- Menteri Nusron Ungkap Kontribusi ATR/BPN terhadap Pendapatan DKI Jakarta Tembus Rp3,9 Triliun di 2025
- Wamen Ossy Dukung GALANG RTHB sebagai Langkah Strategis Pembangunan Berkelanjutan
- Serahkan 3.922 Sertipikat Aset Pemprov DKI Jakarta, Menteri Nusron: Selamatkan Aset Negara Senilai Rp102 Triliun
- Pemkab Barito Utara Atur Jam Kerja Selama Puasa, Pelayanan Tetap GASPOL
- Mudik Aman Berbagi Harapan, BUMN Fasilitasi Transportasi Gratis Lebaran 2026
- Peringatan Keras Revolutionary Law Firm Akan Pengelolaan Lahan Hutan Perhutani Harus Bijak
- Cepat Layani Aduan Masyarakat, Karo Humas dan Protokol ATR/BPN Imbau Jajaran Perkuat Koordinasi dengan Ditjen Teknis
- Melalui KKNP-PTLP, Taruna/i STPN Ikut Andil dalam Pemutakhiran Data Digital Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Pastikan Masyarakat Tetap Mendapatkan Pelayanan Pertanahan Pascabencana Hidrometeorologi
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
Pelopor Smart City, 47 Daerah di Indonesia Telah Replikasi Aplikasi Milik Kota Tangerang

Keterangan Gambar : Kota Tangerang untuk mewujudkan Kota Pintar atau Smart City akhirnya terwujud.
MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Perjalanan panjang Kota Tangerang untuk mewujudkan Kota Pintar atau Smart City akhirnya terwujud. Kota berjuluk Seribu Industri dan Sejuta Jasa ini mampu menjadi percontohan untuk kota dan kabupaten lain hingga provinsi dalam penerapan Smart City.
Tercatat, sudah 47 daerah di Indonesia mereplikasi aplikasi milik Kota Tangerang, baik provinsi, kabupaten, hingga berbagai kota di Indonesia. Diantaranya, Kabupaten Bandung, Kabupaten Belitung Timur, Kabupaten Pinrang, Kota Jayapura, Kota Padang Panjang dan terakhir ialah Kabupaten Poso.

Baca Lainnya :
- Geger Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan dan Stempel Kepala Desa di Majalengka
- Bupati Majalengka: Penerima Bansos Harus Terbuka, Stiker Dipasang untuk Pengawasan Bersama
- PWI Majalengka Rayakan HPN 2026, Pers Didorong Terus Jadi Garda Terdepan Demokrasi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
Kepala Diskominfo, Kota Tangerang, Indri Astuti menjelaskan Kota Tangerang merupakan satu-satunya daerah yang memiliki aplikasi terbanyak di Indonesia, yaitu 222 aplikasi. Terinci, 203 aplikasi web, 19 aplikasi mobile serta adanya 12 fasilitas sertifikat elektronik. Selain itu, memiliki super aplikasi Tangerang LIVE sebagai Super Apps layanan publik dengan 14 layanan dan 36 menu, yang saat ini telah didownload sebanyak 1.062.235 pengguna.

“Lewat aplikasi Tangerang LIVE, pelayanan publik di Kota Tangerang hingga saat sudah dalam satu genggaman. Mulai dari dari Layanan Gawat Darurat 112, Layanan Aspirasi Kotak Saran Anda (LAKSA), Layanan Pencari Kerja, daftar harga bahan pokok di pasar dan kumpulan berita terkait Kota Tangerang,” ungkap Indri.
Lanjutnya, pengembangan Smart City di Kota Tangerang berorientasi pada pemenuhan layanan kepada masyarakat. Sehingga, tidak heran jika sampai saat ini banyak sekali aplikasi yang telah dibangun oleh Pemkot Tangerang mampu menyelesaikan setiap tantangan dan persoalan yang ada di masyarakat.

"Kami telah bangun dua super aplikasi yaitu Aplikasi Tangerang LIVE yang berisi berbagai aplikasi layanan publik untuk masyarakat mulai dari layanan aduan dan juga job fair. Kemudian juga ada Aplikasi e-Government untuk aplikasi internal Pemkot Tangerang," jelasnya.
Sebagai informasi, selain lewat pengembangan aplikasi, implementasi Smart City di Kota Tangerang juga bisa dilihat di Smartcity.tangerangkota.go.id atau melalui enam pilar kota pintar. Yakni smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment. ** (ADV)

















