- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
Pengamat: Demokrasi Sedang Tidak Baik Baik Saja

Keterangan Gambar : Frans Immanuel Saragih, Presidium Perhimpunan Aktivis 98
JAKARTA. Pada tanggal 27 Januari 2024 telah berlangsung pertemuan antara Kaukus 89-90 dan Aktivis 98 dalam Acara Bedah Buku perihal Pemilu Curang bertempat di Kantor Rekan Indonesia
Acara berjalan cukup alot, dihadiri lebih dari 100 orang aktivis lintas organ dan lintas angkatan.
Pengamat Komunikasi Politik Frans Immanuel Saragih menyatakan melalui sambungan telpon Bahwa Pertemuan Yang Seringkali terjadi oleh para aktivis lintas angkatan dan organ dengan bahasan yang hampir mirip menandakan bahwa ada Problem Yang Sama di mata Para Aktivis yang membahayakan demokrasi kita ujar Frans.
Baca Lainnya :
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Refleksi Sumpah Pemuda 2025: Saatnya Bangsa Kembali ke Demokrasi Pancasila
- DKPP RI Perkuat Integritas Pemilu Lewat Penegakan Etika Penyelenggara
- Dugaan Pemotongan Uang Transportasi Peserta Sosialisasi Bawaslu Kota Tangerang Mencuat
- Cermati DPS, Bawaslu Kabupaten Blitar Pastikan Pemilih TMS Dicoret humas ini Penjelasannya
Karena sangat tidak mungkin bahasan yang sama dari kelompok yang berbeda selalu di dengungkan. Berarti ada kecemasan tingkat tinggi bahwa potensi kecurangan Pemilu tinggi Dimata para aktivis lintas angkatan.
Ini tidak bisa dianggap biasa biasa saja, perlu kita telaah lebih lanjut, karena banyaknya kecemasan yang sama cetus Frans Saragih yang juga Aktivis 98.
Dalam diskusi bedah buku tersebut hadir Bung Cusmin dan Bung Standard Kia mewakili Kaukus 89-90 sedangkan dari PA 98 diwakili Oleh Ivan Panusunan dengan Host Ketum Rekam Indonesia Bung Agung Nugroho.
Pertanyaan yang timbul dari peserta yang hadir juga seputar potensi kecurangan dan model kecurangan.Hal tersebut dijawab dengan jelas oleh para Pembicara
Dalam sambungan telpon Frans menyampaikan : Kesadaran Demokrasi Yang Benar coba disampaikan oleh Para Aktivis Lintas Angkatan kepada masyarakat, jadi biarkan masyarakat untuk mengetahui sejelas jelasnya apa apa saja yang mungkin terjadi. Masyarakat harus dicerdaskan bukan diberikan berita berita yang tidak benar. Terkadang kebenaran itu pahit, tetapi Kebenaran tetap akan menjadi kebenaran tutup Frans yang juga Celeg Nasdem DPRD DKI JAKARTA dari Nasdem wilayah Jakarta Pusat, nomor urut 7.

















