- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD untuk Ekspor ke India-Pakistan
- FPPM dan Konsultan Hukum Desak Negara Harus Segera Hadir Atasi Konflik Pertanahan
- Pelebaran Jalan Yetro Sinseng dan Tumenggung Ditargetkan Selesai Desember 2026
- Usung Semangat Sportivitas, Endriansyah Siap Ramaikan Bursa Calon Ketua Umum The Jakmania
- Pembangunan Jalan Daerah di 37 Provinsi Rampung dan Diresmikan Presiden, Total 1.151 Km
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Pemutihan Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Fair 2026 Diminati Pengunjung
- Tangis dan Penantian 75 Tahun: Pemerintah Belanda Akhirnya Minta Maaf kepada Komunitas Maluku
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
Pembinaan disebut Mandul, Kabid dan Ratusan Kepsek SD Bakal di Perkarakan
Pembinaan disebut Mandul, Kabid dan Ratusan Kepsek SD Bakal di Perkarakan

Keterangan Gambar : ilustrasi aksi
MEGAPOLITANPOSCOM, Kota Tangerang,- dinas pendidikan kota Tangerang menolak disebut lemah dalam memberikan pengawasan dan pembinaan terhadap ratusan sekolah dasar yang diduga masih melakukan praktik pungutan liar.
Helmiati, Kepala bidang pembinaan SD pada dinas pendidikan kota Tangerang kepada wartawan mengaku pihaknya secara berkala dan berkelanjutan terus melakukan pembinaan terhadap ratusan kepala sekolah dasar khususnya negeri.
"Baik oleh kadis Kabid, kasi maupun oleh pengawas," ungkap Helmiati Rabu (31/8/2022).
Baca Lainnya :
- Ketum SMSI Sebut Pelaku Usaha Media Perlu Fokus Pada Pengembangan Usaha
- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang Fraksi PSI Lakukan Kegiatan Reses ke-3
Meski begitu dirinya mengaku belum bisa memonitor secara keseluruh sekolah yang disinyalir masih melakukan praktik pungutan liar.
"Bisa disebutkan sekolah mana yg melakukan pelanggaran, akan segera kami tindak lanjuti," ungkap dia.
Ditemui terpisah, Hilman Harahap Ketua LSM Barata Provinsi Banten mempertanyakan bentuk pengawasan dan pembinaan seperti apa yang telah dilakukan bidang pembinaan SD dinas pendidikan.
"Seperti apa, bagaimana dan hasilnya apa ?, karna berdasarkan data yang kita punya masih banyak sekolah dasar negeri yang diduga masih melakukan transaksi," jelas Hilman Saleh Harahap.
Masih menurutnya, berdasarkan pengakuan dari beberapa kepala sekolah yang berhasil ditemuinya, pembinaan yang disebut - sebut dilakukan secara berkala dan berkelanjutan tersebut disinyalir hanyalah sebuah dalih dari oknum pengawas dan pejabat dinas agar mendapatkan sedikit bagian dari dugaan transaksional disekolah.
"Banyak kepala sekolah yang mengeluhkan hal itu, dan beberapa diantaranya terang - terangan mengakui bahwa hasil dari dugaan transaksional itu sebagian disinyalir dipergunakan untuk memberi ongkos kepada oknum pengawas dan pejabat yang judulnya melakukan monitoring," ungkap dia.
Dengan begitu, ia mengaku akan melaporkan hal tersebut ke aparat penegak hukum agar kedepan tidak lagi segala bentuk transaksional disekolah.
"Seperti halnya dikabupaten Tangerang yang sudah mulai dilakukan pemeriksaan, kita juga akan melaporkan Kabid SD dan ratusan kepala sekolah SD dikota Tangerang agar ada efek jera," pungkasnya.(Hendro)












.jpg)




