- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
- Ateng Sutisna Satukan Ribuan Bobotoh, Nobar Final Persib di Majalengka Meriah
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Perkuat Posisi Indonesia sebagai Hub Pangan dan Perdagangan Global
- Kapolres Majalengka Ajak Bobotoh Junjung Sportivitas Saat Nobar Persib vs Persebaya
- Munjirin Panen Padi Ciherang di Cakung, Urban Farming Bali Lestari Hasilkan 10 Ton Gabah
- PTPN I Ubah Aset Jadi Mesin Pertumbuhan, Cafe dan Gerai Produk Hilir Segera Hadir
Komunitas Kawan Ceria Bersama Pelindo Mengajar Gelar Pelatihan Robotika di SMAN 28 Jakarta

Keterangan Gambar : Komunitas Kawan Ceria Bersama Pelindo Mengajar menggelar pelatihan Robotika di SMAN 28 Jakarta
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Komunitas Kawan Ceria Bersama Pelindo Mengajar Gelar Pelatihan Robotika di SMAN 28 Jakarta, Jum'at 25 Oktober 2024.
Kawan Ceria adalah komunitas yang terdiri dari penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) untuk persiapan pendidikan luar negeri.
Acara ini dihadiri oleh Yuli Sri Wilanti selaku Asisten Deputi Pengembangan Agribisnis Holtikultura Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Freude TPH selaku Direktorat Jasa Kelautan di Kementerian Kelautan dan Perikanan, hadir pula para siswa dari beberapa sekolah, seperti SMA Negeri 8, SMA Negeri 109, SMA Negeri 3, SMA Wardaya, SMP 103, SMP Sudirman, dan masih banyak lagi. Dalam mengadakan acara ini, Komunitas Kawan Ceria berkolaborasi dengan SMAN 28 dan Pelindo Mengajar.
Baca Lainnya :
- PRO RI Resmi Menjadi Sayap Partai PRI, Siap Kawal Kedaulatan Teknologi Nasional
- PRSI dan KADIN Indonesia Gelar Audiensi Bahas Sinergi Menuju Terbentuknya Industri Robotik Nasional
- PRSI dan Universitas Budi Luhur Teken MoU untuk Perkuat SDM dan Ekosistem Teknologi Nasional
- WRC dan MMU Akan Sukseskan World Robotic Center Competition 2025 di Malaysia
- Penuhi Undangan International Meeting WRC di Malaysia, Ketum PRSI : Tingkatkan Investasi Industri Robotik di Indonesia
Rahmadewi Hardjanti Taloputri, anggota Kawan Ceria, menjelaskan bahwa robotika merupakan salah satu bidang yang ingin anggotanya ajarkan ke siswa-siswi di berbagai sekolah. Meski materi Robotika belum diajarkan di seluruh sekolah, Rahma percaya bahwa bidang ini akan dibutuhkan di masa depan.
"Kami menjadi komunitas yang sering berbagi, terutama di bidang matematika, bahasa Inggris, dan robotika. Kita ingin berbagi ilmu buat para siswa, SMA dan juga SMP, yang ke depannya menjadi generasi penerus bangsa yang mendukung Indonesia Emas 2045," kata Rahma kepada wartawan.
Selama Pelatihan Robotika digelar, seluruh siswa diajarkan tentang pentingnya penggunaan dan pemanfaatan papan mikrokontroler Arduino. Platform open-source ini bisa diterapkan di berbagai sektor seperti pertanian, kepelabuhan, hingga kelautan.
Dalam sesi pemaparan tentang Digitalisasi Pertanian, Yuli menjelaskan bahwa teknologi seperti Internet of Things (IoT) Agriculture juga perlu diintegrasikan ke pertanian. Petani memerlukan teknologi ini untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi biaya, dan lainnya.
Sementara itu, topik mengenai kepelabuhan dibawakan oleh Manager Komersial, Operasi, dan Teknik Pelindo, M. Rizwan Nasution. Rizwan menjelaskan bahwa digitalisasi sangat berkaitan dengan kendaraan dan sistem yang digunakan di pelabuhan.
Teknologi Arduino bisa diintegrasikan ke dalam sistem pengendali di pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi dari berbagai sisi. Berkat teknologi ini, pelabuhan bisa menerapkan sistem otomatisasi.
"Digitalisasi itu bisa ditingkatkan dengan robotika Arduino. Bukan hanya sistem digital aja, tapi dia bisa terhubung, ter-connect, atau terintegrasi dengan sistem mekanik, Pelabuhan itu sudah robotik semua, sudah sistem. (efisiensinya) terasa di biaya dan waktu." Kata Rizwan.
Sementara itu, Freude menjelaskan tentang pentingnya penggunaan teknologi dalam mengeksplorasi laut. Saat ini, teknologi seperti drone untuk bawah laut masih sulit untuk dikembangkan dan biayanya sangat mahal. Oleh karena itu, Freude memotivasi para siswa untuk mengembangkan robotika yang dapat berguna di masa depan.
"Acara ini sesuatu yang seharusnya ada di semua sekolah, "Tema ini relevan dengan perkembangan teknologi. Kita harap anak-anak kita tidak hanya jadi penonton, mereka bisa jadi pelaku dan tentunya menciptakan robot-robot yang bagus bagi masa depan kita."( Pungkasnya).











1.jpg)





