- Viral Sekolah Rusak di Majalengka! Kadisdik Buka Fakta : Sudah Diusulkan, Tapi Terbentur Aturan Pusat
- Apel Pagi di PUPR, Bupati Barito Utara Dorong Kinerja Responsif dan Profesional
- Pemkab Barito Utara Dorong Literasi Keuangan Syariah Lewat SICANTIKS 2026
- Bupati Shalahuddin Buka Kegiatan SICANTIKS 2026, Dorong Literasi Keuangan Syariah di Barito Utara
- TPAKD Jadi Kunci, Pemkab Barito Utara Percepat Akses Keuangan hingga Pelosok
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Daerah
- KH Maman Imanulhaq : Jangan Mainkan Tiket Haji, Ini Soal Keadilan Umat!
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Warga Keluhkan Sulitnya Tanda Tangan Kades Kandawati dan Dugaan Jatah Rp1.200 per Meter
Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Daerah

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Bupati Barito Utara melalui Asisten II Setda Barito Utara Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Bahrum F. Girsang, secara resmi membuka kegiatan Rapat Koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Semester I dan Coaching Clinic Triwulan I Tahun 2026.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Setda Barito Utara, Selasa (14/04/2026), sebagai forum sinergi, koordinasi, dan konsolidasi antar pemangku kepentingan dalam mendorong percepatan akses keuangan di daerah.
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten II disampaikan bahwa akses keuangan yang inklusif merupakan fondasi utama dalam memperkuat struktur perekonomian daerah, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta memperluas kesempatan usaha.
“Di tengah berbagai tantangan global dan dinamika ekonomi nasional, daerah dituntut untuk semakin adaptif, inovatif, dan kolaboratif dalam merumuskan kebijakan serta program kerja,” ujarnya.
Keberadaan TPAKD dinilai sangat krusial sebagai wadah koordinasi lintas sektor dalam memperluas akses layanan keuangan yang merata, terjangkau, dan berkelanjutan.
Melalui rakor ini, diharapkan dapat dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian program sebelumnya, sekaligus merumuskan langkah strategis ke depan agar setiap program benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain itu, pelaksanaan Coaching Clinic Triwulan I juga menjadi bagian penting dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya dalam perencanaan dan implementasi program TPAKD.
Pemerintah Daerah juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah, otoritas, lembaga jasa keuangan, dunia usaha, dan masyarakat guna mendorong inklusi keuangan hingga menjangkau seluruh lapisan, termasuk UMKM, petani, dan masyarakat di wilayah terpencil.
Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dapat terwujud serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
(A)











