak tahun 2005 lalu oleh Perumda Pasar NKR.
Sementara, Mantri pasar Kuta Bumi Hafidz membantah adanya pungutan terkait pembelian Tempat Pasar Sementara (TPS) bagi pedagang pasar Kuta Bumi.
"Perumda pasar NKR tidak melakukan pungutan biaya untuk menempati Tempat Pasar Sementara (TPS) yang lokasi tidak jauh dari pasar Kuta Bumi yang lama, ada juga pembayaran Uang Tanda Jadi (UTJ) bagi pedagang lama yang sudah mendaftar, itu juga variatif ada yang 2 juta, 3 juta," jelasnya.
Hafidj mencontohkan kios di pasar Kuta Bumi hasil Revitalisasi misalnya dengan harga 17 juta nantinya akan di kurangi Uang Tanda Jadi (UTJ) tersebut dalam pembayarannya.
"Jadi uang yang masuk dari para pedagang tersebut bukan pungutan untuk menempati pasar sementara dan itu tidak di pungut biaya alias gratis. Untuk revitalisasi pasar tradisional Kuta Bumi sendir di perkirakan akan memakan waktu 2 tahun," tutupnya. **(Jhn)

















