- Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama
- PRSI Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Robotik di SDN Pancoran 07 Pagi Jakarta Selatan
- Sidak di RW 05 Poris Gaga, Komisi I : Para Pengembang di Kota Tangerang Harap Berikan Akses Jalan Untuk Warga
- Panggih Riadi, Kembali Mengabdi untuk Desa Sumberboto Maju
- Hanya di Jakarta Fair 2026, Produk Furniture Diskon hingga 60 Persen
- Terkait Isu Dugaan Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan “Mau Print”, Pemilik Percetakan Memberikan Klarifikasi dan Memohon Masyarakat Jangan Mudah Terbawa Opini Sesaat
- Dari Pupuk Bersubsidi hingga Klinik Kesehatan, KDMP Tamanmartani Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga
- PRSI dan PT Angri Pangan Indonesia Maju Teken MoU Dukung Program Robotika untuk Negeri
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
Parkiran Sepeda Motor Tangcity Dikeluhkan Pengendara

Keterangan Gambar : Lokasi area parkir Tangcity Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pengendara sepeda motor yang akan berkunjung ke Tangcity atau Ruko-Ruko yang ada disekitarnya, mengeluh dengan tempat parkir sepeda motor yang sempit dan tidak ada petugas parkir.
Johan Pimred megapolitanpos com saat berkunjung ke Tangcity menggunakan sepeda motor mengatakan saat ia masuk ke parkiran sepeda motor sempat bingung ketika akan memarkirkan kendaraannya, selain tempat parkir yang sempit, juga petunjuk rambu ke lokasi parkir membingungkan.
"Lahan parkirnya semakin menyempit, karena sebagian lahannya digunakan untuk arena permainan," ujarnya. Rabu, (9/8/2023).
Baca Lainnya :
- Majalengka Gaspol PAD, Retribusi TKA Tembus Target 5,6 Miliar
- Baznas-Polres Sumedang Khitan Massal, 82 Anak Terbantu Warga
- Polres Majalengka Bongkar Jaringan Tembakau Sintetis, 1 Ditangkap
- LKPM Soroti RTRW Majalengka, Ancaman Nyata bagi Investor
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
Johan lebih lanjut mengatakan selain tempat parkirnya yang terkesan semrawut juga tidak ada petugas yang ada di lokasi, untuk membantu pengendara yang kebingungan mencari tempat parkir.

"Biaya parkir lumayan mahal tapi kok kesannya pelayanan parkir Tangcity tidak maksimal khususnya untuk sepeda motor," tuturnya.
Johan juga mengatakan, hak pengguna parkir untuk mendapatkan tempat parkir yang nyaman diabaikan, dan pengelola Tangcity lebih mengutamakan membisniskan lahan parkir sebagai arena bermain.
Ia berharap pihak manajemen Tangcity mau memperbaiki layanan parkir yang digunakan sepeda motor, jangan sampai merugikan pengguna parkir sepeda motor.
Ahmad tajudin petugas parkir mengatakan ia hanya berkerja sebagai karyawan parkir, dan ia membenarkan banyak pengendara yang akan parkir kebingungan untuk mencari parkir.
"Lahan parkir ini sebagian digunakan untuk arena bermain, selama 1 bulan pak, sekarang baru berjalan 1 Minggu," tuturnya. ** (Nan)












.jpg)




