Breaking News
- 10 Propemperda 3 di Prakarsa DPRD Kabupaten Bandung.
- Bupati Shalahuddin Apresiasi Pandangan Fraksi PKB terhadap Raperda Perubahan APBD 2026
- Erick Soedjasa Pulang ke Indonesia atas Kemauan Sendiri, Kuasa Hukum: Bukan untuk Hindari Proses Hukum
- Pemkab Barito Utara Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi Terkait APBD-P 2026
- Ciptakan Kondusifitas Wilayah, Babinsa Koramil CBD Dan Ciputat Patroli Kamtibmas Malam.
- Bupati Barito Utara Minta Penyelesaian Batas Desa Mea dan Tongka Dipercepat
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Sosialisasi PSDN, Dorong Kesadaran Bela Negara dan Penguatan Komcad.
- Babinsa Cireundeu Hadiri Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026.
- Catat Tanggalnya, Pemkot Tangerang Buka Layanan KB Gratis 15–18 September 2026.
- Akses Pedestrian Jadi Prioritas, Trotoar Jalan Bouraq-Lio Baru Kota Tangerang Diperbaiki.
Kresnayana Festival Masuk 10 Top Event Jatim, Bupati Blitar Launching Udeng Cakra Palah

MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar- Sebuah karya seni yang diinisiasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemprov Jatim dengan Dinas Pariwisata Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar, kembali digelar di Amphiteater kawasan wisata Penataran pada Sabtu malam (12/03/22). Kresnayana Festival dari pementasan perdana hingga yang pentas yang ke VI di tahun 2022 merupakan pagelaran sendratari kolosal ini ternyata sudah masuk 10 top event-nya Jawa Timur, pada gelaran ke VI malam itu mengisahkan tentang "The Romance of Kresna” (tembang katresnan sang Narayana. Red).
Namun, karena masih dalam masa pandemi Covid 19, pertunjukan yang banyak mengundang masyarakat, Pemkab Blitar membatasi jumlah pengunjung, pagelaran bisa disaksikan melalui salah satu stasiun TV swasta lokal, melalui youtube Pemkab Blitar dan youtube Amazing Blitar, melalui pertunjukan ini diharapkan selain keindahan destinasi wisatanya, juga seni budaya Kabupaten Blitar akan lebih dikenal, menarik dan mendatangkan wisatawan, lokal dan manca negara. Hal ini disampaikan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah saat membuka acara Festival Kresnayana VI.
"Festival Kresnayana Ini Masuk Dalam 10 Top Evennya Provinsi Jawa Timur. Ini berkat kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Blitar dengan Pemprov Jawa Timur. Terima kasih kami sampaikan kepada Kepala Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, serta penghargaan, apresiasi kepada semua pihak yang mendukung atas terselenggaranya seni budaya lokal Kabupaten Blitar, Festival Kresnayana,"ujar Bupati.
Sekilas tentang Kresnayana VI yang mengambil judul tembang katresnan, masih kata Hj.Rini Syarifah, dalam judul ini mengisahkan asmara Kresna yang juga titisan Bathara Wisnu ini ingin mendapatkan Putri Kerajaan Lesanpura yang terkenal sangat cantik yakni Dewi Setyobomo yang disayembarakan untuk dipinang raja dari berbagai negara." Namun perjodohan ini tidak dikehendaki oleh Setyabomo, karena hakikatnya yang memiliki pilihan siapa raja yang pantas untuk mendampingi sebagai suaminya kelak dalam ikatan pernikahan. Sedang pihak Kurawa mengatur strategi kekuatan untuk mendukung Baratayudha berusaha kuat untuk menikahkan Pandita Durna dengan Setyaboma. Namun strategi Kurawa terbaca oleh Kresna hingga akhirnya Kresna memutuskan mengikuti sayembara dan berusaha meminang Setyaboma untuk diperistri. Dengan demikian misi Kresna telah tercapai sebagai pembawa
misi Kresna telah tercapai sebagai pengayom semua mahkluk di bumi untuk kedamaian abadi," paparnya.
Pada kesempatan yang sama orang nomor satu di Kabupaten Blitar ini juga melaunching sebuah imajinasi karya seniman Blitar yang akan dijadikan udheng khas Blitar yang dinamai "UDHENG CAKRA PALAH “.
"Ini merupakan bentuk karya kreatif seniman Blitar, yang menggambarkan batik motif khas Blitar yang dinamai Batik Cakra Palah yang ingin saya promosikan sebagai motif batik khas Blitar, juga sebagai identitas Udheng Blitar. Udheng ikat kepala ini merupakan perpaduan antara Mataraman dan Jawa Timuran.
Bila dicermati disisi kanan udheng terdapat motif simbul Gunung Kelud, sisi belakang adalah perlambang Candi Palah/ Penataran, dan bagian atas udheng terdapat motif Cakra Palah, samping kanan dan kiri udheng terdapat 7 lipatan, 7 dalam bahasa jawa disebutnya Pitu, yang dimaknai Pitulungan, (pertolongan. Red) dengan simbol pertolongan ini berharap agar masyarakat Blitar selalu mendapat berkah dan limpahan rahmat dari Allah SWT," ucap Rini Syarifah.
Bupati juga berharap kedepan Festival Kresnayana tetap rutin terselenggara secara rutin dan pada 2023 Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur tetap menganggarkan Festival Kresnayana di Kabupaten Blitar, dan lebih bersinergi dengan DisparbudPora Kabupaten Blitar.
"Melalaui pergelaran seni budaya ini saya berharap bisa menjadikan daya tarik sekaligus mendukung promosi pariwisata di Kabupaten Blitar agar terus bangkit, serta dapat menggeliatkan UMKM sehingga perekonomian masyarakat lebih baik dan meningkat," pungkasnya. (Adv.kmf/za/mp)


.jpg)




.jpg)
.jpg)







