- Pemkab Barito Utara Dorong Konsolidasi Ormas TBBR Lewat Rapimda I
- Fuomo Dorong Kreator Indonesia Jadi Pelaku Bisnis, Siapkan Fitur AI Analytics Engine
- DPRD Sambut Positif Langkah Pemkot Tangerang Akhiri Kerja Sama PSEL Dengan PT Oligo
- Darurat Sampah Nasional : DPRD Minta Pemkot Kota Tangerang Mentransformasi Tata Kelola Sampah
- DPRD Apresiasi Respons Cepat Pemkot Tangerang Tangani Banjir
- Ketua DPRD Terima Tokoh Agama dan Masyarakat, Tabayun Soal Isu Revisi Perda 7 & 8
- AC Manual vs AC Digital di Mobil Modern: Prinsip Sama, Cara Rawatnya Tak Boleh Salah
- Raymond Indra dan Joaquin Ukir Runner-up di Istora, Disebut Penerus Kevin/Marcus
- Anggota DPRD Barito Utara Nilai ORARI Tetap Strategis di Tengah Perkembangan Teknologi
- Alwi Farhan Juara Tunggal Putra Indonesia Masters 2026, BNI: Bukti Pembinaan PBSI Efektif
Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Membuka Acara Workshop Sejuta Ustadz Entrepreneur PB. Formula

Keterangan Gambar : Ketum PB. Formula Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto bersama Sekjen Kemendag RI
MEGAPOLITANPOS.COM: Jakarta- Sekretaris Kementeria Perdagangan RI, Bapak Isy Karim membuka kegiatan Workshop Sejuta Ustadz Entrepreneur yang di gagas oleh Pengurus Besar Forum Ulama dan Aktivis Islam (PB, Formula) kerjasama dengan Kementeria perdagangan RI. Peserta yang hadir adalah Pengurus Daerah dan Kota dari seluruh Indonesia khususnya, Jabodetabek, Bandung dan Salatiga yang telah mempunyai usaha kecil dan menengah yang ingin mengembangkan usaha dan produknya.
Kegiatan yang di fasilitasi oleh Kemendag RI dilaksanakan seharian sejak pukul 08.00 sd 16.00 Wib berlokasi di aula lantai 2 Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ekspor dan Jasa Perdagangan (PPEJP), Jalan Jl. Letjen S. Parman No.112, RT.3/RW.8, Tomang, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat. Jumlah peserta keselurahan ada 125 orang yang sebagian berfrofesi sebagai ustadz, guru, kyai dan pengajar yang mempunyai usaha kecil dan menengah . Rabu, 8 /10/25.
Dalam sambutanya, Sekjen Kemendag RI yang baru dilantik pada Januari 2025 lalu mengucapkan terima kasih kepada PB. Formula yang telah bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan RI dalam rangka mengoptimalkan para wirausaha yang ingin mengembangkan usahanya, melalui kegiatan workshop ini.
Baca Lainnya :
- Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan RI, Membuka Acara Workshop Sejuta Ustadz Entrepreneur PB. Formula
- PB. Formula dan Kementerian Pertanian Bersinergi di Program Hilirisasi Komoditas Strategis Perkebunan Tahun 2025-2027
- Ketum PB. Formula Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H
- PB. Formula Ikuti Acara MUI Pusat, Workshop Peran Ulama Dalam Perjuangan Kebangsaan
- PB Formula: Jadilah Agen Perubahan Jangan Menjadi Korban Perubahan
" Kita Indonesia dengan jumlah penduduk sekitar 275 juta jiwa, sangat prihatin, karena masih kalah dengan negara tetangga yang mempunyai banyak wira usaha , negara yang terkenal gemah ripah loh jinawi masih kekurangan para pengusaha umkm " kata Isy Karim
" Indonesia saat ini menjadi pasar negara lain yang sangat potrensial, semoga kegiatan workshop sejuta ustadz entrepreneur dapat menjadikan kekuatan baru ekonomi dimasa mendatang, menuju Indonesia emas" tambahnya
"Kami siap membantu, memfasilitasi dan mempromosikan, peserta workshop hari ini sampai UMKM Go International, kita ada bisnis matching yang mempertemukan pelaku pengusaha yang ingin melakukan eksport, ada perwakilan kita di 32 negara tentunya harus sudah di kurasi" pungkasnya.
Ketua Umum PB. Formula, Tuan Guru Drs Dedi Hermanto, mengatakan bahwa PB, Formula salah satu programnya adala masalah ekonomi umat, pengurus Formula, Ustadz, Kyai dan Ulama harus mengedukasi umatnya, bahwa tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah adalah kita harus fokus mempunyai jiwa entrepreneur, menjadi seorang wira usaha dan pengusaha yang dapat menggaji orang lain.
" PB. Formula memberikan apresiasi dan bangga, bahwa Kementerian Perdagangan RI telah mendukung kerjasama kegiatan entrepreneur untuk para pengusaha UMKM, insya Allah dari sini kita harapkan akan lahir pejuang ekonomi umat Islam seperti , Abu Bakar Asshidiq, Usman Bin Affan, Abdurrahman bin Auf dan lainnya" pungkas Ketum











.jpg)




