- Warga Mekarsari Komplain Sampah Jarang Diangkut, Dampak Truk Sampah DLHK Kota Tangerang Terbakar Sejak Mei.
- Oknum Pol PP Kota Tangerang Duduga Terima Pungli dari Pemilik Bangunan di Neglasari.
- Kaskogabwilhan II Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tekankan Pentingnya Menjaga Nilai-Nilai Pancasila.
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Teguhkan Komitmen Jaga NKRI.
- Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Depok Berlangsung Khidmat, Ini Pesan Supian Suri
- Pemprov DKI Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pramono Ajak ASN Jaga Keberagaman
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Kementerian UMKM Perluas Akses Pembiayaan Non-KUR melalui SHAT
Parkiran Sepeda Motor Tangcity Dikeluhkan Pengendara

Keterangan Gambar : Lokasi area parkir Tangcity Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang-Pengendara sepeda motor yang akan berkunjung ke Tangcity atau Ruko-Ruko yang ada disekitarnya, mengeluh dengan tempat parkir sepeda motor yang sempit dan tidak ada petugas parkir.
Johan Pimred megapolitanpos com saat berkunjung ke Tangcity menggunakan sepeda motor mengatakan saat ia masuk ke parkiran sepeda motor sempat bingung ketika akan memarkirkan kendaraannya, selain tempat parkir yang sempit, juga petunjuk rambu ke lokasi parkir membingungkan.
"Lahan parkirnya semakin menyempit, karena sebagian lahannya digunakan untuk arena permainan," ujarnya. Rabu, (9/8/2023).
Baca Lainnya :
- Babak Baru DPRD Majalengka, Sandi Fahmi Resmi Jadi Wakil Rakyat
- 7 Tersangka Diciduk, Narkoba Diduga Menyasar Pekerja Industri
- Knalpot Brong Disulap Jadi Patung Maung, Pesan Polisi untuk Warga
- Dua Pelajar Majalengka Bikin Gebrakan di PENTAS PAI Jabar 2026
- Mang Jemy Maju Pilkades Burujul Wetan, Bawa Misi Desa Sejahtera
Johan lebih lanjut mengatakan selain tempat parkirnya yang terkesan semrawut juga tidak ada petugas yang ada di lokasi, untuk membantu pengendara yang kebingungan mencari tempat parkir.

"Biaya parkir lumayan mahal tapi kok kesannya pelayanan parkir Tangcity tidak maksimal khususnya untuk sepeda motor," tuturnya.
Johan juga mengatakan, hak pengguna parkir untuk mendapatkan tempat parkir yang nyaman diabaikan, dan pengelola Tangcity lebih mengutamakan membisniskan lahan parkir sebagai arena bermain.
Ia berharap pihak manajemen Tangcity mau memperbaiki layanan parkir yang digunakan sepeda motor, jangan sampai merugikan pengguna parkir sepeda motor.
Ahmad tajudin petugas parkir mengatakan ia hanya berkerja sebagai karyawan parkir, dan ia membenarkan banyak pengendara yang akan parkir kebingungan untuk mencari parkir.
"Lahan parkir ini sebagian digunakan untuk arena bermain, selama 1 bulan pak, sekarang baru berjalan 1 Minggu," tuturnya. ** (Nan)













