- Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus DPRD Kota Bogor Matangkan Raperda Pasar Rakyat
- Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan
- Bupati Rijanto : Program Gerai Z-Ifthar Ramadhan Dorong Peningkatan Ekonomi Pelaku UMKM Kabupaten Blitar
- PRSI dan Kemenekraf RI Perkuat Sinergi Creative-Tech, RoboSports Diusulkan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Nasional
- Dirut TVRI Iman Brotoseno Mundur karena Alasan Kesehatan, Tegaskan Tak Ada Tekanan Politik
- Muhammadiyah Umumkan Salat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
- Ramadhan Guncang Kesadaran! Ade Duryawan: Puasa Lawan Nafsu, Hancurkan Keserakahan
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna I, Bupati Sampaikan Pengantar Lima Raperda Strategis
- Menuju 2027 Pemkab dan DPRD Barito Utara Perkuat Sinergi Perencanaan Pembangunan
- Momen Silaturahmi dan Santunan Yatim, Karnain Asyhar Sampaikan Apresiasi untuk Kekeluargaan Urang Bangka
Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan

Keterangan Gambar : Ketua DPRD Kota Bogor saat usai Sholat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR-Puasa merupakan proses pendidikan yang berkesinambungan bagi orang-orang yang beriman. Pendidikan berkesinambungan yang mengantarkan umat Islam mencapai indikator yang paling mulia yaitu takwa. Manusia yang paling mulia disisi Allah yaitu yang paling takwa.
Ketua DPRD Kota Bogor Adityawarman Adil mengungkapkan hal tersebut dalam ceramahnya dihadapan jamaah usai Salat Tarawih di Masjid Al-Hidayah, Komplek Bukit Cimanggu City, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Kamis (19/2/2026) malam.
"Kita optimalkan kesempatan puasa di Bulan Ramadhan ini untuk beribadah mendekatkan diri pada Allah, berbakti kepada orang tua, lebih dekat dan peduli kepada tetangga", tutur Adityawarman.
Baca Lainnya :
- Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus DPRD Kota Bogor Matangkan Raperda Pasar Rakyat
- Adityawarman: Puasa Merupakan Proses Pendidikan yang Berkesinambungan
- Muhammadiyah Umumkan Salat Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026, Ini Jadwal Lengkapnya
- Ramadhan Guncang Kesadaran! Ade Duryawan: Puasa Lawan Nafsu, Hancurkan Keserakahan
- Momen Silaturahmi dan Santunan Yatim, Karnain Asyhar Sampaikan Apresiasi untuk Kekeluargaan Urang Bangka
Lebih jauh Adityawarman mengajak jamaah untuk memadatkan aktivitas di Bulan Ramadhan dengan salat wajib maupun sunah, berinteraksi bersama Al-Qur'an, sedekah, dzikir, doa dan amal salih lainnya. Ia berharap beragam aktivitas ibadah tersebut menjadi kebiasaan yang terus dilanjutkan pasca Ramadhan nanti.

"Jika istiqomah dengan kebiasaan ini, nanti umat akan memiliki aqidah dan tauhid yang selamat. Akidah ini sangat penting dalam menopang ibadah dan muamalah sehingga masyarakat akan terdorong untuk mencari rezeki yang halal dan menjauhi hal-hal yang haram", papar Adityawarman.
Melalui pendidikan di Bulan Ramadhan ini, menurut Adityawarman, umat Islam akan bisa melaksanakan ibadah secara teratur dengan kesungguhan jiwa yang berdampak pada perbaikan perilaku.
"Dengan perilaku yang lebih baik ini maka dapat meminimalisir bahkan menegasikan konflik di tengah masyarakat", pungkas legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini.(**)

















