- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
- 585 Personel Gabungan Jajaran Polda Metro Disiagakan pada Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Semakin Semarak dengan Pertunjukan Barongsai Berkelas Dunia
- BNI Apresiasi Prestasi Alwi Farhan di Australia Open 2026, Pembinaan PBSI Dinilai Berhasil
- Jaga Stabilitas Keamanan Koramil 06/ Cbd dan Koramil 09/Setu Patroli Malam
- Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
Mak Rini : Aplikasi Pupuk Biosaka, Mitra Petani Atasi Kelangkaan Pupuk

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Temuan baru di bidang pertanian, yakni dengan Biosaka yang merupakan hasil temuan Muhamad Ansar yang asli petani Blitar, melalui metode temuan terbaru didunia pertanian organik modern yang terbentuk sebagai bio-technology (biologi-teknologi) dapat menjawab kesulitan petani masalah kesulitan pupuk.
"Putra terbaik Kabupaten Blitar ini diharapkan bisa mengembangkan dan menerapkan ilmunya untuk semua petani khususnya di Kabupaten Blitar, dengan demplot di desa Bendosewu Kecamatan Talun adalah bukti nyata hasil karya putra Blitar ini menunjukan bulir bulir padi yang sangat banyak," ucap Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah saat menghadiri panen raya Metik Padi Aplikasi Biosaka, bertempat di area pertanian desa Bendosewu Kecamatan Talun pada Selasa (06/09/22).

Baca Lainnya :
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Pesan Megawati Kepada Generasi Muda Dalam Bulan Bung Karno
- Sambut Kedatangan Megawati di Bulan Bung Karno Sebagai Loyalitas Kader Partai
- Pertamax Naik, Usaha Rakyat Terpukul! Pedagang dan Ojol di Majalengka Menjerit
Masalah kelangkaan pupuk adalah hal yang sangat komplek bagi petani, untuk itu Bupati Blitar sangat mengapresiasi temua pupuk baru di Kabupaten Blitar, sebelum melakukan petik padi, Rini Syarifah juga melihat langsung proses pembuatan Biosaka, Biosaka ternyata tidak menggunakan mikroba maupun proses fermentasi dalam pembuatannya,” seperti dalam penjelasan Muhamad Ansar, bahkan Ansar yang pernah menyampaikan dalam satu webinar di Jakarta, beberapa waktu lalu." sebenarnya Biosaka bukan teknologi yang rumit, tapi hanya sesuatu yang sederhana sekali.dalam membuatnya tidak menggunakan mesin, hanya dengan cara dedaunan ini diremas remastangan,”jelas Ansar kepada Bupati Blitar
Sebuah temuan yang diawali pada tahun 2006, Ansar mengaku awal dirinya hanya ingin membantu petani, dari experimen ini sekarang berkembang dengan baik di Blitar. Selanjutnya Biosaka, ia mulai melakukan riset tahun 2006. Kemudian mulai dikembangkan secara masif pada tahun 2011 melalui pemberdayaan petani. “Dalam riset ini kami terus memberikan pendampingan dan observasi langsung kepada petani,” ungkapnya.
Selanjutnya pada tahun 2019 bersama Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Blitar Ansar mulai melakukan pendampingan di wilayah Kabupaten Blitar, khususnya petani di wilayah Kecamatan Wates. Saat itu jumlahnya hanya 1-2 petani. Dengan metode penyampaian dari mulut ke mulut dibantu petugas pertanian lapangan, perkembangan selama 2 tahun pendampingan teknologi Biosaka sudah mulai diuji coba pada skala luas. Diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Ir. Wawan Widianto mendampingi Bupati Blitar Rini Syarifah
Data dari Dinas Pertanian Kabupaten saat ini hampir di setiap kecamatan di Kabupaten Blitar sudah menerapkan pemupukan dengan Biosaka. Hanya saja dalam kapasitas jumlah petani masih terus dilakukan oleh Petugas Penyuluh Lapangan. Yang jelas penggunaan Biosaka dari hari ke hari terus berkembang.(za/mp)
















