- Wujud Solidaritas, Ratusan Paket Lebaran Dibagikan untuk Wartawan dan Masyarakat Prasejahtera
- KNPI Majalengka Konsolidasi Besar, Pemuda Didorong Jadi Motor Pembangunan Daerah
- Wakil Ketua DPC Gerindra: Peran Media Diakui Jembatan Komunikasi Kemasyarakatan Handal.
- Kapolda Metro Cek Pos Pengamanan Cikunir dan Pastikan Arus Mudik Lebaran 2026 Aman, Lancar
- IR H Ateng Sutisna Tegaskan Peran Strategis Jurnalis, Jadi Penyambung Lidah Rakyat
- Robotika untuk Negeri Menyapa Nias: PRSI Sumut Gelar Program Edukasi Teknologi di Gunungsitoli
- Lewat Robotika untuk Negeri, PRSI Sasar Sekolah hingga Pesantren
- PRSI Babel Gelar Fun Match Robot Soccer Saat Ngabuburit Komunitas
- Menkop Kunjungi Kantor Agrinas, Bahas Perkembangan Rencana Operasional Kopdes Merah Putih
- Polres Blitar Kota Laksanakan Ramp Check dan Tes Urine Sopir serta Awak Bus di Terminal Patria
Organisasi Madura Kompak Dorong Emil Dardak Pimpin Jawa Timur

Keterangan Gambar : Forum Mahasiswa Madura (Formad) se-Jabodetabek pada acara pengukuhan pengurus Formad periode 2025–2026 di Kantor Penghubung Pemda Jawa Timur.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, mendapat dukungan kuat dari kalangan mahasiswa Madura untuk maju menjadi Gubernur Jawa Timur menggantikan Khofifah Indar Parawansa yang kini tersandung kasus dugaan korupsi dana hibah bansos.
Dukungan tersebut disampaikan Forum Mahasiswa Madura (Formad) se-Jabodetabek pada acara pengukuhan pengurus Formad periode 2025–2026 di Kantor Penghubung Pemda Jawa Timur, Jakarta. Ketua Umum Formad, Sholeh, secara tegas menyatakan bahwa Emil Dardak dinilai sosok yang tepat dan layak memimpin Jawa Timur ke depan.
.jpg)
Baca Lainnya :
- Bupati Blitar : High Level Meeting TPID Mendorong Pengendalian Inflasi dan Percepatan Pembangunan Daerah
- Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan
- Yayasan Bisa Miliki SHM, Menteri Nusron Imbau Organisasi Keagamaan Tertibkan Aset Pesantren
- Dewas BPJS 2026-2031 Terpilih, Forum Jamsos Minta Pengawasan Jangan Formalitas
- Porprov Jatim ke - IV PSHT Kota Blitar Berjaya Sabet Prestasi 5 Emas 3 Perak 4 Perunggu
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan organisasi kemaduraan, antara lain Ikama (Ikatan Keluarga Madura), Ormas Madas Nusantara Pusat dan DKI Jakarta, para mantan Ketua Umum Formad, mahasiswa, serta tokoh masyarakat Madura lainnya. Pernyataan dukungan itu langsung disambut tepuk tangan meriah dari para undangan.
Dukungan ini muncul di tengah mencuatnya kasus dugaan korupsi dana hibah bansos Jawa Timur senilai Rp21 triliun, yang pertama kali dilaporkan LSM LIRA (Lumbung Informasi Rakyat). Kasus tersebut telah menyeret 21 tersangka, termasuk anggota dewan dan oknum partai politik. Gubernur Khofifah sendiri sudah diperiksa KPK karena disebut mengetahui aliran dana tersebut.
Meski mendapat dukungan terbuka, Emil Dardak memilih merespons dengan santai. Ia hanya mengapresiasi keberadaan Formad dan berjanji mendukung aktivitas organisasi mahasiswa tersebut, termasuk usulan agar Pemprov Jawa Timur menyediakan sekretariat bagi Formad di Jakarta.
Namun, menurut Ormas Madas (Masyarakat Madura Asli) Nusantara, pernyataan Formad tersebut memiliki nilai politis yang cukup besar. Pasalnya, jika Khofifah terbukti bersalah dan dipenjara, maka otomatis Emil Dardak akan naik menggantikannya sebagai Gubernur Jawa Timur.
“Saya rasa statemen Ketum Formad tepat. Emil Dardak sosok pemimpin humble, merakyat, dan tidak sombong, beda dengan Khofifah. Jadi kalau banyak dukungan dari warga Madura, termasuk Madas Nusantara, itu sangat wajar. Masyarakat butuh pemimpin yang baik dan visioner,” tegas Jusuf Rizal, Presiden LSM LIRA sekaligus tokoh Madura-Batak yang juga memimpin Madas Nusantara. di Jakarta, Selasa,(23/09/2025).
Sebagai catatan, Madas Nusantara adalah organisasi baru yang berdiri satu tahun lalu untuk mewadahi warga Madura di seluruh Nusantara dan diaspora di luar negeri. Organisasi ini dipimpin oleh KRH. HM. Jusuf Rizal, SH, pria keturunan Raja Sumenep Arya Wiraraja berdarah Madura-Batak, dengan jajaran pengurus seperti H. Acmad Fauzi (Ketua Harian), H. Mutarom (Waketum), H. Abbas Muni (Bendum), Syamsul Arifin (Ketua OKK), Andi Wijiono (Panglima Brikom), Arif (Ketua Koperasi dan UMKM), serta Ranti Tanjung (Koordinator BPJS).(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















