- Sebanyak 19 Ribu keluarga Miskin PBP Kota Blitar Menerima Bantuan
- Dandim 0808 Blitar Usai Upacara HUT RI ke 81 Lanjut Ziarah ke Makam Bung Karno
- Kenakan Pita Hitam, 9 Ribu Personel Gabungan TNI Polri Kawal 47 Kegiatan Termasuk Demo di Jakarta
- Polda Metro Peduli Korban Gempa NTT, Kirim 12 Truk Bantuan Kemanusiaan
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Semangat Kemerdekaan Menggema di Barito Utara, Merah Putih Berkibar di Arena Tiara Batara
- Tutup Rangkaian Kegiatan Hut 8I RI Pemkab Barito Utara Gelar Resepsi dan Malam Ramah Tamah
- H.Parmana Setiawan dan Gun Sri Witanto Turut Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Ramah Tamah
- Wakil Ketua I DPRD H. Benny Siswanto Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Silaturahmi
- Jalin Silaturahmi Antara Legislatif dan Pemerintah, Politisi PKB Hadiri Resepsi Kenegaraan HUT Ke-81 RI
Ketum PB. Formula: Kenapa Bangsa Arab Diam Melihat Pembantaian oleh Zionis Israel Terhadap Rakyat Palestina

Keterangan Gambar : Ketum PB. Formula Saat Bertemu Dengan Pengusaha Malaysia
MEGAPOLITANPOS.COM: Kedatangan Islam dan pembawanya, Muhammad S.A.W di tengah masyarakat Bangsa Arab, sungguh merupakan suatu reformasi besar. Dalam suatu masyarakat yang saat itu cenderung mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan.
Islam dengan al-Qur’an sebagai sumber utamanya mampu merubahnya dalam waktu yang relatif singkat. Sebelum Islam datang, masyarakat Arab merupakan komunitas yang mengabaikan atau mengingkari fitrah manusia.
Peperangan yang terjadi antara suku dan kabilah yang berlangsung selama puluhan tahun, penguburan bayi perempuan hidup-hidup, penyembahan kepada berhala, serta penindasan terhadap warga yang mempunyai status sosial rendah oleh para bangsawan merupakan bagian dari hidup mereka.
Baca Lainnya :
- PB. Formula: Hukum Cenderung Tajam Ke Bawah Tapi Tumpul Ke Atas
- Ketua Umum PB. Formula Mendukung Keputusan Ketua MUI Bidang Fatwa, Jangan Beli Produk AS yang Tidak Halal
- KH. Maruf Amin bersama menteri Nasaruddin Umar Resmikan Berdirinya Formula Santri
- Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Membuka Acara Workshop Sejuta Ustadz Entrepreneur PB. Formula
- PB. Formula dan Kementerian Pertanian Bersinergi di Program Hilirisasi Komoditas Strategis Perkebunan Tahun 2025-2027
Seolah-olah itu semua merupakan pandangan hidup mereka. Tidak itu saja, kegemaran mereka terhadap khamar, fanatisme kesukuan yang tinggi, dan penempatan kaum perempuan pada derajat yang rendah adalah cara hidup yang lazim dijumpai.
Kondisi masyarakat yang demikian tentunya tidak dapat dikatakan sebagai masyarakat ideal mengingat hal-hal tersebut tidak mencerminkan masyarakat yang beradab
Sebelum datang Nabi Muhammad SAW, di antara kabilah dengan kabilah berperang. Bermusuhan dan berebut tanah pengembalaan ternak atau berebut unta ternak itu sendiri. Karena rebutan ini mereka saling membunuh maka timbullah perpecahan di antara suku dengan suku atau kabilah dengan kabilah.
Nabi Muhammad SAW telah mempersatukan bangsa Arab dengan ajaran Agama Islam. Bangsa ini sebelum beliau diutus tak mengenal cinta kasih dan menyukai keributan.
Bangsa Arab ini telah beratus-ratus tahun tidak mengenal persatuan, karena tidak ada suatu cita untuk mempersatukan, tulis Prof Hamka dalam karyanya Tafsir Al-Azhar
Kemudian, Rasulullah Hadir ditengah Mereka, untuk Mengajarkan, cinta kasih ,tolong menolong, persaudaraan dan persatuan.
“Orang-Orang mukmin dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi bagaikan satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh sakit, maka seluruh tubuhnya ikut merasakan tidak bisa tidur dan panas (turut merasakan sakitnya)” Shahih Muslim 4685)
Dan tolong menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa Nya.Q.S Al-Ma'idah [5] : 2
Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadikan kamu karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu darinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu agar kamu mendapat petunjuk.Q.S Ali 'Imran [3] : 103
" Hadist Nabi, Tidaklah seseorang dari kalian sempurna imannya, sampai ia mencintai untuk saudaranya sesuatu yang ia cintai untuk dirinya" pungkas Ketum PB. Formula
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Hampir saja para umat (yang kafir dan sesat) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka berkumpul menghadapi makanan dalam piring. Kemudian seseorang bertanya, 'Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?' Rasulullah bersabda, "Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai sampah yang dibawa oleh air hujan. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian 'Wahn'. Kemudian seseorang bertanya, 'Apa itu 'Wahn?' Rasulullah berkata, "Cinta dunia dan takut mati." (HR. Abu Dawud dan Ahmad)
Opini oleh Ketum PB. FORMULA
Tuan Guru Dedi Hermanto.
(Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam )

















