- Bupati Eman Pacu Atlet Majalengka, Target Tembus Juara Porprov 2026
- Wabup Dena Resmikan Al Khalifah, Harapan Baru Pendidikan Majalengka
- RDP PETI Barito Utara Hasilkan Dua Keputusan Penting, WPR Segera Diusulkan
- HUT ke-499 Jakarta, Pramono Tegaskan Kota Global Harus Tetap Berpihak pada Rakyat
- Lebih dari Seabad Berdiri, Sekolah Panggung di Malabar Simpan Sejarah Pendidikan Bangsa
- Ghost Buzzer Bidik 300 Ribu Penonton, Hadir di XXI dan Netflix
- Sambut HUT ke-499 Jakarta, Pemprov DKI Sebut Jakarta Fair Jadi Simbol Kolaborasi dan Kemajuan Kota
- Kapolres Majalengka Taklukkan Ciremai, Kibarkan Merah Putih Raksasa
- UMKM 5K Run Jadi Ajang Promosi Produk Olahraga Lokal dan Gaya Hidup Sehat
- Jakarta Fair Kemayoran 2026 Jadi Pusat Perayaan HUT Jakarta dengan Ragam Hiburan Istimewa
Kapolri Mutasi Perwira Tinggi dan Menengah, ini nama dan Jabatannya

Megapolitanpos.com, Jakarta- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menerbitkan Surat Telegram bernomor ST/498/II/KEP./2023 tentang mutasi Polri pada hari ini Ahad, 26 Februari 2023.
Dalam surat telegram tersebut yang ditandatangani oleh Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, Perwira Tinggi dan Menengah dimutasi, ini nama dan Jabatannya.
*Kabaintelkam diganti*
Baca Lainnya :
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Destinasi Komersial pertama, Asthara Skyfront City Luncurkan The Floritz Gallery
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Kontroversi Pernyataan Saiful Mujani, Dinilai Provokatif dan Picu Perpecahan
Inspektur Jenderal Wahyu Widada yang dimutasi oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjadi Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) menggantikan Komisaris Jenderal Ahmad Dofiri.
Wahyu sebelumnya menjabat sebagai As SDM Kapolri. Dengan jabatan baru ini, Wahyu Widada akan dipromosikan sebagai komisaris jenderal.
*Irwasum dan Kadiv Humas Mabes Polri*
Adapun Ahmad Dofiri dimutasi dari Kabaintelkam menjadi Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) menggantikan Komjen Agung Budi Maryoto yang memasuki masa pensiun.
Sementara itu, posisi As SDM Kapolri akan ditempati oleh Irjen Dedi Prasetyo yang sebelumnya menjabat Kepala Divisi Humas Mabes Polri.
Jabatan Kadiv Humas beralih pada Brigadir Jenderal Sandi Nugroho yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengkajian dan Strategi (Karojianstra) SSDM Polri.
*Wakapolda Jawa Timur dimutasi ke Sespim Polri*
Kapolri juga menunjuk Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolda Jawa Timur menjadi Widyaiswara Kepolisian Utama Tk. I Sespim Polri.
Untuk mengisi posisi Wakapolda Jatim, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Akhmad Yusep gunawan diangkat untuk mengisi jabatan tersebut.
*Kapolres Jakarta Barat dan Kapolrestabes Surabaya diganti*
Nama Kapolres Jakarta Barat Komisaris Besar Pasma Royce ikut dimutasi dalam surat tersebut.
"Kombes Pol Pasma Royce Kapolres Metro Jakbar Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolrestabes Surabaya Polda Jatim," tulis dalam surat telegram mutasi Polri tersebut.
Pasma menggantikan posisi Komisaris Besar Akhmad Yusep Gunawan. Mantan Kapolrestabes Surabaya itu menduduki jabatan baru sebagai Wakapolda Jawa Timur.
Posisi Kapolres Jakarta Barat kini dijabat oleh Komisaris Besar M. Syahduddi. Sebelumnya dia menjabat sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Pengamanan Objek Vital Badan Pemelihara Keamanan Polri.
*Dirnarkoba Polda naik jabatan ke Dirnarkoba Bareskrim*
Direktur Tindak Pidana Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mukti Juharsa diangkat menjadi Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri.
Kombes Pol Mukti Juharsa Dirresnarkoba Polda Metro Jaya diangkat dalam jabatan baru sebagai Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri," tulis dalam surat telegram.
Pengganti Mukti di Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya adalah Komisaris Besar Hengki. Jabatan Hengki terakhir kali adalah Kapolres Bekasi Kota.
Sedangkan posisi Kapolres Bekasi Kota kini diemban oleh Komisaris Besar Dani Hamdani. Sebelumnya, Dani merupakan Analis Kebijakan Madya Bidang Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri.(**)








.jpg)








