- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
Pembinaan disebut Mandul, Kabid dan Ratusan Kepsek SD Bakal di Perkarakan
Pembinaan disebut Mandul, Kabid dan Ratusan Kepsek SD Bakal di Perkarakan

Keterangan Gambar : ilustrasi aksi
MEGAPOLITANPOSCOM, Kota Tangerang,- dinas pendidikan kota Tangerang menolak disebut lemah dalam memberikan pengawasan dan pembinaan terhadap ratusan sekolah dasar yang diduga masih melakukan praktik pungutan liar.
Helmiati, Kepala bidang pembinaan SD pada dinas pendidikan kota Tangerang kepada wartawan mengaku pihaknya secara berkala dan berkelanjutan terus melakukan pembinaan terhadap ratusan kepala sekolah dasar khususnya negeri.
"Baik oleh kadis Kabid, kasi maupun oleh pengawas," ungkap Helmiati Rabu (31/8/2022).
Baca Lainnya :
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- Jebol Sungai Cimanuk di Majalengka, Area Pertanian dan Rumah Warga Terendam Banjir
Meski begitu dirinya mengaku belum bisa memonitor secara keseluruh sekolah yang disinyalir masih melakukan praktik pungutan liar.
"Bisa disebutkan sekolah mana yg melakukan pelanggaran, akan segera kami tindak lanjuti," ungkap dia.
Ditemui terpisah, Hilman Harahap Ketua LSM Barata Provinsi Banten mempertanyakan bentuk pengawasan dan pembinaan seperti apa yang telah dilakukan bidang pembinaan SD dinas pendidikan.
"Seperti apa, bagaimana dan hasilnya apa ?, karna berdasarkan data yang kita punya masih banyak sekolah dasar negeri yang diduga masih melakukan transaksi," jelas Hilman Saleh Harahap.
Masih menurutnya, berdasarkan pengakuan dari beberapa kepala sekolah yang berhasil ditemuinya, pembinaan yang disebut - sebut dilakukan secara berkala dan berkelanjutan tersebut disinyalir hanyalah sebuah dalih dari oknum pengawas dan pejabat dinas agar mendapatkan sedikit bagian dari dugaan transaksional disekolah.
"Banyak kepala sekolah yang mengeluhkan hal itu, dan beberapa diantaranya terang - terangan mengakui bahwa hasil dari dugaan transaksional itu sebagian disinyalir dipergunakan untuk memberi ongkos kepada oknum pengawas dan pejabat yang judulnya melakukan monitoring," ungkap dia.
Dengan begitu, ia mengaku akan melaporkan hal tersebut ke aparat penegak hukum agar kedepan tidak lagi segala bentuk transaksional disekolah.
"Seperti halnya dikabupaten Tangerang yang sudah mulai dilakukan pemeriksaan, kita juga akan melaporkan Kabid SD dan ratusan kepala sekolah SD dikota Tangerang agar ada efek jera," pungkasnya.(Hendro)












.jpg)




