- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
- Jakarta Fair 2026 Siap Dongkrak Ekonomi, Pemprov DKI Dukung Penuh Menuju Kota Global
- Patih Herman Dorong Sinkronisasi Aturan Tanah Adat dalam Raperda
- Pembahasan Raperda Adat, Nurul Anwar Tekankan Kepastian Hukum Tanah Adat
- Bupati Barito Utara Lantik Pengurus Kwarcab Pramuka Masa Bakti 2026–2031
- Bupati Barito Utara Tekankan Disiplin ASN Saat Pimpin Apel Pagi
MBG Tingkatkan Gizi Anak, Sekaligus Gerakkan Ekonomi Lokal
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Peluncuran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Barito Utara membawa semangat baru dalam peningkatan kualitas gizi masyarakat sekaligus menggerakkan roda ekonomi lokal.
Kegiatan ini dilaksanakan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia 1, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Rabu (15/10/2025).
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menjelaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari kebijakan nasional yang telah memberikan dampak nyata sejak diluncurkan pada Januari 2025.
Baca Lainnya :
- Pertamina: Harga BBM Pertamax 92 Naik Menjadi Rp 16.250/liter, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
- Kepala BGN Nanik Deyang Siapkan Reformasi Program MBG, Fokus Efisiensi Anggaran dan Kualitas Gizi
- Said Iqbal Masuk Istana, Siapkan Rekomendasi Kebijakan untuk Buruh dan Pekerja Migran
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pemkab Bogor Bersiap Lebarkan Jalan Puncak, Bangunan di Bahu Jalan dan Saluran Air Terancam Ditertibkan
Menurut data pemerintah pusat, program ini telah menumbuhkan lebih dari 5.800 dapur pelayanan gizi di 38 provinsi dan menciptakan ratusan ribu lapangan kerja baru. Melalui kolaborasi dengan UMKM, petani, nelayan, serta koperasi, MBG turut memperkuat ekonomi desa dan memperluas distribusi bahan pangan lokal.
“Program ini bukan hanya soal gizi, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari dapur ke dapur, dari desa ke kota, kita ingin melihat ekonomi tumbuh bersama,” tutur Shalahuddin
Ia juga menambahkan, keberhasilan program nasional ini akan terus diperkuat melalui sinergi lintas sektor di daerah. Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kata dia, berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan yang menyejahterakan seluruh lapisan masyarakat.
(A)
















