- DPMPTSP Barito Utara Paparkan Lima Manfaat Perizinan bagi Pelaku Usaha Mikro
- Buka Bimtek Perizinan Usaha Berbasis Risiko dan LKPM, Wabup Tekankan Pemahaman Pelaku Usaha Terhadap OSS-RBA
- Dua Pria Pelaku Pembunuhan Berencana di Pinang Ranti Jaktim Berhasil Ditangkap
- Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah.
- Menkop Kukuhkan Prof. Yudi Azis Sebagai Rektor IKOPIN University
- Anggaran BPJS Kesehatan Disorot DPRD Kota Bogor
- Anggaran BPJS Kota Bogor Menjadi Sorotan DPRD Kota Bogor
- Soal Video AI Prof Djokosoetono, Mintarsih: Tiga Pendiri Blue Bird Hilang
- Jangkau Lokasi Sempit, Babinsa Dan Komduk Patroli Malam Gunakan Motor.
- TMMD 130 Jadi Kado Istimewa HUT Kab Tangerang Ke-394.
Menteri UMKM Sebut Layanan CBI SME Bureau Dukung Akses Pembiayaan yang Inklusif

Keterangan Gambar : Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPO COM, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyebut Layanan CBI SME Bureau yang baru saja diluncurkan di Jakarta, Rabu (25/6), akan mendukung akses pembiayaan yang semakin inklusif bagi UMKM.
"Dengan adanya CBI SME Bureau, saya berharap dapat mendorong perluasan pembiayaan alternatif B2B (business to business) sekaligus membantu UMKM memenuhi kebutuhan pembiayaan dan mengelola risiko keuangan secara lebih aman dan terukur," kata Menteri Maman saat memberi sambutan dalam peluncuran Layanan CBI SME Bureau untuk UMKM.
Layanan CBI SME Bureau merupakan fasilitas pengelolaan bisnis dan keuangan yang dirancang khusus untuk UMKM di Indonesia. Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan UMKM untuk mengetahui dan memantau kondisi bisnis dan keuangan mitra dan calon mitra UMKM dengan lebih baik.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
- Kementerian UMKM dan Barantin Permudah Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor
- 14 Ribu Keluarga Penerima Manfaat Disiapkan Masuk Ekosistem Kewirausahaan Kementerian UMKM
Maman menekankan pentingnya laporan keuangan yang baik bagi pengusaha UMKM, guna membangun kekuatan institusi usaha sekaligus membuka peluang akses pembiayaan.
Hal ini, kata Menteri Maman, yang melatarbelakangi Penandatangan Perjanjian Kerja sama antara Kementerian UMKM dan Credit Bureau Indonesia (CBI) sekaligus peluncuran Layanan CBI SME Bureau.
Kementerian UMKM, kata Menteri Maman, terus mendorong pemanfaatan skema pembiayaan B2B guna melengkapi pembiayaan dari lembaga keuangan.
Menurutnya UMKM sebagai pemasok, distributor, atau penyedia jasa kerap memberikan kemudahan pembayaran berjangka waktu kepada mitra buyernya. Namun, skema ini berisiko jika terjadi keterlambatan atau gagal bayar dari mitra.
"Layanan ini berperan sebagai platform informasi untuk memverifikasi kredibilitas calon mitra dan membantu UMKM memitigasi risiko keuangan," ujarnya.
Menurut Menteri Maman, ada tiga manfaat utama layanan CBI SME Bureau bagi pengusaha UMKM.
"Selain memitigasi risiko keuangan UMKM, layanan ini juga bermanfaat untuk memastikan pembayaran tepat waktu dari mitra UMKM, serta membantu UMKM membangun profil kredit yang dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pengajuan pembiayaan kepada lembaga keuangan," ujarnya.
Pada tahap awal, Menteri Maman melanjutkan, bentuk nyata kerja sama Kementerian UMKM dengan CBI adalah memberikan akses gratis laporan kredit bagi 1.000 UMKM guna pemanfaatan informasi perkreditan untuk mendukung pengembangan usaha dan akses pembiayaan yang inklusif.
Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat proses analisis dan pengambilan kebijakan pembiayaan UMKM ke depan.
“Kemitraan dengan CBI ini memperluas pilihan pembiayaan bagi pelaku UMKM, tidak hanya melalui skema konvensional, tetapi juga melalui pembiayaan alternatif berbasis kemitraan bisnis. CBI SME Bureau akan menjadi instrumen penting dalam mitigasi risiko keuangan dan membangun profil kredit UMKM, yang dibutuhkan untuk menjangkau pembiayaan formal,” ujar Temmy Satya Permana.
Sementara itu, Direktur Utama CBI, Anton K. Adiwibowo, menegaskan peran CBI SME Bureau sebagai bagian dari komitmen CBI dalam peningkatan literasi kredit, perluasan inklusi keuangan berbasis data, dan manajemen risiko bagi pengusaha UMKM.
“Melalui layanan CBI SME Bureau, proses penilaian dan manajemen risiko kredit kepada mitra UMKM akan menjadi lebih cepat, efisien, dan akurat. Kami berharap CBI SME Bureau dapat menjadi katalisator bagi UMKM untuk naik kelas dalam mendukung usaha dan akses pembiayaan yang sehat, inklusif dan berkelanjutan,” ujar Anton.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


1.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)



.jpg)






