- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
MenP2MI Karding Ingin Lounge Pekerja Migran Tak Hanya Tempat Singgah Tapi Juga Pusat Informasi

MEGAPOLITANPOS.COM, Lombok Tengah - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Abdul Kadir Karding, resmikan Lounge Pekerja Migran Indonesia (Lounge PMI), di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (Bizam) Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (12/12/2024).
Menteri Karding, bersama Pj. Gubernur NTB, Mayjen TNI (Purn) Dr. Hassanudin, serta Anggota Komisi IX DPR-RI, Muazzim Akbar, menyatakan jika peresmian tersebut sebagai penanda dimulainya rangkaian Hari Buruh Migran Internasional, atau Migrants Day 2024, pertama setelah BP2MI menjadi Kementerian.
“Dengan launching lounge di Bandara NTB ini, saya ingin fungsi lounge tidak hanya tempat singgah saja, tetapi harus ditambahkan dua jenis pelayanan lagi. Yakni sebagai pusat informasi segala hal tentang pekerja migran Indonesia. Tentang keberangkatan, tentang kepulangan, informasi pelindungan, dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Baca Lainnya :
- Lansia dan Disabilitas Warga Desa Bululawang Bersyukur BLT-DD Mengucur
- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
Sedangkan pelayanan ke dua, Menteri Karding ingin meningkatkan personel lounge, agar melakukan service yang lebih bagi pekerja migran Indonesia.
“Bahkan jika perlu, kita jemput dari pesawat, kita kawal barang bawaannya, kita arahkan ke transportasi yang aman dan resmi,” ujarnya.
Selama ini, menurut aduan yang masuk ke Karding, pekerja migran Indonesia yang baru mendarat pulang sering menjadi sasaran empuk bagi oknum-oknum yang ingin memeras pekerja migran. Modusnya adalah menawarkan transportasi, penukaran uang, serta jasa-jasa lainnya dengan biaya yang tinggi.
“Jangan bilang pekerja migran itu pahlawan jika masih dipalak sana-sini. Kasihan mereka sudah bekerja meninggalkan keluarganya di kampung halamannya, pulang masih saja diperas. Saya akan perkuat personel masing-masing lounge dengan pekerja yang punya hati,” tegasnya.
Menteri Karding bersyukur bahwa lounge PMI di Bizam ini, terwujud berkat dukungan dari Pemda yang serta dukungan fasilitas dari Menteri BUMN di pusat.
“Saya berharap, di era kementerian baru kami, Kementerian P2MI ini, peresmian dan optimalisasi pelayanan lounge ini, dapat diterapkan di seluruh bandara-bandara internasional di daerah lainnya. Semoga hak-hak pekerja migran tetap terjaga di Indonesia maupun di luar negeri. Dengan Rahmat Allah subhanahu wa ta'ala, launching lounge PMI dan rangkaian Migrants Day 2024 saya nyatakan dimulai,” pungkas Karding.(*/Anton)

















