- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
- Nurhadi Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Dengan Rutin Skrining Kesehatan
- Operasi Keselamatan Lodaya 2026 Digelar, Ratusan Personel Amankan Majalengka
- DPR Dorong Percepatan Teknologi Pengolahan Sampah Usai Tragedi Bantargebang
- Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital
- Kementerian ATR/BPN Tegaskan Tidak Ada Program Pemutihan Sertipikat Tanah
Kolaborasi Positif DAD Barito Utara dan PT SMM, Wujud Kepedulian untuk Anak Kurang Mampu

MEGAPOLITANPOS.COM
- Muara Teweh - Semangat gotong royong dan kepedulian sosial kembali
ditunjukkan oleh Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara melalui program
“Kolaborasi Positif, Berbagi Keberkahan: Dayak Kuat, Dayak Bermartabat.”
Program ini terlaksana atas kerja sama antara DAD Barito Utara dan PT Suprabari Mapamindo Mineral (SMM) Group, dengan dukungan sejumlah perusahaan lainnya yang ada di wilayah Barito Utara.
Baca Lainnya :
- Pengusaha Majalengka H. Memet Tasmat Berbagi dengan Wartawan Jelang Idul Fitri 2026
- Universitas Bandar Lampung Perkuat Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Coding dan Robotik
- Semarak Ramadan, PWI Jaya Salurkan Ratusan Bingkisan untuk Yatim dan Dhuafa
- Anggota DPRD Barito Utara Hadiri Safari Ramadhan dan Peresmian Masjid Nurul Iman di Desa Lemo I
- Menkop Teken MoU dengan AL Jamiyatul Washliyah untuk Mengembangkan Usaha Melalui Koperasi
Kegiatan
yang digelar di Kantor DAD Barito Utara pada Jumat (07/11/2025) ini dikemas
dalam bentuk bakti sosial “Jumat Berkah”.
Beragam
bantuan disalurkan, mulai dari khitanan gratis bagi 10 anak kurang mampu,
pemberian insentif guru TPA, sumbangan Al-Qur’an, buku zikir, busana muslim,
hingga perlengkapan pemulasaraan jenazah seperti kain kafan, tandu, dan celemek
pemandi jenazah.
Ditempat
kegiatan, CSR Advisor PT Turangga, H. Fakhrur Razy, menyampaikan bahwa kegiatan
ini merupakan bagian dari implementasi program pemberdayaan masyarakat dan
kolaborasi lintas lembaga yang berorientasi pada nilai kemanusiaan.
“Kami
sangat mengapresiasi langkah DAD Barito Utara yang menggandeng kami dalam
kegiatan sosial ini. Semoga menjadi berkah dan ke depan bisa dikembangkan untuk
bantuan lintas agama,” ujar Fakhrur Razy.
Sementara itu, Mula Dewi Purwanti, selaku Humas Kelembagaan DAD Barito Utara, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi.
Mula menambahkan, kegiatan sosial ini merupakan langkah awal menuju gerakan kemanusiaan berkelanjutan.
Karena
ini mrrupakan Program lintas agama, maka berikutnya, lanjut Mola akan
menyasar anak-anak non-muslim agar seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan
manfaat yang sama.
“Kami
ingin memastikan bahwa program ini tidak berhenti di satu titik. Semoga tahun
depan kami masih bisa berbagi kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan,
tanpa membedakan latar belakang,” ujarnya penuh harap.
Dalam kegiatan ini, PT SMM juga menyalurkan bantuan insentif sebesar Rp500 ribu untuk tujuh guru TPA Masjid Bengaris Dermaga.
Salah
satu pengajar menyampaikan rasa syukurnya, karena bantuan tersebut menjadi
penyemangat untuk terus mengajar anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Selama
ini kami tidak tega memungut bayaran dari santri, karena kebanyakan mereka
berasal dari keluarga yang kesulitan ekonomi. Bantuan ini benar-benar
meringankan,” tutur salah satu guru TPA.
Program
“Kolaborasi Positif” DAD Barito Utara bersama PT SMM tidak sekadar menyalurkan
bantuan, tetapi juga menumbuhkan harapan baru tentang arti solidaritas dan
keberagamaan dalam harmoni.
Melalui
langkah kecil namun bermakna ini, semangat “Dayak Kuat, Dayak Bermartabat”
semakin hidup, menjadi bukti nyata bahwa nilai kemanusiaan adalah bahasa
yang menyatukan.

















