Peringati Hari Anak Nasional, DPRD Kota Bogor Siapkan Instrumen Untuk Lindungi Anak Kota Bogor

By Johan MP 23 Jul 2024, 14:25:30 WIB Jawa Barat
Peringati Hari Anak Nasional, DPRD Kota Bogor Siapkan Instrumen Untuk Lindungi Anak Kota Bogor

Keterangan Gambar : Peringati Hari Anak Nasional, DPRD Kota Bogor Siapkan Instrumen Untuk Lindungi Anak Kota Bogor


MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Bogor - Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, menghadiri acara Hari Anak Nasional yany diselenggarakan oleh Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kota Bogor di ruang Serbaguna, gedung DPRD Kota Bogor, Selasa (23/7/2024).

Dalam sambutannya, Atang menyampaikan anak-anak di Kota Bogor harus bisa merasakan rasa aman dan nyaman, sekaligus rasa sayang dari lingkungan sekelilingnya. Untuk bisa merealisasikan hal tersebut, Atang menyebut bahwa kebijakan untuk mewujudkan bogor ramah anak harus diprioritaskan.

"Perlu kita hadirkan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan buat anak-anak agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Agar hak-hak mereka terpenuhi sehingga tumbuh menjadi pribadi yang positif" jelas Atang.

Baca Lainnya :

Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan instrumen regulasi, kebijakan prioritas, dan sinergi kolaborasi dengan berbagai pihak.

Untuk instrumen regulasi, Atang menyebut bahwa saat ini DPRD Kota Bogor tengah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKLP) dan Raperda tentang Perlindungan Perempuan dan Anak.



"Kami ada Raperda PPKLP untuk mengurangi tindak kekerasan di lingkungan pendidikan. Berikutnya juga ada Raperda tentang perlindungan anak. Mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu setahun ini," ujar Atang.

Tak hanya itu, Atang juga mengajak Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah, untuk menyiapkan infrastruktur dan ruang publik yang ramah anak. Agar anak-anak Kota Bogor bisa tumbuh dengan diselimuti rasa bahagia.

"Kita perlu perbanyak lagi ruang publik untuk bermain dan berkreasi anak-anak. Perlu diperluas di wilayah-wilayah yang dekat dengan rumah mereka. Sehingga, anak-anak akan tumbuh menjadi sehat," jelas Atang.

Selain kedua hal tadi, Atang juga menyampaikan perlunya sinergi dan kolaborasi yang lebih intens lagi antar berbagai pihak.

"Komunikasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, sekolah, orang tua, anak-anak, dan juga pemerhati anak insya Allah akan semakin menguatkan upaya meminimalisir pelanggaran terhadap hak anak", pungkasnya.(**)




  • Hujan di Jatiwangi dan Harapan Baru UMKM

    🕔05:57:32, 12 Mar 2026
  • DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang

    🕔19:30:24, 12 Mar 2026
  • Menteri Ara Lepas 14 Truk Genteng UMKM dari Majalengka

    🕔20:56:09, 11 Mar 2026
  • Ateng Sutisna Luncurkan Website Resmi, Buka Kanal Aspirasi Warga Jabar IX

    🕔09:59:19, 10 Mar 2026
  • Kejari Majalengka Bongkar Dugaan Korupsi Hibah KONI 2024 - 2025

    🕔11:53:22, 10 Mar 2026