- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Mendag Zulkifli Hasan: Alhamdulillah, Harga Beras Sudah Mulai Turun

MEGAPOLiTANPOS.COM, Bogor – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan, sejumlah komoditas barang kebutuhan pokok (bapok) sudah mulai berangsur turun. Beberapa di antaranya beras dan cabai. Hal ini disampaikan Mendag Zulkifli Hasan usai memantau harga dan pasokan bapok di Kebon Kembang (Pasar Anyar) di Bogor, Jawa Barat pada Senin, (18/3).
"Alhamdulillah, harga beras sudah mulai turun, sesuai apa yang sudah saya sampaikan beberapa waktu lalu. Mudah-mudahan akhir bulan dan bulan depan sudah panen raya sehingga harga beras lokal kembali normal. Untuk beras Bulog memang stabil karena diguyur terus dari Pemerintah, baik beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun yang premium," ujar
Baca Lainnya :
- Pak Gembus SPOT Plus Hadir di Tebet, Bukti Inovasi Waralaba Kuliner Indonesia Terus Berkembang
- Produk Indonesia Kian Diminati di Arab Saudi, Kemendag Perkuat Promosi dan Penjajakan Bisnis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Harga Pangan Terkendali Pasca-Lebaran, Pemerintah Pastikan Stok Bapok Aman
Mendag Zulkifli Hasan.
Mendag Zulkifli Hasan melanjutkan, untuk komoditas cabai diharapkan harga tetap stabil dan tidak mengalami penurunan cukup banyak. Hal ini bertujuan agar petani tidak mengalami kerugian.
"Harga cabai pada Jumat lalu tercatat Rp85.000/kg, tapi hari ini sudah Rp60.000/kg, hampir normal. Namun, kalau lebih murah, apalagi sampai Rp30.000/kg, maka petani bisa merugi," tambah Mendag Zulkifli Hasan.
Berdasarkan pantauan, harga beras medium tercatat Rp15.000--16.000/kg, beras premium Rp17.500--18.000/kg, beras SPHP Bulog Rp10.900/kg, gula pasir curah Rp17.000/kg, minyak goreng curah Rp18.000/kg setara Rp16.200/liter, minyak goreng Minyakita Rp15.000/lIter, minyak goreng kemasan premium Rp20.000/liter, tepung terigu kemasan Rp12.500/kg, telur ayam ras Rp32.000/kg, daging ayam ras Rp40.000-42.000/kg, daging sapi Rp130.000/kg, cabai merah keriting Rp60.000/kg, cabai merah besar Rp40.000/kg, cabai rawit merah Rp50.000/kg, bawang merah Rp35.000/kg, bawang putih honan Rp40.000/kg, dan bawang putih kating Rp45.000-50.000/kg.
Usai meninjau Pasar Anyar Mendag Zulkifli Hasan menghadiri Pasar Murah di Kelurahan Sukasari Bogor. Pasar murah ini merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kota Bogor yang bekerja sama dengan GS The Fresh Supermarket.
Pada pasar murah ini dijual berbagai bapok dengan harga di bawah harga pasar. Adapun produk yang dijual, yaitu beras SPHP dengan harga Rp53.000--54.000/5kg, beras premium Rp72.000/5kg,
minyak goreng Minyakita Rp14.000/liter, minyak goreng premium Rp16.000/liter, gula Rp16.500/kg, garam Rp2.000/250g, ayam broiler Rp29.000/ekor, serta telur ayam Rp30.000/kg.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)
.jpg)







1.jpg)





