- Ramah Tamah Bersama Kasrem 102 Panju Panjung, Bupati Harapkan Kolaborasi Pemda dan TNI Semakin Solid
- Papipar Jadi Momentum Promosi Daerah, Anggota DPRD, H Tajeri Beri Pesan Ini
- Patih Herman, Papipar Bukan Sekedar Ajang,Tapi Kunci Promosi Pariwisata Barito Utara
- Pastikan Data Sertipikat Tanah Sesuai, Ini Cara Mudah Pengecekannya
- Buka Forum Bakohumas 2026, Sekjen ATR/BPN Tekankan Penyamaan Persepsi dalam Implementasi Sertipikat Elektronik
- Dari Majalengka ke Dunia : BAZNAS Buka Jalan Kolaborasi Internasional, Nasib Pendidikan Anak Dipertaruhkan
- Aliansi Nasabah Asuransi Indonesia menggelar aksi demonstrasi di belakang gedung Mahkamah Konstitusi
- Gebyar Masagi 2026 di Majalengka : Literasi, Kepedulian Sosial, dan Semangat Generasi Muda Menggema
- Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE
- Pelayanan Kantor Desa Kandawati Menuai Sorotan Terkait Dugaan Pungli
Patih Herman, Papipar Bukan Sekedar Ajang,Tapi Kunci Promosi Pariwisata Barito Utara

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara, Patih Herman, menghadiri malam grand final Pemilihan Putra Putri Pariwisata (Papipar) tingkat Kabupaten Barito Utara 2026 yang digelar di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (15/04/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 21 finalis, terdiri dari 8 finalis putra dan 13 finalis putri tersebut dihadiri Sekda Muhlis mewakili Bupati Barito Utara H Shalahuddin, serta jajaran forkopimda lingkup pemkab Barito Utara.
Dalam rangkaian acara tersebut Patih Herman juga mendapat kehormatan untuk melakukan penyematan selempang serta penyerahan piagam penghargaan kepada finalis.
Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang tersebut sebagai wadah pembinaan generasi muda di bidang pariwisata.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh finalis yang telah berpartisipasi. Kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang memiliki potensi besar dalam mempromosikan pariwisata Barito Utara ke tingkat yang lebih luas,” ujar Patih Herman.
Politisi Demokrat ini juga menekankan bahwa ajang pemilihan putra putri pariwisata bukan sekadar kompetisi, tetapi sarana pembentukan karakter generasi muda.
“Kegiatan ini bukan hanya mencari yang terbaik, tetapi juga membentuk generasi muda yang percaya diri, berwawasan luas, serta mampu menjadi duta wisata yang membawa nama baik daerah,” tambahnya.
Menurutnya, peran generasi muda sangat penting dalam memperkenalkan potensi wisata lokal agar semakin dikenal dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.
Disamping itu dia juga berharap para pemenang nantinya dapat menjalankan peran sebagai duta wisata dengan penuh tanggung jawab serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
(A)













