- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
- Wali Kota Blitar Raih Juara 3 Nasional Berkinerja Tinggi dari Mendagri
- Komite Lintas Agama Gelar Halal Bihalal di Jakarta Barat, Perkuat Toleransi dan Persatuan Bangsa
- Jelang May Day 2026, Bupati Majalengka Kumpulkan Serikat Buruh : Janji Serap Tenaga Kerja hingga Jaga Kondusivitas Investasi
- Kapolres Majalengka Tegaskan Pengamanan Humanis May Day 2026 : Aspirasi Buruh Dijamin, Ketertiban Jadi Prioritas
- Heboh! Warga Temukan Mayat Mengambang di Sungai, Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan
Kepala BNN RI Hadiri Upacara Peringatan Hari Korban Narkoba di Singapura

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Penyalahgunaan narkoba telah menjadi masalah serius yang memakan banyak korban jiwa. Para penyalahguna tidak hanya terjebak dalam lingkaran candu yang menyiksa fisik maupun mental, tetapi juga merenggut masa depan bahkan nyawa mereka sendiri. Dalam rangka mengenang mereka yang menjadi korban akibat penyalahgunaan narkoba, Pemerintah Singapura telah menetapkan setiap Jumat ketiga di bulan Mei sebagai Hari Peringatan Korban Narkoba (Drug Victims Remembrance Day).
Sebagai bentuk solidaritas dan kerja sama regional dalam penanggulangan narkoba, Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marthinus Hukom, turut menghadiri upacara peringatan yang secara resmi dibuka oleh Menteri Hukum dan Dalam Negeri Singapura, K. Shanmugam, tersebut, di Suntec City Convention & Exhibition Centre Singapura, pada Jum'at (16/5/2025).
Kehadiran Kepala BNN RI menunjukkan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama lintas negara untuk memerangi peredaran gelap narkoba dan memberikan dukungan bagi korban penyalahgunaan narkotika.
Baca Lainnya :
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Tak Pakai Helm hingga Lawan Arus? Kini Langsung Tertangkap ETLE Handheld di Kota Tangerang
- Kejati Banten Diduga Lamban Tangani Lapdu LSM Barata
- Baznas Kabupaten Blitar Hadir Dengan Konsep Nyata Bedah Kesenjangan Sosial dan Ekonomi
- DPRD Kota Tangerang Desak RDF Dibangun di Tiap Kecamatan, Sampah Rawa Kucing Bisa Berkurang Drastis
Shanmugam mengatakan bahwa pada 2025, ada dua remaja berusia 16 dan 18 tahun meninggal karena dugaan overdosis narkoba pada bulan Januari. Kini, Singapura terus berjuang melawan penyalahgunaan narkoba yang menjadi isu serius di kalangan anak muda.
"Masih banyak kasus tragis lainnya, tetapi syukurlah jumlahnya masih sedikit. Kami menemukan bahwa Kami menangkap pelaku kekerasan yang semakin muda. Tahun lalu, pelaku kekerasan termuda berusia 13 tahun. Selama dua tahun terakhir, lebih dari separuh pelaku kekerasan baru yang ditangkap berusia di bawah 30 tahun," ujar K.Shanmugam.
Dalam acara peringatan, Kepala BNN RI turut menyalakan lilin dan mengheningkan cipta bersama para tamu undangan sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Pada kesempatan yang sama, juga ditayangkan film pendek film berjudul Remember Us yang mengangkat kisah pilu dampak penyalahgunaan narkoba, yang setiap tahunnya merenggut lebih dari 600.000 nyawa di seluruh dunia.
Peringatan Hari Korban Narkoba ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan akan besarnya dampak buruk narkoba, tidak hanya bagi para penyalahguna narkoba, tetapi juga bagi orang-orang di sekitar mereka. ** (Anton)

















