- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor saat usai Sholat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Puasa merupakan proses pendidikan yang berkesinambungan bagi orang-orang yang beriman. Pendidikan berkesinambungan yang mengantarkan umat Islam mencapai indikator yang paling mulia yaitu takwa. Manusia yang paling mulia disisi Allah yaitu yang paling takwa.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengungkapkan hal tersebut dalam ceramahnya dihadapan jamaah usai Salat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (19/2/2026) malam.
"Kita optimalkan kesempatan puasa di Bulan Ramadhan ini untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah, berbakti kepada orang tua, lebih dekat dan peduli kepada tetangga", tutur Adityawarman.
Baca Lainnya :
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Anggota Damkar Positif Narkoba, Dinas Terkait Tes Urine Massal Untuk Pegawai
- Ketua DPRD : Kehormatan Besar, Membaca Teks Proklamasi HUT RI ke 81
- KTH Blitar Marah Kerahkan Massa Gruduk Perhutani Tuntut Penyelesaian Masalah 90 Hari
- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
Lebih jauh Adityawarman mengajak jamaah untuk memadatkan aktivitas di Bulan Ramadhan dengan salat wajib maupun sunah, berinteraksi bersama Al-Qur'an, sedekah, dzikir, doa dan amal salih lainnya. Ia berharap beragam aktivitas ibadah tersebut menjadi kebiasaan yang terus dilanjutkan pasca Ramadhan nanti.

"Jika istiqomah dengan kebiasaan ini, nanti umat akan memiliki aqidah dan tauhid yang selamat. Akidah ini sangat penting dalam menopang ibadah dan muamalah sehingga masyarakat akan terdorong untuk mencari rezeki yang halal dan menjauhi hal-hal yang haram", papar Adityawarman.
Melalui pendidikan di Bulan Ramadhan ini, menurut Adityawarman, umat Islam akan bisa melaksanakan ibadah secara teratur dengan kesungguhan jiwa yang berdampak pada perbaikan perilaku.
"Dengan perilaku yang lebih baik ini maka dapat meminimalisir bahkan menegasikan konflik di tengah masyarakat", pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.(**)





.jpg)











