Breaking News
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Nyaris di Rampok, Ban Pick Up Nasabah BRI di Tembak. Kapolres : Minta Pengawalan Polisi, Gratis

MEGAPOLITAN POS.COM, PAGAR ALAM - Alpian Madra (51) seorang 'tokeh kopi', merasa curiga melihat empat orang tak dikenal mengendarai dua motor dengan pakaian lengkap jaket dan helem tertutup mondar-mandir didepan gudang kopi miliknya di Jalan Raya Pagar Alam - Bengkulu dusun Pagar Gading Kecamatan Pagar Alam Utara Kota Pagar Alam Sumatera Selatan, Jum'at (8/4/22). Kecurigaan Alpian terbukti saat dirinya mengambil uang 150 juta rupiah di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Pagar Alam Jum'at sore pukul 14.00 WIBB. Keempat orang tersebut terus mengikuti dirinya yang mengendarai mobil pick up Mitsubishi L 300. Salahseorang dari mereka menembakkan senjata kearah ban mobil sebelah kiri bagian belakang, beruntung tidak berhasil mengemboskan ban. Merasa khawatir, Alpian memacu pick up nya dan mengarahkannya ke Kantor Polisi Sektor (Polsek) Pagar Alam Utara Polres Pagar Alam yang memang berada pada jalur pulang Alpian. "Sebenarnya saya sudah mulai curiga, karena dua motor yang dikendarai empat orang tersebut sudah tiga kali mondar-mandir didepan gudang kopi saya, dan benar saja, setelah saya mengambil uang di BRI tiba-tiba mereka muncul dan terus mengikuti saya, " jelas Alpian. Seraya memperlihatkan keberadaan pengendara motor tertangkap rekaman CCTV (Closed Circuit Television) yang terpasang digudang kopinya melalui Handphone miliknya dan menunjukkan ban mobil yang sudah ditembus kawat penyanggah payung dibagian pinggir. Sementara itu Kapolres Pagar Alam AKBP Arif Harsono. SIK, MH melalui Kasatreskrim AKP. Najamudin, SH saat dikonfirmasi Megapolitanpos.com, Minggu (10/4/22) saat menggelar buka bareng dengan beberapa awak media, menghimbau agar pihak bank dan nasabah untuk selalu waspada dan berhati-hati saat melakukan transaksi terutama dalam jumlah besar. " Khusus kepada nasabah yang mengambil uang dalam jumlah besar harus berhati-hati dan jangan sungkan untuk meminta pengawalan polisi, gratis alias tidak dikenakan biaya samasekali karena sudah menjadi tugas kami dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, " jelas kasatreskrim. Ditambah Najamudin, selain menghimbau bank terutama bagian keamanan dan pengawasan, untuk selalu mengawasi situasi lingkungan bank tempatnya berjaga dan nasabah, pihaknya juga akan lebih mengintensifkan anggotanya untuk berpatroli terutama menjelang Idul Fitri 1443 H. Dimana transaksi, baik di bank-bank maupun tempat bisnis lainnya diperkirakan akan mengalami peningkatan yang tentukan akan berpotensi menimbulkan kejahatan seperti coper dan perampokkan. "Pihak keamanan bank harus lebih peka membaca situasi lingkungan bank tempatnya dan mengawasi jika ada gerak gerik orang yang mencurigakan, segara melapor ke polisi. Kami juga akan terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyakat Pagar Alam dan terus mengintensifkan patroli utamanya menjelang hari raya Idul Fitri 1443 H, " pungkas mantan anggota Jatanras Polda Sumsel ini. (JF)

















