- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
- Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
Pemerintah Dorong Perguruan Tinggi Mampu Mencetak Wirausaha Baru

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Koperasi dan UKM(KemenkopUKM) terus berupaya mendorong Perguruan Tinggi termasuk Ikatan Alumni Kampus untuk menjadi “Pabrik Entrepreneur” yang mampu mencetak wirausaha sekaligus melahirkan inovasi dan ide baru dalam dunia bisnis.
Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki dalam suatu acara pembukaan Forum Bisnis (Forbiz) Ikatan Alumni (IA) UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) di Smesco Indonesia, Jakarta, Sabtu (29/7/2023). Mengatakan agar lebih banyak entrepreneur dicetak dari kampus atau perguruan tinggi termasuk salah satunya di UPN Veteran Yogyakarta.
"Saya memberikan apresiasi atas terselenggaranya Forum Bisnis Ikatan Alumni UPN Veteran Yogyakarta yang dimaksudkan untuk memperkuat kewirausahaan, UMKM, dan ekonomi nasional," Kata MenKopUKM Teten Masduki.
Baca Lainnya :
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
- Menteri Maman: Jakarta Fair Kemayoran Jadi Panggung Besar UMKM Menembus Pasar Lebih Luas
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Dibuka, Surga Belanja, Kuliner, dan Hiburan Keluarga
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Dukung Ekonomi Berkeadilan, Pemerintah Perkuat Ekosistem UMKM Lewat Bursa Wirausaha Unggulan
Acara yang diikuti ratusan UMKM alumni UPNVY itu juga dihadiri Ketua MPR Bambang Soesatyo, Rektor UPNVY Mohamad irha, Ketua Umum Ikatan Alumni UPNVY Zahrul Azhar, Ketua Umum IA UPNVY Jawa Timur Bramastyo, para Dekan Fakultas UPN Veteran Yogyakarya dan para tokoh Alumni UPN Veteran Yogyakarta.
MenKop Teten juga menyampaikan berbagai peluang dalam industri 5.0 ada di tangan anak muda. Begitupun dengan potensi ekonomi digital yang besar dimana 41 persen total transaksi ekonomi digital di ASEAN berasal dari Indonesia.
"Peluang lainnya yaitu tingginya minat pelaku UMKM untuk mempraktikkan bisnis hijau atau ramah lingkungan yang mencapai 94-95 persen," kata Teten.
"Sejalan dengan itu,lanjut Teten, untuk pertama kalinya Indonesia memiliki instrumen kebijakan yang kuat, dalam hal ini Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Kewirausahaan Nasional. "Artinya, target meningkatkan kewirausahaan nasional telah menjadi prioritas utama seluruh komponen bangsa," tandas MenKopUKM.
Karena itulah menurutnya peran kampus dan alumninya sangat strategis untuk bersama pemerintah terus mendorong dan mendampingi generasi muda menjadi wirausaha sukses.
Menkop menambahkan berdasarkan data BPS, 64 persen penduduk Indonesia adalah anak muda. Selain itu 73 persen anak muda Indonesia berminat berwirausaha sebagaimana riset SMERU pada 2022.
Dari data tersebut yang menggembirakan, 81 persen anak muda (17 sampai 35 tahun) tertarik menjalankan bisnis ramah lingkungan sesuai survei Indikator 2021.
Selanjutnya pemerintah secara konsisten terus memperbaiki ekosistem UMKM dan koperasi. "Saat ini, pendataan UMKM dan koperasi kita sudah jauh lebih baik. Tahun 2024 targetnya sebanyak 65 juta UMKM terekam ke dalam data base yang akan memudahkan pendampingan," kata MenKopUKM.
Sementara dari sisi pembiayaan, anggaran kredit KUR terus ditingkatkan setiap tahunnya. "Tahun 2023 alokasi KUR mencapai Rp450 triliun, jauh lebih besar dari tahun 2022 yang sebesar Rp365 triliun," ucap MenKopUKM.
Partisipasi UMKM di pasar digital juga memberikan gambaran yang baik dimana saat ini sudah mencapai 22 juta UMKM yang terhubung ke pasar digital, sebelumnya saat pandemi hanya 8 juta dan target di 2024 adalah 30 juta.
"Akhirnya saya berharap semoga acara Forum Bisnis Ikatan Alumni UPN "Veteran" Yogyakarta 2023 ini berjalan dengan lancar sebagai sumbangsih Kewirausahaan dan UMKM sebagai pilar dalam memajukan perekonomian IIndonesia kedepannya," tutup MenKopUKM Teten Masduki.
Reporter: Achmad Sholeh
*Jakarta, 29 Juli 2023*
*Humas Kementerian Koperasi dan UKM*
*Medsos resmi: @Kemenkopukm*

.jpg)



.jpg)











