- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
Pemkab Barut Gelar Rapat Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025 2030

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara gelar kegiatan penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) 2025–2030 yang ditandai dengan paparan awal di Ruang Rapat A Lantai I Setda Kabupaten Barito Utara, yang dilaksanakn di ruang rapat setda lt. I, Jumat ( 17/10/2025)
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Barito Utara Felix Soenadi Y. Tingan, didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Dinas Dalduk KB P3A, LPPKM Universitas Palangka Raya, dan dihadiri oleh serta jajaran Perangkat Daerah, akademisi dari Universitas Palangka Raya, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutan Bupati Barito Utara yang dibacakan oleh Wakil Bupati, Felix Soenadie menyampaikan bahwa penyusunan peta jalan ini merupakan langkah strategis untuk menghadapi tantangan kependudukan yang semakin kompleks, seperti ketimpangan persebaran penduduk, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemanfaatan bonus demografi.
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
“Kita perlu memiliki dokumen perencanaan yang mampu mengarahkan setiap sektor pembangunan agar selaras dengan dinamika kependudukan. Peta jalan ini tidak hanya berisi data, tetapi juga strategi implementatif dan indikator capaian yang dapat diukur secara berkelanjutan,” ucap Felix.
Penduduk bukan hanya objek, melainkan juga subjek pembangunan. Karena itu, pembangunan kependudukan harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia melalui kebijakan yang terpadu, berkelanjutan, dan berbasis data akurat. Wakil Bupati juga mengajak seluruh pihak, mulai dari perangkat daerah, lembaga mitra, akademisi, hingga masyarakat untuk berkolaborasi dalam perumusan dan pelaksanaan kebijakan kependudukan di Barito Utara.
Sementara itu Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Dr. Sunarto memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat daerah Pemkab Barut yang selalu mensuport kegiatan pada hari ini.
"Saya berharap sinergi antara seluruh steakholder terkait baik antara pemerintah daerah, provinsi maupun pusat dapat mewujudkan generasi emas 2045 dengan perencanaan yang baik terutama perencanaan tahun 2025-2030. Dengan adanya bonus demografi yang sangat baik kita harapkan dapat membangun indonesia yang lebih baik terkhusus diwilayah kabupaten Barito Utara" tutup Dr. Sunarto
selanjutnya Kepala Dinas Dalduk KB P3A, Silas Patiung dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan dilaksanakan bertujuan menyusun perencanaan peta jalan pembangunan kependudukan Kabupaten Bariro Utara tahun 2025-2030. "Dengan tersusunnya Peta Jalan Pembangunan Kependudukan Kabupaten Barito Utara 2025–2030, diharapkan arah kebijakan kependudukan daerah akan semakin jelas dan mampu mendukung visi pembangunan daerah yang berkualitas, sejahtera, dan berdaya saing menuju pembangunan berkelanjutan" tutup Silas Patiung
(A)
















