- LSM LASKAR Angkat Bicara Carut Marut MBG di Blitar
- TaniBot System: Inovasi PRSI Menuju Era Smart Farming di Indonesia
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
Pengamat: Demokrasi Sedang Tidak Baik Baik Saja

Keterangan Gambar : Frans Immanuel Saragih, Presidium Perhimpunan Aktivis 98
JAKARTA. Pada tanggal 27 Januari 2024 telah berlangsung pertemuan antara Kaukus 89-90 dan Aktivis 98 dalam Acara Bedah Buku perihal Pemilu Curang bertempat di Kantor Rekan Indonesia
Acara berjalan cukup alot, dihadiri lebih dari 100 orang aktivis lintas organ dan lintas angkatan.
Pengamat Komunikasi Politik Frans Immanuel Saragih menyatakan melalui sambungan telpon Bahwa Pertemuan Yang Seringkali terjadi oleh para aktivis lintas angkatan dan organ dengan bahasan yang hampir mirip menandakan bahwa ada Problem Yang Sama di mata Para Aktivis yang membahayakan demokrasi kita ujar Frans.
Baca Lainnya :
- Bedah Buku di Universitas Sahid, GEMA Kosgoro Dorong Menlu Sugiono Pelajari Reunifikasi Korea: Game Theory
- Refleksi Sumpah Pemuda 2025: Saatnya Bangsa Kembali ke Demokrasi Pancasila
- DKPP RI Perkuat Integritas Pemilu Lewat Penegakan Etika Penyelenggara
- Dugaan Pemotongan Uang Transportasi Peserta Sosialisasi Bawaslu Kota Tangerang Mencuat
- Cermati DPS, Bawaslu Kabupaten Blitar Pastikan Pemilih TMS Dicoret humas ini Penjelasannya
Karena sangat tidak mungkin bahasan yang sama dari kelompok yang berbeda selalu di dengungkan. Berarti ada kecemasan tingkat tinggi bahwa potensi kecurangan Pemilu tinggi Dimata para aktivis lintas angkatan.
Ini tidak bisa dianggap biasa biasa saja, perlu kita telaah lebih lanjut, karena banyaknya kecemasan yang sama cetus Frans Saragih yang juga Aktivis 98.
Dalam diskusi bedah buku tersebut hadir Bung Cusmin dan Bung Standard Kia mewakili Kaukus 89-90 sedangkan dari PA 98 diwakili Oleh Ivan Panusunan dengan Host Ketum Rekam Indonesia Bung Agung Nugroho.
Pertanyaan yang timbul dari peserta yang hadir juga seputar potensi kecurangan dan model kecurangan.Hal tersebut dijawab dengan jelas oleh para Pembicara
Dalam sambungan telpon Frans menyampaikan : Kesadaran Demokrasi Yang Benar coba disampaikan oleh Para Aktivis Lintas Angkatan kepada masyarakat, jadi biarkan masyarakat untuk mengetahui sejelas jelasnya apa apa saja yang mungkin terjadi. Masyarakat harus dicerdaskan bukan diberikan berita berita yang tidak benar. Terkadang kebenaran itu pahit, tetapi Kebenaran tetap akan menjadi kebenaran tutup Frans yang juga Celeg Nasdem DPRD DKI JAKARTA dari Nasdem wilayah Jakarta Pusat, nomor urut 7.

















